{"id":474566,"date":"2025-11-02T16:53:00","date_gmt":"2025-11-02T09:53:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/02\/dosen-cantik-di-jambi-tewas-diduga-diperkosa-dibunuh-oknum-polisi-mobil-sepeda-motor-dibawa-kabur\/"},"modified":"2025-11-02T16:58:28","modified_gmt":"2025-11-02T09:58:28","slug":"dosen-cantik-di-jambi-tewas-diduga-diperkosa-dibunuh-oknum-polisi-mobil-sepeda-motor-dibawa-kabur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/02\/dosen-cantik-di-jambi-tewas-diduga-diperkosa-dibunuh-oknum-polisi-mobil-sepeda-motor-dibawa-kabur\/","title":{"rendered":"Dosen Cantik di Jambi Tewas Diduga Diperkosa &#038; Dibunuh Oknum Polisi, Mobil &#038; Sepeda Motor Dibawa Kabur"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Kasus pembunuhan terhadap Erni Yuniarti alias EY (37) dosen wanita di kabupaten Bungo, Provinsi Jambi akhirnya terungkap sudah.Setelah pelaku pembunuhan yakni Waldi alias W berhasil ditangkap pihak kepolisian, Minggu (2\/11\/2025).<\/p>\n<p>Dari hasil penyelidikan awal, Waldi diketahui merupakan oknum polisi yang bertugas di Polres Tebo mengakui telah membunuh Erni di rumahnya.<\/p>\n<p>Adapun motif pembunuhan sementara dilatar belakangi soal hubungan asmara dan permasalahan pribadi.<\/p>\n<p>Sebelumnya pelaku ditangkap bersama tim Polres Tebo di kontrakannya di wilayah Kabupaten Tebo, pada Minggu (2\/11\/2025).<\/p>\n<p>Jarak lokasi penemuan jasad ke Kabupaten Tebo sekitar 204 kilometer atau menempuh perjalanan sekitar lima jam.<\/p>\n<p>Diduga W membawa kabur mobil serta sepeda motor yang terparkir di rumah korban.<\/p>\n<p>W yang dikabarkan merupakan oknum anggota polisi itu saat diamankan tanpa melaku perlawanan.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Dapat info pelaku pembunuhan dosen di Bungo ditangkap di Tebo mas,&#8221;ucap sumber Tribunjambi.com, Minggu (2\/11\/2025).<\/p>\n<p>Penangkapan terhadap terduga pelaku disebut dilakukan tim dari Satreskrim Polres Bungo.<\/p>\n<p>Penangkapan dilakukan Satreskrim Polres Bungo setelah dilakukan pelacakan di sejumlah titik CCTV.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Hasil Visum<\/h2>\n<p>Dosen perempuan ditemukan tewas di atas kasur kamarnya di Perumahan Al-Kausar, Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Sabtu (1\/11\/2025) pukul 13.00 WIB diduga menjadi korban pemerkosaan.<\/p>\n<p>Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya sperma di celana korban.<\/p>\n<p>&#8220;Diduga ada pemerkosaan, karena ditemukan sperma di celana korban,&#8221; kata Natalena, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (2\/11\/2025).<\/p>\n<p>Pemeriksaan jenazah yang dilakukan oleh dr. Sepriyedi dari RSUD H Hanafie Muara Bungo menemukan bukti kekerasan yang signifikan.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>Dokter menemukan lebam dan luka di area kepala dan leher, serta tanda-tanda mencurigakan di sekujur tubuh korban.\u00a0<\/p>\n<p>Bukti-bukti kekerasan yang ditemukan antara lain:\u00a0<\/p>\n<ol>\n<li>Luka di Kepala<\/li>\n<\/ol>\n<p>Terdapat lebam di seluruh wajah dan benjolan besar di kepala bagian belakang dengan dimensi lebar sekitar 13 cm dan panjang 10 cm.\u00a0<\/p>\n<ol>\n<li>Kekerasan Leher dan Bahu<\/li>\n<\/ol>\n<p>Ditemukan lebam pada bagian leher dan memar di kedua bahu (kanan dan kiri), yang diduga akibat benda tumpul atau tajam.\u00a0<\/p>\n<ol>\n<li>Dugaan Kekerasan Seksual<\/li>\n<\/ol>\n<p>Tim medis juga menemukan adanya cairan pada bagian organ intim korban, yang mengindikasikan adanya dugaan kekerasan seksual.\u00a0<\/p>\n<p>Dokter memperkirakan Dosen EY, yang merupakan warga Kecamatan Pelepat Ilir, ini telah meninggal dunia sekitar 12 jam sebelum ditemukan.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>Perkiraan waktu kematian ini didukung oleh temuan darah berwarna gelap yang keluar dari mulut dan hidung korban, yang mengindikasikan proses pembusukan awal.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Mobil dan Motor Hilang<\/h2>\n<p>Selain menjadi korban pembunuhan, kendaraan sepeda motor dan mobil milik EY juga hilang diduga dirampok.<\/p>\n<p>Hal ini diungkapkan Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono.<\/p>\n<p>&#8220;Patut diduga pembunuhan karena harta benda korban seperti sepeda motor dan mobil tidak ada di TKP,&#8221; kata Natalena, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (2\/11\/2025), dilansir dari Kompas.com.<\/p>\n<p>Natalena menyebut bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan, termasuk mengumpulkan CCTV radius 11 Kilometer dari rumah korban.<\/p>\n<p>&#8220;Kami lagi kumpulkan CCTV di perumahan warga radius 1 Km dan akses jalan yg kiranya di lalui kendaraan korban, namun ini masih kami dalami lagi,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan terbaring di atas tempat tidur dalam kondisi tertutup sarung.<\/p>\n<p>Polisi dibantu warga telah mengevakuasi jenazah ke RSUD Hanafie Bungo untuk pemeriksaan lebih lanjut.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Keluarga Siapkan Langkah Hukum\u00a0<\/h2>\n<p>Penemuan jenazah yang mengindikasikan pembunuhan ini sontak membuat warga panik dan segera melaporkannya kepada pihak berwajib.\u00a0<\/p>\n<p>Tak lama berselang, Polsek Kota Muara Bungo bersama Tim Inafis Polres Bungo segera tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>Korban ditemukan di atas tempat tidur, tertutup sarung, dan masih mengenakan sebagian pakaian.\u00a0<\/p>\n<p>Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Ilham Tri Kurnia, membenarkan laporan tersebut:\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Kami dari Polres Bungo mendapatkan laporan adanya penemuan mayat di perumahan BTN Al Kausar, seorang wanita. Untuk sekarang sudah dibawa ke ruang jenazah rumah sakit Hanafie,&#8221; jelas AKP Ilham.\u00a0<\/p>\n<p>Saat ini, polisi belum menetapkan penyebab pasti kematian, namun bukti visum menjadi petunjuk kuat.\u00a0<\/p>\n<p>Proses penyelidikan masih intensif dilakukan, termasuk pemeriksaan saksi dan pengumpulan bukti tambahan.\u00a0<\/p>\n<p>Sementara itu, pihak keluarga korban dikabarkan tengah berkoordinasi dengan penyidik terkait kelanjutan proses hukum.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>Kasus ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan warga yang berharap pelaku kejahatan segera ditangkap dan diadili.<\/p>\n<p>EY diketahui menjabat sebagai Ketua prodi salah satu sekolah di Jambi.\u00a0<\/p>\n<p>Semasa hidupnya, korban dikenal sebagai dosen yang ramah dan berdedikasi tinggi terhadap mahasiswanya.<\/p>\n<p>Pembunuhan itu terungkap setelah rekan kerjanya tidak melihat korban selama dua hari mengajar di kampus.<\/p>\n<p>Puncaknya ketika rekan kerjanya tidak mendapatkan respons ketika menghubungi dosen EY melalui telepon seluler.<\/p>\n<p>Ternyata dosen EY ditemukan tidak bernyawa di dalam rumahnya.<\/p>\n<p>\u00a0Dia ditemukan oleh rekannya sesama dosen dalam kondisi terbujur kaku di atas tempat tidur dan tertutup sarung.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Rekannya datang karena khawatir. Dipanggil beberapa kali tidak ada jawaban.&#8221; ujar Kepala Kampung setempat, Madin Maulana.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Saat pintu dibuka, korban ditemukan tidak bernyawa,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>(*)\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Kasus pembunuhan terhadap Erni Yuniarti alias EY (37) dosen wanita di kabupaten Bungo, Provinsi Jambi akhirnya terungkap sudah.Setelah pelaku pembunuhan yakni Waldi alias W berhasil ditangkap pihak kepolisian, Minggu (2\/11\/2025). Dari hasil penyelidikan awal, Waldi diketahui merupakan oknum polisi yang bertugas di Polres Tebo mengakui telah membunuh Erni di rumahnya. Adapun motif [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":474567,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[329439,243,4599,83506,11028],"series":[],"class_list":["post-474566","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-dosen-cantik","tag-hukum","tag-kasus-pembunuhan","tag-kasus-pemerkosaan","tag-oknum-polisi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/474566","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=474566"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/474566\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/474567"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=474566"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=474566"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=474566"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=474566"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}