{"id":475917,"date":"2025-11-11T11:29:00","date_gmt":"2025-11-11T04:29:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/11\/elon-musk-sebut-komet-3i-atlas-bisa-jadi-pesawat-alien-manusia-terancam-punah\/"},"modified":"2025-11-11T23:57:23","modified_gmt":"2025-11-11T16:57:23","slug":"elon-musk-sebut-komet-3i-atlas-bisa-jadi-pesawat-alien-manusia-terancam-punah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/11\/elon-musk-sebut-komet-3i-atlas-bisa-jadi-pesawat-alien-manusia-terancam-punah\/","title":{"rendered":"Elon Musk Sebut Komet 3I\/ATLAS Bisa Jadi Pesawat Alien, Manusia Terancam Punah"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> \u2014 Jagat maya kembali dihebohkan dengan kemunculan benda langit misterius bernama <a title=\"3I\/ATLAS\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/3I-atlas\/\">3I\/ATLAS<\/a>, komet raksasa yang kini menjadi bahan perbincangan para astronom sekaligus teori konspirasi dunia.<\/p>\n<p>Tidak sedikit yang meyakini bahwa benda angkasa berukuran sekelas Manhattan itu bukan sekadar komet, melainkan pesawat luar angkasa milik makhluk asing (alien).<\/p>\n<p>Komet 3I\/ATLAS pertama kali menarik perhatian ilmuwan setelah dilaporkan mencapai titik terdekat dengan Matahari pada Kamis (25\/10\/2025) pekan lalu.<\/p>\n<p>Namun, yang membuat publik gempar adalah perilaku aneh komet tersebut.<\/p>\n<p>Ia tidak hanya bergerak cepat melintasi orbit normalnya, tetapi juga tampak mendekat ke beberapa planet seperti Jupiter, Venus, dan Mars.<\/p>\n<p>Fenomena ini memunculkan dugaan bahwa ada kekuatan non-gravitasi yang memengaruhi lintasannya.<\/p>\n<p>Dalam sebuah podcast populer \u201cThe Joe Rogan Experience\u201d, pengusaha sekaligus bos SpaceX Elon Musk bahkan mengamini teori yang menyebut 3I\/ATLAS bisa jadi merupakan bentuk teknologi alien.<\/p>\n<p>\u201c[3I\/ATLAS] berpotensi menghancurkan sebuah benua, bahkan lebih buruk,\u201d ujar Musk, dikutip dari New York Post, Senin (3\/11\/2025). Ia menambahkan, laporan yang menyebut komet itu terbuat dari unsur logam nikel menambah keyakinannya bahwa benda tersebut mungkin buatan cerdas, bukan alami.<\/p>\n<p>Dalam percakapan yang sama, Joe Rogan menimpali dengan nada khawatir: jika benar 3I\/ATLAS adalah pesawat luar angkasa, manusia menghadapi ancaman besar.<\/p>\n<p>Musk mengangguk dan menyebut kemungkinan terburuknya adalah \u201ckepunahan sebagian besar kehidupan manusia.\u201d<\/p>\n<p>Musk kemudian menjelaskan, tingkat kehancuran dari 3I\/ATLAS bergantung pada massa totalnya.<\/p>\n<p>Ia menyinggung sejarah Bumi yang telah mengalami lima peristiwa kepunahan massal, salah satunya pada masa Perm-Trias, ketika hampir seluruh makhluk hidup musnah jutaan tahun lalu.<\/p>\n<p>\u201cAda banyak peristiwa yang mungkin tidak terekam dalam catatan fosil, meski menghancurkan sebagian besar daratan,\u201d ujar Musk.<\/p>\n<p>\u201cMungkin saja ada dampak yang cukup besar untuk memusnahkan seluruh kehidupan di separuh Amerika Utara pada masa lalu.\u201d<\/p>\n<p>Sementara itu, NASA mencoba menenangkan publik.<\/p>\n<p>Badan antariksa Amerika Serikat itu menyebut bahwa pada jarak terdekatnya, komet 3I\/ATLAS hanya akan melintas sejauh 170 juta mil dari Bumi terlalu jauh untuk menimbulkan bahaya.<\/p>\n<p>Namun, keraguan publik meningkat setelah Avi Loeb, ilmuwan Harvard yang dikenal dengan pandangan kontroversial tentang keberadaan peradaban alien, mempublikasikan analisis berbeda.<\/p>\n<p>Dalam tulisan blognya, Loeb menyebut adanya \u201cpercepatan non-gravitasi\u201d yang bisa menjadi tanda keberadaan mesin internal dalam struktur komet tersebut.<\/p>\n<p>Ia juga mencatat perubahan warna pigmen komet yang menjadi lebih terang dan kebiruan saat mendekati Matahari.<\/p>\n<p>\u201cFenomena ini mungkin bukan hanya pantulan sinar, melainkan efek dari teknologi buatan,\u201d tulisnya.<\/p>\n<p>Hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang mengonfirmasi bahwa 3I\/ATLAS merupakan pesawat alien. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jagat maya kembali dihebohkan dengan kemunculan benda langit misterius bernama 3I\/ATLAS, komet raksasa yang kini menjadi bahan perbincangan para astronom sekaligus teori konspirasi dunia<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":475918,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[1],"tags":[329382,274908,2564,329224,1420],"series":[],"class_list":["post-475917","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-3i-atlas","tag-berita","tag-elon-musk","tag-komet","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/475917","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=475917"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/475917\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/475918"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=475917"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=475917"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=475917"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=475917"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}