{"id":472052,"date":"2025-10-21T17:17:00","date_gmt":"2025-10-21T10:17:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/21\/rektor-uin-ar-raniry-kampung-haji-indonesia-di-makkah-lanjutkan-semangat-wakaf-habib-bugak\/"},"modified":"2025-10-21T17:17:00","modified_gmt":"2025-10-21T10:17:00","slug":"rektor-uin-ar-raniry-kampung-haji-indonesia-di-makkah-lanjutkan-semangat-wakaf-habib-bugak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/21\/rektor-uin-ar-raniry-kampung-haji-indonesia-di-makkah-lanjutkan-semangat-wakaf-habib-bugak\/","title":{"rendered":"Rektor UIN Ar-Raniry: Kampung Haji Indonesia di Makkah Lanjutkan Semangat Wakaf Habib Bugak"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Mujiburrahman, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pemerintah Indonesia memperoleh izin pembangunan Kampung Haji di Kota Makkah.<\/p>\n<p>Ia menilai capaian tersebut bukan hanya simbol keberhasilan diplomasi, tetapi juga cerminan kepemimpinan visioner yang berpihak pada kepentingan umat.<\/p>\n<p>\u201cLangkah ini bukan sekadar prestasi diplomasi, tapi juga simbol bahwa Indonesia dihormati di kancah dunia Islam. Pemerintah menunjukkan kepemimpinan yang tulus, bekerja dengan niat baik untuk kemaslahatan jamaah,\u201d ujar Mujiburrahman dalam keterangan tertulis, Selasa (21\/10\/2025).<\/p>\n<p>Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Arab Saudi untuk pertama kalinya memberikan izin kepada Indonesia untuk membangun Kampung Haji di Kota Makkah. Indonesia menjadi negara pertama yang memperoleh hak kepemilikan lahan di wilayah suci tersebut.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah, pemerintah Arab Saudi menyetujui pembangunan kampung Indonesia di Kota Makkah. Ini hasil diplomasi panjang dan kerja sama erat kedua negara,\u201d kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna memperingati satu tahun pemerintahan Prabowo\u2013Gibran di Istana Negara, Senin (20\/10\/2025).<\/p>\n<p>Presiden menambahkan, izin itu diperoleh melalui proses diplomasi panjang dan berulang. \u201cUntuk pertama kali dalam sejarah, undang-undang mereka diubah demi Indonesia. Ini luar biasa,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kampung Haji dirancang sebagai pusat layanan terpadu (one stop service) bagi jamaah haji dan umrah asal Indonesia. Fasilitasnya mencakup akomodasi, konsumsi, transportasi, serta layanan kesehatan yang dikelola secara terintegrasi guna meningkatkan kenyamanan jamaah.<\/p>\n<p>Menurut Mujiburrahman, inisiatif tersebut tidak hanya menjawab kebutuhan logistik, tetapi juga mempertegas kemandirian Indonesia dalam pengelolaan pelayanan ibadah.<\/p>\n<p>\u201cIni bukti nyata bahwa kita bisa berdiri sejajar dengan negara lain, bahkan menjadi pelopor dalam sistem pelayanan jamaah di Tanah Suci,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201cKita patut berbangga dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang dengan lobinya yang maksimal dan intervensi kebijakanya telah berhasil mendapat izin untuk membangun Kampung Haji di Makkah al-Mukarramah,\u201d sambung Rektor.<\/p>\n<p>Rektor UIN Ar-Raniry menambahkan, gagasan Kampung Haji Indonesia memiliki makna yang sejalan dengan sejarah panjang hubungan Aceh dan Makkah, terutama melalui warisan wakaf produktif Habib Bugak Al Asyi.<\/p>\n<p>\u201cBagi masyarakat Aceh, berkhidmat di Tanah Suci bukan hal baru. Sejak abad ke-13 Hijriah, sudah ada putra Aceh, Habib Bugak Al Asyi, yang mewakafkan hartanya untuk membantu jamaah dan pelajar asal Aceh di Makkah. Semangat seperti inilah yang kini dilanjutkan dalam skala nasional lewat Kampung Haji Indonesia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dikenal sebagai salah satu tradisi filantropi tertua di dunia Islam, Wakaf Habib Bugak telah berabad-abad memberikan manfaat bagi jamaah Aceh yang menunaikan haji dan menuntut ilmu di Tanah Suci.<\/p>\n<p>Habib Bugak, seorang saudagar Aceh yang menetap di Makkah pada 1222 Hijriah, membeli sebidang tanah di kawasan Qusyasyiah \u2014 kini berada di sekitar Bab Al Fath, antara Marwah dan Masjidil Haram \u2014 untuk dijadikan wakaf produktif.<\/p>\n<p>Hasil pengelolaan wakaf itu setiap tahun disalurkan kepada jamaah haji asal Aceh, termasuk dalam bentuk tambahan dana sebesar 1.200 riyal Saudi (sekitar Rp4,5 juta) bagi setiap jamaah yang berangkat dari Aceh.<\/p>\n<p>Wakaf tersebut kini mengelola sejumlah properti strategis, di antaranya Hotel Elaf Masyair dan Ramada Hotel di kawasan Ajyad Mushafi yang hanya berjarak sekitar 250\u2013300 meter dari Masjidil Haram. Selain itu, terdapat Hotel Wakaf Habib Bugak Al Asyi di Aziziah yang dapat menampung 750 jamaah haji, serta lahan dan kantor wakaf di kawasan Aziziah dan Syaikiyah.<\/p>\n<p>\u201cIni contoh konkret bagaimana nilai keagamaan, kedermawanan, dan kemandirian ekonomi bisa berjalan seiring. Wakaf Habib Bugak membuktikan bahwa investasi spiritual umat bisa melahirkan manfaat lintas generasi,\u201d kata Mujiburrahman.<\/p>\n<p>Mujiburrahman menutup pernyataannya dengan ajakan kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya Kampung Haji Indonesia yang ditargetkan rampung pada 2028.<\/p>\n<p>\u201cKalau kita bersatu, bersinergi, dan bekerja dengan hati, maka setiap langkah bangsa ini akan bermakna, bukan hanya bagi Indonesia, tapi juga bagi dunia Islam,\u201d pungkasnya. []<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/472052?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Mujiburrahman, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pemerintah Indonesia memperoleh izin pembangunan Kampung Haji di Kota Makkah. Ia menilai capaian tersebut bukan hanya simbol keberhasilan diplomasi, tetapi juga cerminan kepemimpinan visioner yang berpihak pada kepentingan umat. \u201cLangkah ini bukan sekadar prestasi diplomasi, tapi juga simbol [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":472053,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[60],"tags":[29414,328827,49350,118024,1548,328828],"series":[],"class_list":["post-472052","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","tag-edukasi","tag-kampung-haji-indonesia","tag-makkah","tag-rektor-uin","tag-uin-ar-raniry","tag-wakaf-habib-bugak"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/472052","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=472052"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/472052\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/472053"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=472052"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=472052"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=472052"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=472052"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}