{"id":470240,"date":"2025-10-14T15:45:00","date_gmt":"2025-10-14T08:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/14\/anak-menkeu-purbaya-bongkar-teror-santet-di-rumah-pasca-sang-ayah-tolak-bayar-utang-kereta-cepat-china\/"},"modified":"2025-10-15T04:18:52","modified_gmt":"2025-10-14T21:18:52","slug":"anak-menkeu-purbaya-bongkar-teror-santet-di-rumah-pasca-sang-ayah-tolak-bayar-utang-kereta-cepat-china","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/14\/anak-menkeu-purbaya-bongkar-teror-santet-di-rumah-pasca-sang-ayah-tolak-bayar-utang-kereta-cepat-china\/","title":{"rendered":"Anak Menkeu Purbaya Bongkar Teror Santet di Rumah, Pasca Sang Ayah Tolak Bayar Utang Kereta Cepat China"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Setelah <a title=\"Menteri Keuangan\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/menteri-keuangan\/\">Menteri Keuangan<\/a> (<a title=\"Menkeu\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/menkeu\/\">Menkeu<\/a>) <a title=\"Purbaya\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/purbaya\/\">Purbaya<\/a> Yudhi Sadewa viral karena menolak pembayaran utang proyek <a title=\"Kereta Cepat\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kereta-cepat\/\">Kereta Cepat<\/a> <a title=\"Whoosh\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/whoosh\/\">Whoosh<\/a> senilai Rp116 triliun menggunakan dana negara, kini keluarga sang menteri justru diterpa isu mistis.<\/p>\n<p>Putra Purbaya, Yudo Sadewa, mengaku keluarganya tengah menghadapi teror santet yang disebut terjadi di rumah mereka.<\/p>\n<p>Pengakuan mengejutkan itu disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya, @8a41121a, pada Senin (13\/10\/2025).<\/p>\n<p>&#8220;Keluarga kami diteror oleh santet di rumah,&#8221; tulis Yudo dalam unggahan Instagram Story-nya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Yudo Tagaskan Hanya Percayalah pada Allah<\/h3>\n<p>Meski mengaku diteror santet, Yudo Sadewa menegaskan bahwa ia dan keluarganya tidak mempercayai hal-hal berbau mistik.<\/p>\n<p>Ia justru mengajak keluarganya untuk berpikir rasional dan memperkuat keimanan.<\/p>\n<p>&#8220;Semakin Anda percaya, maka santet itu makin kuat. Jadi saya usahakan seluruh keluarga jangan percaya pada begituan. Percayalah kepada Allah, jangan percaya takhayul,&#8221; tulis Yudo.<\/p>\n<p>Dalam unggahan berikutnya, Yudo menjelaskan bahwa menurutnya tidak ada hantu, santet, atau kesurupan yang benar-benar terjadi.<\/p>\n<p>Baca Juga: Lonjakan Penumpang Tercatat oleh KAI Daop 6 Yogyakarta<\/p>\n<p>Semua itu, kata dia, hanyalah manipulasi jin terhadap pikiran manusia agar takut selain kepada Allah.<\/p>\n<p>&#8220;Jangan berpikir dengan logika mistika, berpikirlah secara ilmiah,&#8221; kata dia.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Klarifikasi Soal Isu Kiriman Darah<\/h3>\n<p>Isu tak kalah heboh muncul di media sosial, terutama TikTok, terkait kiriman darah segar yang dikaitkan dengan keluarga Yudo.<\/p>\n<p>Menanggapi hal itu, ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.<\/p>\n<p>Menurutnya, fenomena yang terjadi di rumahnya lebih masuk akal bila dijelaskan dengan teori Poltergeist, yaitu gejala benda bergerak atau berpindah tanpa sebab yang jelas.<\/p>\n<p>&#8220;Kejadian sebenarnya adalah Poltergeist, di mana barang suka hilang dan berpindah sendiri,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Viral Pernyataan Menkeu soal Utang Whoosh<\/h3>\n<p>Pernyataan Yudo Sadewa muncul bersamaan dengan meningkatnya sorotan terhadap ayahnya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, yang menolak opsi penggunaan APBN untuk membayar utang proyek KCIC senilai Rp116 triliun.<\/p>\n<p>Dalam acara Media Gathering di Bogor pada Jumat (10\/10\/2025), Purbaya menegaskan bahwa tanggung jawab utang berada pada pihak swasta, khususnya perusahaan di bawah pengelolaan PT Danantara.<\/p>\n<p>&#8220;KCIC di bawah Danantara, mereka sudah punya manajemen sendiri, punya dividen sendiri,&#8221; ujar Purbaya.<\/p>\n<p>&#8220;Jangan kita lagi, karena kalau enggak ya semua kita lagi termasuk dividennya. Ini kan mau dipisahin antara swasta dan pemerintah.&#8221;<\/p>\n<p>Baca Juga: Roy Suryo Blak-blakan Akhirnya Punya Salinan Ijazah <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> Setelah Dibantu Sosok Ini, Siapa?<\/p>\n<p>Menurut Purbaya, Danantara memperoleh dividen sekitar Rp80 triliun per tahun, yang seharusnya cukup untuk menutup beban keuangan proyek tanpa melibatkan negara.<\/p>\n<p>Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pemerintah sedang mencari skema alternatif agar pembayaran utang KCIC dapat diselesaikan tanpa membebani APBN.<\/p>\n<p>&#8220;Sudah dibicarakan untuk mencari skema supaya beban keuangan itu bisa dicarikan jalan keluar,&#8221; ujar Prasetyo di depan kediaman Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a>, Minggu (12\/10\/2025) malam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa viral karena menolak pembayaran utang proyek Kereta Cepat Whoosh senilai Rp116 triliun menggunakan dana negara, kini keluarga sang menteri justru diterpa isu mistis<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":470241,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[68,1420,6502,32964,41060,274908,326770,327625],"series":[],"class_list":["post-470240","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-headline","tag-peristiwa","tag-menteri-keuangan","tag-kereta-cepat","tag-menkeu","tag-berita","tag-purbaya-yudhi-sadewa","tag-menkeu-purbaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/470240","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=470240"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/470240\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/470241"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=470240"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=470240"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=470240"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=470240"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}