{"id":471011,"date":"2025-10-17T14:53:00","date_gmt":"2025-10-17T07:53:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/17\/sebut-proyek-kereta-cepat-barang-sudah-busuk-opung-luhut-disindir-lagi-cuci-tangan\/"},"modified":"2025-10-17T17:28:21","modified_gmt":"2025-10-17T10:28:21","slug":"luhut-akui-proyek-kereta-cepat-bermasalah-publik-sindir-jangan-cuci-tangan-opung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/17\/luhut-akui-proyek-kereta-cepat-bermasalah-publik-sindir-jangan-cuci-tangan-opung\/","title":{"rendered":"Luhut Akui Proyek Kereta Cepat Bermasalah, Publik Sindir: Jangan Cuci Tangan, Opung!"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Pegiat media sosial, Herwin Sudikta, merespons pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.Seperti diketahui, Luhut menyebut proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) sudah dalam kondisi busuk saat diterima olehnya.<\/p>\n<p>Dikatakan Herwin, pernyataan Luhut tersebut janggal, mengingat sejak awal proyek kereta cepat dimulai, Luhut disebut turut terlibat dalam prosesnya.<\/p>\n<p><i>&#8220;Jadi katanya, waktu diterima proyek kereta cepat, barang udah busuk. Padahal dari awal, dia juga yang ikut ngaduk adonannya,\u201d<\/i> ujar Herwin kepada fajar.co.id (17\/10\/2025).<\/p>\n<p>Herwin menambahkan sindiran kocak namun menohok, menggambarkan sikap lepas tangan terhadap masalah yang kini muncul dalam proyek tersebut.<\/p>\n<p><i>\u201cSekarang setelah baunya nyengat, malah pura-pura baru lewat dapur,&#8221; <\/i>Herwin menuturkan.<\/p>\n<p><i>&#8220;Cuci tangan emang lebih enak daripada cuci piring ya, Pung?,&#8221; <\/i>kuncinya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Luhut menegaskan, tidak pernah ada permintaan agar dana APBN digunakan untuk menutup kewajiban proyek tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Whoosh itu masalahnya apa sih, itu kan tinggal restructuring aja. Siapa yang minta APBN, tak ada yang pernah minta APBN,\u201d ujar Luhut di Jakarta, dikutip pada Jumat (17\/10\/2025).<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, sejak awal dirinya terlibat langsung dalam proyek strategis itu dan telah berkoordinasi dengan pihak Tiongkok.<\/p>\n<p>\u201cSaya udah bicara dengan Cina, karena saya yang dari awal mengerjakan itu. Karena saya terima sudah busuk gitu barang, kemudian kita coba perbaikin, kita audit BPKP,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Dikatakan Luhut, pihak Tiongkok bersedia melakukan restrukturisasi pembiayaan. Namun, proses tersebut sempat tertunda akibat pergantian pemerintahan.<\/p>\n<p>\u201cKemudian kita berunding dengan Cina, dan Cina mau untuk melakukan. Tapi kemarin pergantian pemerintah agak terlambat,&#8221; Luhut menuturkan.<\/p>\n<p>&#8220;Sehingga sekarang perlu ditunggu kepres supaya timnya segera berunding. Dan sementara Cinanya sudah bersedia kok, gak ada masalah,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Luhut juga menyindir pihak-pihak yang menurutnya berbicara tanpa memahami data secara menyeluruh.<\/p>\n<p>&#8220;Whoosh akan diganti dengan South China, apa lagi ini? Saran saya, kalau kita gak ngerti datanya gak usah komentar dulu,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>\u201cNanti cari datanya baru berkomentar, baru enak. Karena kalau tidak, atau mungkin cari populeritas murahan, ya silakan lah,\u201d sambung Luhut dengan nada tegas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Pegiat media sosial, Herwin Sudikta, merespons pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.Seperti diketahui, Luhut menyebut proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) sudah dalam kondisi busuk saat diterima olehnya. Dikatakan Herwin, pernyataan Luhut tersebut janggal, mengingat sejak awal proyek kereta cepat dimulai, Luhut disebut turut terlibat dalam prosesnya. &#8220;Jadi katanya, waktu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":471012,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[32,427],"tags":[68,254,606,1420,32964,220298,274908,328284],"series":[],"class_list":["post-471011","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-bisnis","tag-headline","tag-sorotan-publik","tag-luhut-binsar-pandjaitan","tag-peristiwa","tag-kereta-cepat","tag-kereta-cepat-whoosh","tag-berita","tag-luhut-cuci-tangan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/471011","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=471011"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/471011\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/471012"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=471011"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=471011"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=471011"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=471011"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}