{"id":473554,"date":"2025-10-28T15:54:00","date_gmt":"2025-10-28T08:54:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/28\/kenyamanan-whoosh-tak-sepadan-gegara-utang\/"},"modified":"2025-10-28T21:40:59","modified_gmt":"2025-10-28T14:40:59","slug":"kenyamanan-whoosh-tak-sepadan-gegara-utang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/28\/kenyamanan-whoosh-tak-sepadan-gegara-utang\/","title":{"rendered":"Kenyamanan Whoosh Tak Sepadan Gegara Utang"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Direktur Parameter <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> Indonesia, Adi Prayitno, menilai polemik seputar proyek <a title=\"Kereta Cepat \" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kereta-cepat\/\">Kereta Cepat<\/a> Jakarta\u2013Bandung (Whoosh) bukan hal baru. Menurutnya, proyek warisan pemerintahan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> itu sejak awal memang sarat masalah mulai dari persoalan pembiayaan hingga isu mark up anggaran.<\/p>\n<p>\u201cProyek kereta cepat warisan Jokowi memang sudah menjadi kontroversi sejak awal,\u201d ujar Adi lewat kanal Youtube miliknya, Selasa, 28 Oktober 2025.<\/p>\n<p>Adi menjelaskan, meskipun jumlah penumpang Whoosh terus meningkat hingga mencapai jutaan orang, secara ekonomi proyek tersebut belum mampu menutup beban utang yang harus ditanggung negara.<\/p>\n<p>\u201cPendapatan dari penjualan tiket belum bisa menutupi utang, terutama utang yang dimiliki bangsa ini terkait Whoosh yang mencapai Rp2 triliun per tahun,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, perbandingan pun mulai bermunculan antara proyek kereta cepat Indonesia dengan milik Arab Saudi. Meski jarak di Arab Saudi lebih jauh, biaya pembangunannya justru lebih murah dibandingkan proyek di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cPerdebatan makin panjang karena pendukung kereta cepat beralasan kondisi geografis berbeda. Di Arab Saudi jalannya datar dan gurun pasir, sementara di Indonesia harus membor gunung dan melewati jalur berkelok, wajar kalau biayanya lebih besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Namun, Adi menilai faktor teknis itu tak serta-merta menutup kritik publik, terutama soal dugaan pembengkakan biaya yang pernah disinggung oleh Prof. <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/mahfud-md\/\">Mahfud MD<\/a>. Diskursus tentang siapa yang lebih efisien\u2014antara proyek di Indonesia dan negara lain\u2014terus bergulir hingga kini.<\/p>\n<p>\u201cPolemik juga mencuat karena dulu proyek ini awalnya mau digarap Jepang, tapi tiba-tiba dialihkan ke Cina,\u201d tambah Adi.<\/p>\n<p>Menurutnya, kenyamanan dan kecepatan yang ditawarkan Whoosh memang tidak bisa dipungkiri, namun di balik kemegahan itu tersisa persoalan besar utang yang harus ditanggung rakyat.<\/p>\n<p>Adi juga menyinggung pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menegaskan pemerintah era Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> tidak ingin membayar utang proyek tersebut menggunakan APBN.<\/p>\n<p>\u201cAndai saja cerita tentang Whoosh tidak dibayangi utang, tentu proyek ini akan lebih diapresiasi. Sayangnya, kenyamanan dan kebanggaan nasional itu masih bergaransi dengan utang yang fantastis dan kisruh yang belum berkesudahan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai polemik seputar proyek Kereta Cepat Jakarta\u2013Bandung (Whoosh) bukan hal baru. Menurutnya, proyek warisan pemerintahan Jokowi itu sejak awal memang sarat masalah mulai dari persoalan pembiayaan hingga isu mark up anggaran<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":473555,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[427,32],"tags":[274908,32964,1420,219933],"series":[],"class_list":["post-473554","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bisnis","category-ekonomi","tag-berita","tag-kereta-cepat","tag-peristiwa","tag-whoosh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/473554","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=473554"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/473554\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/473555"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=473554"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=473554"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=473554"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=473554"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}