{"id":469494,"date":"2025-10-10T14:25:00","date_gmt":"2025-10-10T07:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/10\/jokowi-dituding-bohong-eks-bin-sebut-ada-rekayasa-abu-bakar-baasyir-ke-solo-dibuat-menunggu-3-jam\/"},"modified":"2025-10-10T20:00:26","modified_gmt":"2025-10-10T13:00:26","slug":"jokowi-dituding-bohong-eks-bin-sebut-ada-rekayasa-abu-bakar-baasyir-ke-solo-dibuat-menunggu-3-jam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/10\/jokowi-dituding-bohong-eks-bin-sebut-ada-rekayasa-abu-bakar-baasyir-ke-solo-dibuat-menunggu-3-jam\/","title":{"rendered":"Jokowi Dituding Bohong: Eks BIN Sebut Ada Rekayasa, Abu Bakar Ba&#8217;asyir ke Solo Dibuat Menunggu 3 Jam"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b>\u00a0 Beberapa waktu lalu, kunjungan tokoh agama Abu Bakar Ba&#8217;asyir dan Presiden RI ke-7 <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>) sempat jadi sorotan, mengingat sang ulama juga sosok kontroversial.\u00a0Abu Bakar Ba&#8217;asyir datang ke rumah Jokowi di Banjarsari, Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah pada Senin (29\/9\/2025).<\/p>\n<p>Pertemuan tersebut, menurut Mantan anggota Badan Intelijen Negara (BIN), Kolonel Inf. (Purn.) Sri Radjasa punya motif tersendiri bagi Jokowi.\u00a0<\/p>\n<p>Sri Radjasa mengaku mendapat informasi ada rekayasa hingga Abu Bakar diminta menuju Jokowi selama tiga jam.<\/p>\n<p>Abu Bakar yang juga pendiri Pondok Pesantren Islam Al Mu&#8217;min Ngruki itu, kata Sri Radjasa mendatangi rumah Jokowi atas inisiatifnya sendiri.<\/p>\n<p>&#8220;Memang benar kedatangan Ustaz Abu Bakar Ba&#8217;asyir adalah inisiatif Abu Bakar Ba&#8217;asyir karena mengingat kita melihat bahwa ketajaman spiritual Abu Bakar Baasyir selama ini,&#8221; ujar Sri Radjasa, dikutip dari YouTube Abraham Samad, Jumat (10\/10\/2025).<\/p>\n<p>Tujuan Abu Bakar Ba&#8217;asyir ke rumah Jokowi, menurut Sri Radjasa adalah untuk memberi teguran karena sudah melampau batas.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Dia (Abu Bakar Ba&#8217;asyir) melihat bahwa ada hal yang melampaui batas yang dilakukan Jokowi,&#8221; klaim Sri Radjasa .<\/p>\n<p>&#8220;Sebagai ulama, dia berkewajiban untuk menegur umara, sehingga dia harus mendatangi Jokowi,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Sri Radjasa mengaku mendapat informasi, Abu Bakar Ba&#8217;asyir sudah tiba di rumah Jokowi pada pukul 10.00 WIB.<\/p>\n<p>Akan tetapi, staf Jokowi meminta Abu Bakar Baasyir untuk menunggu terlebih dahulu lantaran Jokowi sedang tidak berada di rumah.<\/p>\n<p>Padahal, kata Sri Radjasa, saat itu Jokowi sudah ada di rumah, namun pada pukul 13.00 WIB Abu Bakar Ba&#8217;asyir baru diterima Jokowi.<\/p>\n<p>&#8220;Ketika dia (Abu Bakar Ba&#8217;asyir) datang, ini informasi dari dalam, jam 10, kemudian diminta untuk menunggu oleh stafnya Pak Jokowi, 30 menit ditunggu,&#8221; ujar Sri Radjasa.<\/p>\n<p>&#8220;Kemudian keluar, &#8216;mohon Pak, Pak Jokowi berkenan jam 1 diterima.&#8217;, ini tanda tanya besar sebetulnya kenapa mesti dengan alasan dia tidak ada di rumah,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Dari sekian informasi yang ia dapat, Sri Radjasa menyimpulkan pertemuan tersebut dirancang untuk keuntungan Jokowi.<\/p>\n<p>&#8220;Informasi yang saya dapat dia (Jokowi) ada di rumah. Cuma dia minta waktu sampai jam 13.00 WIB agar mendesain pertemuan ini untuk kepentingan Jokowi, dan media,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kemudian media datang, terus dengan gayanya didramatisir cium tangan segalam macam, sehingga terkesan kedatangan Abu Bakar Ba&#8217;asyir sebuah dukungan atau sandaran kultural yang diberikan Jokowi di tengah dia sedang kehilangan dari kelompok <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> yang formal,&#8221; paparnya.\u00a0<\/p>\n<p>Menurut Sri Radjasa, Jokowi kembali melakukan kebohongan-kebohongan kepada publik atas hal tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi jelas ini rekayasa. Kembali lagi Jokowi melakukan kebohongan-kebohongan publik. Kenapa dia nggak terima pada saat itu?&#8221; katanya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Pertemuan Tidak Direncanakan<\/h2>\n<p>Sementara itu, Ketua Harian Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Adli Abdullah, memastikan pertemuan antara Jokowi dengan ulama senior Abu Bakar Ba&#8217;asyir terjadi secara mendadak.<\/p>\n<p>Adli Abdullah menegaskan pertemuan di rumah Jokowi itu tidak direncanakan jauh-jauh hari.<\/p>\n<p>&#8220;Ini pertemuan mendadak sebagaimana pernyataan Pak Jokowi, Presiden ke-7 RI, beliau pertama merasa kaget dengan kedatangan dari K.H. Abu Bakar Ba&#8217;asyir ke rumahnya,&#8221; kata Adli mengutip YouTube Kompas TV, Senin.<\/p>\n<p>&#8220;Beliau selaku orang Islam pasti membuka rumah untuk dikunjungi siapa pun,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Adli menilai, Jokowi membuka ruang rumahnya untuk dikunjungi oleh masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Jangankan Pak Abu Bakar Ba&#8217;asyir, rakyat jelata saja tiap hari datang ke rumahnya, dan beliau sambut dengan begitu hangat dan bersahabat,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Menurut Adli, pertemuan Jokowi dengan Abu Bakar Baasyir merupakan bentuk silaturahmi antara dua tokoh muslim di Indonesia.<\/p>\n<p>Adli juga menyinggung langkah Jokowi yang memberikan potongan masa penahanan kepada Abu Bakar Baasyir saat ditahan di dalam penjara.<\/p>\n<p>&#8220;Saya kira ini kedatangan Pak Abu Bakar Baasyir ke Pak Jokowi ini ada 2 hal. Pertama selaku rohani, dalam agama termasuk memperpanjang umur&#8221; ucapnya.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Apalagi Pak Abu Bakar Baasyir dengan Pak Jokowi mungkin dulu dalam waktu beliau ditahan termasuk Pak Jokowi yang memotong masa tahanan,&#8221; kata Adli.<\/p>\n<p>&#8220;Saya kira ini pertemuan 2 tokoh muslim, apalagi Pak Jokowi sekarang ini kan menjadi tokoh global dengan diangkat sebagai penasihat Bloomberg New Economy&#8221; lanjutnya.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Juga Pak Abu Bakar Baasyir meminta beliau menjadi seorang tokoh Islam. Saya kira itu pertemuan biasa saja, silaturahmi antara dua tokoh bangsa,&#8221; sambung Adli.<\/p>\n<p>Adli menyebut, Jokowi merupakan sosok yang dekat dengan masyarakat sehingga menerima dengan baik siapa pun yang bertamu ke rumahnya.<\/p>\n<p>&#8220;Pak Jokowi kehidupannya sangat sederhana, dan dia bisa menerima siapa saja. Kita pun datang ke sana tanpa perlu agenda khusus, bisa diterima oleh Pak Jokowi,&#8221; kata Adli.<\/p>\n<p>&#8220;Makanya Pak Jokowi tadi termasuk terkejut, kaget dia kedatangan Pak Abu Bakar Baasyir, tapi karena orangnya yang humble, sederhana, dia senang saja kedatangan Pak Abu Bakar Baasir,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Menasihati Jokowi<\/h2>\n<p>Pertemuan Abu Bakar Ba&#8217;asyir dan Jokowi berlangsung secara tertutup selama lebih kurang 30 menit.<\/p>\n<p>Setelah bertemu Jokowi, Abu Bakar Baasyir menjelaskan, kedatangannya adalah kewajiban seorang ulama untuk menasihati.<\/p>\n<p>&#8220;Saya hanya menasihati. Orang Islam itu wajib menasihati rakyat, pemimpin, dan orang kafir harus dinasihati,&#8221; kata Abu Bakar Baasyir.<\/p>\n<p>Baasyir menilai, Jokowi merupakan sosok yang berpengaruh.<\/p>\n<p>&#8220;Nah, Pak Jokowi ini orang yang kuat. Jadi mudah-mudahan jadi pembela Islam yang kuat. Itu saja nanti ya,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Baasyir menjelaskan, salah satu nasihat yang diberikan kepada Jokowi adalah untuk menerapkan hukum Islam di Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Nasihatnya supaya kembali mengamalkan hukum Islam dengan baik. Sebab, saya ini sedang berjuang minta supaya negara ini diatur dengan hukum Islam,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Tidak hanya ke Jokowi, Ba&#8217;asyir mengaku juga menyampaikan hal serupa kepada Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> melalui surat.<\/p>\n<p>&#8220;Presiden (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a>) pun sudah saya nasihati lewat surat, itu saja. Hanya nasihati itu kewajiban-kewajiban seorang ulama menasihati,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Sementara menurut Jokowi, kedatangan Abu Bakar Ba&#8217;asyir tidak direncanakan dan membuatnya terkejut.<\/p>\n<p>&#8220;Silaturahmi, silaturahmi dengan Ustaz Abu Bakar tadi. Ya, sangat kaget saya kedatangan beliau,&#8221; kata Jokowi usai pertemuan.<\/p>\n<p>Jokowi juga membenarkan, menerima nasihat dari Abu Bakar Ba&#8217;asyir.<\/p>\n<p>&#8220;Intinya beliau menasihati saya untuk mengabdi pada Islam. Sudah, itu saja,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Sosok Kontroversial<\/h2>\n<p>Untuk diketahui, Abu Bakar Ba&#8217;asyir menjadi kontroversial karena rekam jejaknya terjerat kasus terorisme.\u00a0<\/p>\n<p>Lahir pada 17 Agustus 1938 di Jombang, Jawa Timur, Ba&#8217;asyir dikenal sebagai ulama beraliran salafi-jihadi dan merupakan pendiri Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki di Sukoharjo, Jawa Tengah.\u00a0<\/p>\n<p>Pendidikan awalnya ditempuh di Pesantren Gontor, Ponorogo, dan melanjutkan studi dakwah di Universitas Al-Irsyad, Surakarta.\u00a0<\/p>\n<p>Abu Bakar Ba&#8217;asyir memiliki istri yang bernama Aisyah Baraja dan dikaruniai 3 orang anak bernama Abdul Ridyo Baasyir, Abdul Rahim Baasyir, dan Zulfur.<\/p>\n<p>Abu Bakar Ba&#8217;asyir menjadi sorotan publik saat didakwa atas dugaan keterkaitan aksi terorisme pada 2002 dan pernah dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara karena terafiliasi dengan tragedi bom Bali 1.<\/p>\n<p>Abu Bakar Ba&#8217;asyir juga pernah mendirikan organisasi Jamaah Islamiyah (JI) dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT).<\/p>\n<p>Pria berusia 87 tahun ini pernah didakwa karena menolak mengakui Indonesia sebagai negara sekuler.<\/p>\n<p>Ba&#8217;asyir dipenjarakan tanpa pengadilan pada tahun 1978. Ia ditahan di penjara hingga tahun 1982.<\/p>\n<p>Setelah dibebaskan, Ba&#8217;asyir kembali dihukum karena dikaitkan dengan serangan bom di monumen Buddha Borobudur pada 1985, lalu ia melarikan diri ke Malaysia.<\/p>\n<p>Masa pelarian Ba&#8217;asyir ke Malaysia sedikit lama, yaitu sampai masa jabatan Presiden Soeharto berakhir pada tahun 1998.<\/p>\n<p>Pada 9 Agustus 2010, Abu Bakar Ba&#8217;asyir ditangkap Densus 88 di daerah Banjar Patroman, Jawa Barat saat dalam perjalanan menuju Solo, Jawa Tengah.<\/p>\n<p>Kala itu, Ba&#8217;asyir didakwa atas dugaan keterlibatannya dalam pelatihan militer kelompok teroris di Aceh.<\/p>\n<p>Pada 2011 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Abu Bakar Ba&#8217;asyir dengan hukuman penjara selama 15 tahun.<\/p>\n<p>Pada 8 Januari 2021, Abu Bakar Ba&#8217;asyir bebas murni dari hukuman penjara Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Beberapa waktu lalu, kunjungan tokoh agama Abu Bakar Ba&#8217;asyir dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) sempat jadi sorotan, mengingat sang ulama juga sosok kontroversial.\u00a0Abu Bakar Ba&#8217;asyir datang ke rumah Jokowi di Banjarsari, Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah pada Senin (29\/9\/2025). Pertemuan tersebut, menurut Mantan anggota Badan Intelijen Negara (BIN), Kolonel Inf. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":469495,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[66531,274908,76604,98660,1645,94,1420,242],"series":[],"class_list":["post-469494","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-abu-bakar-baasyir","tag-berita","tag-ijazah-palsu","tag-ijazah-palsu-jokowi","tag-joko-widodo","tag-jokowi","tag-peristiwa","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/469494","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=469494"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/469494\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/469495"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=469494"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=469494"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=469494"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=469494"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}