{"id":475509,"date":"2025-11-06T18:36:00","date_gmt":"2025-11-06T11:36:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/06\/wakil-bupati-aceh-besar-dorong-penggunaan-bahasa-daerah-di-sekolah\/"},"modified":"2025-11-06T18:41:48","modified_gmt":"2025-11-06T11:41:48","slug":"wakil-bupati-aceh-besar-dorong-penggunaan-bahasa-daerah-di-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/06\/wakil-bupati-aceh-besar-dorong-penggunaan-bahasa-daerah-di-sekolah\/","title":{"rendered":"Wakil Bupati Aceh Besar Dorong Penggunaan Bahasa Daerah di Sekolah"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 <a title=\"Wakil Bupati\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/wakil-bupati\/\">Wakil Bupati<\/a> Aceh Besar, H. Syukri A. Jalil, mewakili Bupati Aceh Besar memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan festival gelar karya seni siswa Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) dan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Besar bekerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Aceh dan Kementerian Kebudayaan.<\/p>\n<p>\u201cFestival ini memiliki nilai pendidikan dan kebudayaan yang sangat penting bagi generasi muda,\u201d hal itu disampaikan Wabup Syukri saat membuka secara resmi Festival gelar karya seni siswa gerakan seniman masuk sekolah (GSMS) dan Festival tunas bahasa ibu (FTPBI) berlangsung di halaman Kantor Camat Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu, 5 November 2025.<\/p>\n<p>Menurut Syukri, festival ini tidak hanya menjadi ajang menampilkan kreativitas seni pelajar, tetapi juga berperan besar dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai luhur budaya daerah sejak dini.<\/p>\n<p>\u201cIni sangat mendidik, karena merupakan langkah awal untuk membangun karakter generasi kita di masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pelestarian budaya daerah yang sangat bermanfaat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyarankan agar ke depan pelaksanaan kegiatan serupa dapat lebih selaras dengan penggunaan bahasa daerah.<\/p>\n<p>\u201cTadi ada usulan agar kegiatan seperti ini menggunakan bahasa daerah sendiri supaya lebih sejalan dengan semangat pelestarian budaya. Hal ini penting agar tidak terjadi kontradiksi antara bentuk kegiatan dan bahasa yang digunakan,\u201d kata Syukri.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah lama menaruh perhatian pada pelestarian bahasa daerah. Salah satunya melalui instruksi bupati yang menetapkan setiap hari Kamis sebagai Hari Berbahasa Aceh, di mana seluruh aktivitas pemerintahan dan kegiatan resmi dianjurkan menggunakan bahasa daerah.<\/p>\n<p>\u201cIni menjadi upaya konkret agar bahasa Aceh tetap hidup dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Karena berdasarkan hasil penelitian, dari sekitar 4.000 bahasa daerah di Indonesia, banyak yang mulai hilang,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Disamping itu, ia menyinggung fenomena berkurangnya penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda, yang kini lebih banyak berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia atau bahkan bahasa asing.<\/p>\n<p>Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan bersama agar bahasa daerah tidak sekadar diajarkan, tetapi juga digunakan dalam keseharian.<\/p>\n<p>\u201cKalau kita tidak mulai dari sekarang, 10 tahun lagi bahasa daerah bisa benar hilang dari percakapan kita,\u201d tegasnya<\/p>\n<p>Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Budaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang diwakili oleh Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah 1 Aceh, Piet Rusdi, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program Seniman Masuk Sekolah di Aceh Besar.<\/p>\n<p>Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya memperkuat karakter generasi muda melalui pendidikan seni dan budaya.<\/p>\n<p>\u201cPresentasi seniman masuk sekolah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari karya siswa. Kegiatan ini bukan hanya soal menampilkan hasil seni, tetapi juga menerima masukan dari siswa serta menjadi ruang tumbuhnya kreativitas,\u201d ujar Piet Rudi.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, program tersebut merupakan inisiatif nasional untuk menjembatani dunia pendidikan dengan kebudayaan lokal. Menurutnya, gerakan ini adalah wujud nyata dari semangat.<\/p>\n<p>\u201ckarya anak bangsa\u201d yang menjawab kebutuhan akan pendidikan karakter sekaligus penguatan identitas budaya daerah.<\/p>\n<p>\u201cProgram ini menghubungkan dunia pendidikan dan kebudayaan, khususnya di Aceh. Ini sejalan dengan visi pemerintah dalam memajukan kebudayaan melalui pendidikan serta membangun karakter generasi muda,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Piet Rudi juga menekankan bahwa keterlibatan para seniman tidak sekadar mengajarkan teknik berkesenian, tetapi juga menanamkan nilai-nilai penting seperti kreativitas, kebersamaan, dan penghargaan terhadap budaya.<\/p>\n<p>\u201cKegiatan ini mengajarkan siswa untuk kreatif dan memiliki rasa kebersamaan. Kita ingin generasi Aceh tumbuh cerdas, berkarakter, mencintai budaya, dan bangga dengan identitas keacehannya,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Di akhir sambutan, Piet Rusdi menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut mulai dari sekolah, guru pendamping, seniman, hingga pemerintah daerah.<\/p>\n<p>\u201cKami dari Kementerian Kebudayaan mengucapkan selamat kepada para siswa yang telah tampil. Ini adalah karya dan kebanggaan bersama. Semoga program ini terus berlanjut dan menjadi ruang bagi sekolah-sekolah untuk memperkaya pendidikan budaya,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p>Kemudian, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Besar, Dr. Agus Jumaidi,\u00a0 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Program Seniman Masuk Sekolah. Ia menyebutkan, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam menumbuhkan kembali semangat berkreasi, berbudaya, dan mencintai seni di kalangan peserta didik.<\/p>\n<p>\u201cKegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama dalam mengembangkan potensi, bakat, serta kreativitas siswa di bidang seni dan budaya. Melalui kegiatan seperti ini, kita harapkan anak-anak dapat memahami dan mengapresiasi nilai-nilai seni serta budaya lokal yang menjadi identitas bangsa,\u201d ujarnya<\/p>\n<p>Agus Jumaidi juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, yang telah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi modal penting untuk keberlanjutan pembinaan seni di lingkungan sekolah.<\/p>\n<p>Ia turut mengapresiasi Balai Pelestarian Kebudayaan, para pengawas sekolah, kepala sekolah SD dan SMP, serta seluruh guru seni budaya yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini.<\/p>\n<p>\u201cKami melihat antusiasme luar biasa dari para siswa dan guru. Ini menandakan bahwa seni dan budaya tetap hidup dan mendapat tempat di hati generasi muda kita,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Menutup sambutannya, Agus Jumaidi berharap agar kegiatan ini tidak berhenti hanya pada ajang seremonial, tetapi terus dikembangkan menjadi program berkelanjutan di setiap satuan pendidikan.<\/p>\n<p>Kegiatan yang diikuti oleh siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Aceh Besar ini akan berlangsung selama tiga hari, menampilkan beragam pertunjukan seni, seperti dongeng, puisi, musik tradisional, dan tari daerah.<\/p>\n<p>\u201cSemoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi siswa untuk terus berkarya dan mencintai budaya sendiri,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Turut dihadiri, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah \/ Aceh, Ketua MAA, Forkopimcam Kecamatan Blang Bintang, Pengawas SD\/SMP Kabupaten Aceh Besar, Ketua MKKS dan K3S, Kepala Sekolah SD\/SMP se Aceh Besar. []<\/p>\n<div id=\"gtx-trans\" style=\"position: absolute; left: 329px; top: 72px;\">\n<div class=\"gtx-trans-icon\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/475509?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wakil Bupati Aceh Besar, H. Syukri A. Jalil, mewakili Bupati Aceh Besar memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan festival gelar karya seni siswa Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) dan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":475510,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"Wakil Bupati","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[35],"tags":[13434,24795,97765,168049,329695,329696,329697,329698,329699,3599,10248],"series":[],"class_list":["post-475509","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-aceh","tag-aceh-besar","tag-pendidikan-karakter","tag-news","tag-dinas-pendidikan-dan-kebudayaan-aceh-besar","tag-festival-tunas-bahasa-ibu","tag-gsms","tag-kebudayaan-lokal","tag-seni-dan-budaya","tag-generasi-muda","tag-kemendikbudristek"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/475509","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=475509"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/475509\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/475510"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=475509"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=475509"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=475509"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=475509"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}