{"id":474562,"date":"2025-11-02T16:39:00","date_gmt":"2025-11-02T09:39:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/02\/mahasiswa-di-sibolga-tewas-dikeroyok-gara-gara-tidur-di-masjid-kepala-korban-dihantam-buah-kelapa\/"},"modified":"2025-11-02T17:01:49","modified_gmt":"2025-11-02T10:01:49","slug":"mahasiswa-di-sibolga-tewas-dikeroyok-gara-gara-tidur-di-masjid-kepala-korban-dihantam-buah-kelapa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/02\/mahasiswa-di-sibolga-tewas-dikeroyok-gara-gara-tidur-di-masjid-kepala-korban-dihantam-buah-kelapa\/","title":{"rendered":"Mahasiswa di Sibolga Tewas Dikeroyok Gara-gara Tidur di Masjid, Kepala Korban Dihantam Buah Kelapa"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Seorang pria bernama Arjuna Tamaraya (21) tewas setelah dianiaya oleh sekelompok orang di Masjid Agung Sibolga, Jalan Diponegoro, Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, pada Jumat (31\/10) dini hari.Korban yang merupakan mahasiswa itu dikeroyok oleh lima orang sekitar pukul 03.30 WIB saat hendak beristirahat di dalam masjid.\u00a0<\/p>\n<p>Salah satu pelaku berinisial ZP (57) melarang korban tidur di area dalam masjid. Namun, korban tetap beristirahat sehingga membuat pelaku tersinggung.<\/p>\n<p>\u201cZP kemudian memanggil empat orang lainnya, termasuk pelaku berinisial HB (46) dan SS (40),\u201d ujar Kasat Reskrim Polres Sibolga AKP Rustam E Silaban, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu (2\/11).<\/p>\n<p>Rustam menjelaskan, para pelaku kemudian memukuli korban di dalam masjid, lalu menyeretnya ke luar hingga kepala korban terbentur dan tidak berdaya.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cTidak berhenti di situ, korban juga dipijak dan dilempar menggunakan buah kelapa oleh salah satu pelaku hingga mengalami luka parah di bagian kepala,\u201d katanya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Dibawa ke RS tapi Tak Tertolong<\/h2>\n<p>Seorang penjaga masjid, Alwis Janasfin Pasaribu (23), menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban kemudian dibawa ke RSUD Dr. FL Tobing Sibolga, namun nyawanya tidak tertolong.<\/p>\n<p>\u201cPada Sabtu (1\/11) pukul 05.55 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat di kepala,\u201d ucap Rustam.<\/p>\n<p>Polisi berhasil menangkap dua pelaku, ZP dan HB, di sekitar lokasi kejadian pada Jumat (31\/10). Sementara pelaku SS ditangkap keesokan harinya saat melarikan diri ke Kabupaten Tapanuli Tengah, tepatnya di Jalan Lintas Sibolga\u2013Padangsidimpuan, Kelurahan Hajoran, Kecamatan Pandan.<\/p>\n<p>\u201cPelaku SS juga diduga mencuri uang Rp 10.000 dari saku celana korban,\u201d kata Rustam.<\/p>\n<p>Dari lokasi kejadian, polisi menyita rekaman CCTV, satu buah kelapa, pakaian korban, topi, dan tas hitam sebagai barang bukti.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Polisi Buru Pelaku Buron<\/h2>\n<p>Saat ini, dua pelaku lain masih buron dan sedang diburu tim gabungan Satreskrim Polres Sibolga.<\/p>\n<p>\u201cPenyidikan masih berlanjut, polisi kini tengah memburu pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri,\u201d tambah Rustam.<\/p>\n<p>Ketiga pelaku yang sudah ditangkap dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan atau Pasal 170 Ayat (3) KUHP tentang kekerasan bersama-sama yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.<\/p>\n<p>Khusus pelaku SS, dikenakan tambahan Pasal 365 Ayat (3) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian.<\/p>\n<p>Jenazah korban dimakamkan di daerah tempat tinggal keluarganya setelah menjalani autopsi di RSUD Dr. FL Tobing Sibolga.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Seorang pria bernama Arjuna Tamaraya (21) tewas setelah dianiaya oleh sekelompok orang di Masjid Agung Sibolga, Jalan Diponegoro, Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, pada Jumat (31\/10) dini hari.Korban yang merupakan mahasiswa itu dikeroyok oleh lima orang sekitar pukul 03.30 WIB saat hendak beristirahat di dalam masjid.\u00a0 Salah satu pelaku [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":474563,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,243,329440,329441,72460,32986,1420,329442],"series":[],"class_list":["post-474562","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-hukum","tag-mahasiswa-tewas","tag-mahasiswa-tidur-di-masjid","tag-penganiayaan","tag-pengeroyokan","tag-peristiwa","tag-sibolga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/474562","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=474562"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/474562\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/474563"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=474562"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=474562"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=474562"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=474562"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}