{"id":470546,"date":"2025-10-15T19:35:00","date_gmt":"2025-10-15T12:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/15\/mahfud-khawatir-china-minta-wilayah-natuna-utara-jika-ri-gagal-bayar-utang-kereta-cepat\/"},"modified":"2025-10-16T07:33:51","modified_gmt":"2025-10-16T00:33:51","slug":"mahfud-md-khawatir-china-minta-wilayah-natuna-utara-jika-ri-gagal-bayar-utang-kereta-cepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/15\/mahfud-md-khawatir-china-minta-wilayah-natuna-utara-jika-ri-gagal-bayar-utang-kereta-cepat\/","title":{"rendered":"Mahfud MD Khawatir China Minta Wilayah Natuna Utara Jika RI Gagal Bayar Utang Kereta Cepat"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Menteri Koordinator Bidang <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> dan Keamanan Periode 2019\u20142024 <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/mahfud-md\/\">Mahfud MD<\/a> mewanti-wanti pemerintah Indonesia soal risiko kehilangan wilayah Natuna Utara jika gagal membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ke China.<\/p>\n<p>Mahfud menilai sikap Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sudah tepat yakni menolak pembayaran utang proyek kereta cepat alias Whoosh oleh Pemerintah melalui APBN.<\/p>\n<p>&#8220;Dan tidak mau bayar [Menkeu] Purbaya. Menurut saya benar [sikap] Purbaya,&#8221; ujarnya dari siniar di Youtube pribadinya @Mahfud MD Official, Selasa (14\/10\/2025).<\/p>\n<p>Meskipun demikian, dia mewanti-wanti risiko gagal bayar utang Whoosh yang dapat merugikan negara. Menurutnya, jika Indonesia gagal membayar utang Kereta Cepat, China berpeluang meminta kompensasi yang sangat merugikan Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Misalnya kita gagal bayar, itu berarti China harus ambil tuh [asset Whoosh] tapi kan tidak mungkin karena di tengah kota. Pasti dia minta kompensasi ke samping, misalnya Natuna Utara,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Peluang ke arah sana, kata Mahfud, sangat besar karena diketahui Natuna Utara berdekatan dengan wilayah konflik perairan laut tempat China dan beberapa negara di sekitarnya berkonflik.<\/p>\n<p>Risiko itu disampaikan Mahfud dengan berkaca pada kasus serupa di Sri Lanka. Di negara tersebut, sambungnya, pernah gagal bayar utang proyek pelabuhan yang kemudian diambil alih oleh China sampai sekarang.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau merambah ke daerah kita yang tidak masuk konflik di Natuna Utara misalnya, lalu membangun pangkalan [militer] di sana, mau diapakan? Itu masalahnya,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Adapun, berdasarkan catatan Bisnis, Whoosh telah menelan biaya investasi hingga US$7,2 miliar. Nilai investasi tersebut mengalami pembengkakan biaya sebesar US$1,2 miliar dari target awal biaya proyek sebesar US$6 miliar.<\/p>\n<p>Sebanyak 60% dari pembengkakan biaya atau sekitar US$720 juta akan dibayarkan oleh konsorsium dari Indonesia, sedangkan 40% sisanya atau sekitar US$480 juta ditanggung oleh konsorsium China.<\/p>\n<div id=\"gtx-trans\" style=\"position: absolute; left: 491px; top: 72px;\">\n<div class=\"gtx-trans-icon\"><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Periode 2019\u20142024 Mahfud MD mewanti-wanti pemerintah Indonesia soal risiko kehilangan wilayah Natuna Utara jika gagal membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ke China<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":470547,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[171058,219933,274908,328119,328200,328201,68,237,1166,1420,32964],"series":[],"class_list":["post-470546","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-utang-kereta-cepat","tag-whoosh","tag-berita","tag-utang-kereta-cepat-whoosh","tag-kedaulatan-wilayah","tag-ri-gagal-bayar-utang","tag-headline","tag-mahfud-md","tag-china","tag-peristiwa","tag-kereta-cepat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/470546","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=470546"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/470546\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/470547"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=470546"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=470546"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=470546"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=470546"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}