{"id":474303,"date":"2025-11-01T13:11:00","date_gmt":"2025-11-01T06:11:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/01\/diungkap-purbaya-pegawai-pajak-dan-bea-cukai-selama-ini-dilindungi-jika-korupsi-ada-intervensi-dari-atas\/"},"modified":"2025-11-01T15:32:39","modified_gmt":"2025-11-01T08:32:39","slug":"diungkap-purbaya-pegawai-pajak-dan-bea-cukai-selama-ini-dilindungi-jika-korupsi-ada-intervensi-dari-atas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/01\/diungkap-purbaya-pegawai-pajak-dan-bea-cukai-selama-ini-dilindungi-jika-korupsi-ada-intervensi-dari-atas\/","title":{"rendered":"Diungkap Purbaya, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Selama ini Dilindungi Jika Korupsi: Ada Intervensi dari Atas"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukaan terkait anak buahnya yang diduga dibekingi saat ketahuan korupsi. Itu dia ketahui saat bertemu Jaksa Agung ST Burhanuddin.\u201cSaya ketemu dengan Jaksa Agung, dia tanya sama saya, \u2018Pak, gimana kalau orang Pajak atau Bea Cukai terlibat masalah hukum?\u2019,\u201d kata Purbaya dikutip dari The Economic di CNN Indonesia pada Jumat (31\/10\/2025).\u00a0<\/p>\n<p>Purbaya pun menanyakan maksud pertanyaan tersebut. Lalu Burhanuddin menjelaskan, bagaimana ketika anak buahnya ketahuan mencuri atau korupsi.<\/p>\n<p>\u201cSaya kan bingung, maksudnya apa \u2018boleh gak dihukum\u2019? Ya hukum saja, sesuai dengan kesalahan, kan semuanya di mata hukum sama,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Di situ, dia baru mengetahui. Bahwa ternyata sebelumnya mereka yang kepergok dilindungi.<\/p>\n<p>\u201cRupanya sebelum-sebelumnya dilindungi. Jadi, kalau ada seperti itu (kasus pegawai pajak dan bea cukai), akan ada intervensi dari atas supaya jangan diganggu karena akan mengganggu stabilitas pendapatan nasional,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Hal demikian, kata dia, bukan hanya membiarkan penyelewengan terjadi. Tapi seolah memberi intensif berbuat dosa.<\/p>\n<p>\u201cItu lah yang menciptakan, bukan moral hazard, seperti dikasih insentif untuk berbuat dosa,\u201d sambung Purbaya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, dia mengungkapkan banyak anak buahnya yang baik. Bagi mereka, Purbaya menegaskan akan melindungi.<\/p>\n<p>\u201cBanyak yang baik, yang baik nggak usah takut. Yang miring-miring, boleh takut sekarang karena gak akan saya lindungi. Kalau dia gak salah, diganggu orang, saya lindungi habis-habisan, gak ada urusan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Beda halnya untuk anak buahnya yang korupsi. Dia mengaku tidak akan melindungi.<\/p>\n<p>\u201cTapi kalau dia mencuri, terima uang, terus minta perlindungan, enggak ada itu! Itulah salah satu kelemahan yang saya baru ketahui satu bulan yang lalu, tiga minggu lalu, ternyata ada seperti itu ya,\u201d tegas Purbaya.<\/p>\n<p>Setelah mengetahui adanya praktik semcam itu, Purbaya mengatakan dirinya paham. Kenapa korupsi sulit diberantas di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201c(Korupsi di Indonesia susah diberantas) karena dilindungi. Jadi, kalau diproses (hukum), ditutup, dihentikan. Ya karena itu kan edukasinya (di Kemenkeu sebelum era Purbaya) adalah: \u2018Anda di Pajak dan Bea Cukai enggak apa-apa ambil saja, nanti dilindungi, yang penting Anda sampai target\u2019,\u201d ucap Purbaya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, dia mengatakan dirinya disasar narasi bahwa Purbaya menyerang dari dalam. Padahal, menurutnya itu bukan serangan.<\/p>\n<p>\u201cMereka gak tahu saya menyelamatkan mereka. Mereka pikir saya menyerang Pajak-Bea Cukai dari dalam. Padahal, saya menyelamatkan mereka untuk memperbaiki image-nya di mata masyarakat,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>\u201cIni pola berpikir atau attitude yang mesti dikembangkan terus di tempat saya,\u201d tandasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukaan terkait anak buahnya yang diduga dibekingi saat ketahuan korupsi. Itu dia ketahui saat bertemu Jaksa Agung ST Burhanuddin.\u201cSaya ketemu dengan Jaksa Agung, dia tanya sama saya, \u2018Pak, gimana kalau orang Pajak atau Bea Cukai terlibat masalah hukum?\u2019,\u201d kata Purbaya dikutip dari The Economic di CNN Indonesia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":474304,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[32,428],"tags":[6502,6769,274908,326770,327625,329370,68,1420,1846,3086],"series":[],"class_list":["post-474303","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-finansial","tag-menteri-keuangan","tag-korupsi","tag-berita","tag-purbaya-yudhi-sadewa","tag-menkeu-purbaya","tag-pegawai-pajak-dan-bea-cukai","tag-headline","tag-peristiwa","tag-sri-mulyani","tag-bea-cukai"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/474303","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=474303"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/474303\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/474304"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=474303"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=474303"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=474303"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=474303"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}