{"id":474537,"date":"2025-11-02T15:05:00","date_gmt":"2025-11-02T08:05:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/02\/viral-sopir-bus-sdit-diduga-cabuli-siswi-kelas-1-sd-celana-korban-dipelorotin-lalu-memainkan-jari-telunjuknya\/"},"modified":"2025-11-02T16:07:31","modified_gmt":"2025-11-02T09:07:31","slug":"viral-sopir-bus-sdit-diduga-cabuli-siswi-kelas-1-sd-celana-korban-dipelorotin-lalu-memainkan-jari-telunjuknya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/02\/viral-sopir-bus-sdit-diduga-cabuli-siswi-kelas-1-sd-celana-korban-dipelorotin-lalu-memainkan-jari-telunjuknya\/","title":{"rendered":"Viral, Sopir Bus SDIT Diduga Cabuli Siswi Kelas 1 SD: Celana Korban Dipelorotin lalu Memainkan Jari Telunjuknya"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH <\/b>&#8211; Seorang driver bus jemputan sekolah, dilaporkan ke polisi karena mencabuli siswi Kelas 1 SD, di Pandeglang, Banten.Kasus ini pun viral usai diunggah di media sosial. Seperti terlihat di akun Instagram @ameeragladys25.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Jadi cerita dan kronologisnya begini. Anak saya sekolah di daerah Kadu Suluh, Menes, Pandeglang,&#8221; katanya, dikutip Sabtu (1\/11\/2025).<\/p>\n<p>Diceritakan, setiap hari, sang anak (7) diantar jemput dari rumah ke sekolah, hingga peristiwa itu terungkap, pada 10 Oktober 2025.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Anak saya kelas 1 SD, umur sekitar 7 tahun perempuan, tiap hari ke sekolah seragamnya pakai muslimah dan berjilbab,&#8221; jelasnya.\u00a0<\/p>\n<p>Seperti biasa, sepulang sekolah sang ibu menggantikan pakaian putrinya. Dirinya pun terkejut mendengar pengakuan putrinya itu.<\/p>\n<p>&#8220;Anak saya bercerita, kalau Pak Adi (nama sopir jemputan yang biasa mengantar jemput anak saya) melorotin celana anak saya,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, pelaku juga memainkan jari telunjuk tangan kirinya ke arah kemaluan gadis kecil itu sambil menyetir mobil.<\/p>\n<p>Yang parahnya lagi, dia menghentikan mobilnya dan menyuruh gadis kecil itu tiduran di mobil, dan kembali melakukan aksi bejatnya.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Kira-kira kalau saya perkirakan, kejadian itu berlangsung antara 15-20 menit.. sekitar jam setengah 3, anak saya sampai rumah,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Kasus ini pun lalu dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.\u00a0<\/p>\n<p>Menanggapi laporan dugaan pencabulan itu, Kanit PPA Satreskrim Polres Pandeglang, Ipda Widianto membenarkan.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Ya, pelakunya (diduga) sopir sekolah. Sudah ditindaklanjuti,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Berdasarkan informasi yang terhimpun, diketahui siswi Kelas 1 SD itu sekolah di SDIT ICMA Pandeglang, Banten.\u00a0<\/p>\n<p>Melalui akun media sosial Instagram miliknya @sditicma.official, mereka mengklarifikasi bahwa pemilik akun itu bukan orangtua siswa.<\/p>\n<p>Namun demikian, mereka membenarkan adanya dugaan kejadian itu.<\/p>\n<p>Dikatakan, saat ini pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pandeglang.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Untuk menjaga keamanan dan ketenangan bersama, sekolah telah menghentikan seluruh aktivitas sopir tersebut,&#8221; terangnya.\u00a0<\/p>\n<p>Lebih lanjut, pihak sekolah meminta para orangtua siswa untuk mempercayai kasus yang tengah berproses di kepolisian.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Mohon dukungan dan kerja sama seluruh orangtua untuk tetap tenang serta mempercayakan proses hukum ini,&#8221; tandasnya.\u00a0<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih belum bisa dikonfirmasi ulang tentang progres kasus tersebut.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Seorang driver bus jemputan sekolah, dilaporkan ke polisi karena mencabuli siswi Kelas 1 SD, di Pandeglang, Banten.Kasus ini pun viral usai diunggah di media sosial. Seperti terlihat di akun Instagram @ameeragladys25.\u00a0 &#8220;Jadi cerita dan kronologisnya begini. Anak saya sekolah di daerah Kadu Suluh, Menes, Pandeglang,&#8221; katanya, dikutip Sabtu (1\/11\/2025). Diceritakan, setiap hari, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":474538,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,243,56790,10184,1420,56485,329434],"series":[],"class_list":["post-474537","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-hukum","tag-kasus-pencabulan","tag-pelecehan-seksual","tag-peristiwa","tag-sekolah-dasar","tag-supir-bus-sdit"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/474537","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=474537"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/474537\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/474538"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=474537"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=474537"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=474537"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=474537"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}