{"id":474438,"date":"2025-11-01T22:17:00","date_gmt":"2025-11-01T15:17:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/01\/teleskop-james-webb-bongkar-rahasia-komet-3i-atlas-diselimuti-kerak-radiasi-kosmis-miliaran-tahun\/"},"modified":"2025-11-02T03:32:14","modified_gmt":"2025-11-01T20:32:14","slug":"teleskop-james-webb-bongkar-rahasia-komet-3i-atlas-diselimuti-kerak-radiasi-kosmis-miliaran-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/01\/teleskop-james-webb-bongkar-rahasia-komet-3i-atlas-diselimuti-kerak-radiasi-kosmis-miliaran-tahun\/","title":{"rendered":"Teleskop James Webb Bongkar Rahasia Komet 3I\/ATLAS: Diselimuti Kerak Radiasi Kosmis Miliaran Tahun"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; <a title=\"komet\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/komet\/\">Komet<\/a> Antarbintang 3I\/ATLAS, si pendatang dari luar Tata Surya, kini mengungkap rahasia perjalanannya selama miliaran tahun.<\/p>\n<p>Pengamatan terbaru menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) menunjukkan bahwa komet tersebut memiliki kerak tebal yang teradiasi kosmis, membuat komposisinya tidak lagi mencerminkan material dari sistem bintang asalnya.<\/p>\n<p>Penelitian ini mengisyaratkan bahwa 3I\/ATLAS telah menyerap begitu banyak sinar kosmik galaksi selama perjalanan antarbintangnya melintasi Bima Sakti sehingga mengembangkan kerak teradiasi yang dalam.<\/p>\n<p>Kerak inilah yang menutupi materi aslinya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Karbon Dioksida Ekstrem Akibat Sinar Kosmik<\/h3>\n<p>Menggunakan data JWST dan simulasi komputer, para peneliti menyimpulkan bahwa tingginya kadar karbon dioksida (CO2) pada komet tersebut berasal dari radiasi luar angkasa yang diserap selama perkiraan usia 7 miliar tahunnya.<\/p>\n<p>Dikutip Live Science, Sinar kosmik galaksi\u2014sejenis radiasi luar angkasa yang terdiri dari partikel berenergi tinggi dari luar Tata Surya\u2014menghantam karbon monoksida (CO) di ruang angkasa, mengubahnya menjadi karbon dioksida (CO2).<\/p>\n<p>Di dalam Tata Surya kita, heliosfer (gelembung radiasi yang dipancarkan Matahari) melindungi Bumi dan tetangganya dari sebagian besar radiasi kosmik ini.<\/p>\n<p>Namun, di ruang antarbintang, tempat 3I\/ATLAS menghabiskan sebagian besar hidupnya, tidak ada perlindungan seperti itu.<\/p>\n<p>Romain Maggiolo, penulis utama studi tersebut dan ilmuwan riset di Royal Belgian Institute for Space Aeronomy, menjelaskan dampak jangka panjangnya.<\/p>\n<p>&#8220;Itu sangat lambat, tetapi selama miliaran tahun, itu adalah efek yang sangat kuat,&#8221; kata Maggiolo.<\/p>\n<p>Para penulis studi menyimpulkan bahwa selama miliaran tahun, sinar kosmik telah secara signifikan mengubah keadaan fisik es komet 3I\/ATLAS, hingga kedalaman sekitar 15 hingga 20 meter.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Pergeseran Paradigma Studi Objek Antarbintang<\/h3>\n<p>Temuan ini, yang digambarkan para peneliti sebagai &#8220;paradigm shift&#8221; (pergeseran paradigma) dalam studi objek antarbintang, menyiratkan bahwa objek seperti 3I\/ATLAS sebagian besar terdiri dari materi yang telah diproses oleh sinar kosmik galaksi, daripada materi murni yang merupakan representasi dari lingkungan tempat mereka terbentuk.<\/p>\n<p>Dengan kata lain, komet 3I\/ATLAS kini adalah produk dari perjalanan antarbintangnya, bukan dari tempat asalnya\u2014setidaknya di bagian luarnya.<\/p>\n<p>3I\/ATLAS yang diperkirakan berusia sekitar 3 miliar tahun lebih tua dari Tata Surya kita yang berumur 4,6 miliar tahun, saat ini tengah terbang mengelilingi Matahari.<\/p>\n<p>Komet itu baru saja mencapai perihelion (titik terdekat dengan bintang kita) pada 29 Oktober lalu.<\/p>\n<p>Maggiolo mencatat bahwa gas yang dikeluarkan komet sebelum perihelion hanyalah dari cangkang luarnya yang teradiasi.<\/p>\n<p>Meskipun tidak mungkin, erosi Matahari mungkin cukup kuat untuk membuka materi murni yang terkunci di dalam inti komet.<\/p>\n<p>&#8220;Akan sangat menarik untuk membandingkan pengamatan sebelum perihelion, jadi pengamatan pertama yang kami miliki ketika ia tiba di tata surya, dengan pengamatan yang dilakukan setelah perihelion ketika terjadi beberapa erosi,&#8221; kata Maggiolo.<\/p>\n<p>&#8220;Mungkin dengan melihat perbedaan ini, kita bisa mendapatkan beberapa indikasi tentang komposisi awalnya.&#8221;<\/p>\n<p>Para peneliti menyimpulkan bahwa meskipun 3I\/ATLAS telah menua dan berubah, komet ini tetap merupakan sumber informasi yang sangat menarik.<\/p>\n<div id=\"gtx-trans\" style=\"position: absolute; left: 172px; top: 0px;\">\n<div class=\"gtx-trans-icon\"><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komet Antarbintang 3I\/ATLAS, si pendatang dari luar Tata Surya, kini mengungkap rahasia perjalanannya selama miliaran tahun<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":474439,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[1],"tags":[329382,274908,329224,1420],"series":[],"class_list":["post-474438","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-3i-atlas","tag-berita","tag-komet","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/474438","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=474438"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/474438\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/474439"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=474438"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=474438"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=474438"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=474438"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}