{"id":474342,"date":"2025-11-01T16:23:00","date_gmt":"2025-11-01T09:23:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/01\/tak-peduli-luhut-jokowi-atau-siapa-pun-semua-harus-diperiksa-di-kasus-whoosh\/"},"modified":"2025-11-01T16:46:14","modified_gmt":"2025-11-01T09:46:14","slug":"tak-peduli-luhut-jokowi-atau-siapa-pun-semua-harus-diperiksa-di-kasus-whoosh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/01\/tak-peduli-luhut-jokowi-atau-siapa-pun-semua-harus-diperiksa-di-kasus-whoosh\/","title":{"rendered":"Tak Peduli Luhut, Jokowi atau Siapa pun, Semua Harus Diperiksa di Kasus Whoosh"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Pakar Hukum Pidana Universitas Airlangga (Unair) I Wayan Titib Sulaksana mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a>) untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi proyek <a title=\"kereta cepat\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kereta-cepat\/\">kereta cepat<\/a> Jakarta\u2013Bandung (<a title=\"Whoosh\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/whoosh\/\">Whoosh<\/a>).<\/p>\n<p>Menurutnya, korupsi merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang harus ditangani secara luar biasa pula oleh lembaga antirasuah.<\/p>\n<p>&#8220;Pada prinsipnya, korupsi adalah extraordinary crime oleh karena itu harus ditangani secara extraordinary crime,&#8221; kata Titib ketika dihubungi Inilah.com di Jakarta, Sabtu (1\/11\/2025).<\/p>\n<p>Titib menjelaskan, KPK memiliki kewenangan untuk menangani perkara ini karena telah diatur dalam undang-undang.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, lanjut dia, meskipun pihak yang dipanggil merupakan tokoh penting negara seperti Presiden ke-7 <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>) dan Ketua Komite Kereta Cepat Luhut Binsar Pandjaitan yang juga mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), KPK tetap harus memeriksa mereka.<\/p>\n<p>&#8220;Siapapun yang terlibat dalam kasus korupsi kereta cepat Whoosh, wajib diperiksa untuk diminta keterangannya. Tidak peduli Luhut, Jokowi atau siapapun,&#8221; ujar Titib menegaskan.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Titib menambahkan, apabila dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi \u2014termasuk Luhut dan Jokowi\u2014 ditemukan dua alat bukti yang cukup, maka keduanya dapat ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini.<\/p>\n<p>Ia juga menekankan, korupsi adalah bentuk kejahatan yang termasuk \u201chostis humani generis\u201d, yang dalam konteks bangsa berarti musuh rakyat.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau dalam pemeriksaan ternyata ada dua alat bukti permulaan yang cukup, bisa ditingkatkan menjadi tersangka dan langsung ditahan. Korupsi adalah hostis humani generis. Musuh rakyat,&#8221; tuturnya menambahkan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Kasus Whoosh Sudah Diselidiki Sejak Awal 2025<\/h3>\n<p>Sebelumnya, KPK mengonfirmasi perkara dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh telah naik ke tahap penyelidikan sejak awal tahun 2025.<\/p>\n<p>\u201cPenyelidikan perkara ini sudah dimulai sejak awal tahun, jadi memang ini masih terus berprogres,\u201d kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.<\/p>\n<p>Budi menjelaskan, dalam proses penyelidikan, tim telah memeriksa sejumlah pihak untuk mengumpulkan bukti permulaan. Namun, ia belum bersedia membeberkan identitas pihak-pihak yang sudah dimintai keterangan, termasuk saat disinggung mengenai kemungkinan pemeriksaan Direksi PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).<\/p>\n<p>\u201cDalam proses penyelidikan secara umum tentu tim terus melakukan pencarian, keterangan-keterangan yang dibutuhkan untuk membantu dalam mengungkap perkara ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Terkait bentuk dugaan korupsi, Budi menyebut penyelidikan masih berfokus pada pendalaman apakah menyangkut dugaan markup anggaran, suap, atau gratifikasi.<\/p>\n<p>\u201cUntuk tahap penyelidikan memang kami tidak mengekspos ya, atau mempublikasikan pihak-pihak yang diminta keterangan ya dalam proses ini,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Ketika ditanya mengenai kemungkinan pemanggilan Presiden Jokowi, Luhut Binsar Pandjaitan, eks Menkopolhukam <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/mahfud-md\/\">Mahfud MD<\/a>, maupun jajaran Direksi KCIC, Budi menegaskan hal itu sangat bergantung pada kebutuhan penyelidikan.<\/p>\n<p>&#8220;Nanti kita akan melihat kebutuhan proses penyelidikan perkara ini,&#8221; kata Budi.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/474342?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pakar Hukum Pidana Universitas Airlangga (Unair) I Wayan Titib Sulaksana mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi proyek kereta cepat Jakarta\u2013Bandung (Whoosh).<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":474343,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"jokowi","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,68,243,1645,94,32964,231,606,1420,219933],"series":[],"class_list":["post-474342","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-headline","tag-hukum","tag-joko-widodo","tag-jokowi","tag-kereta-cepat","tag-kpk","tag-luhut-binsar-pandjaitan","tag-peristiwa","tag-whoosh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/474342","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=474342"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/474342\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/474343"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=474342"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=474342"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=474342"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=474342"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}