{"id":475984,"date":"2025-11-11T21:58:34","date_gmt":"2025-11-11T14:58:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=475984"},"modified":"2025-11-11T21:58:34","modified_gmt":"2025-11-11T14:58:34","slug":"tim-peneliti-uin-ar-raniry-laksanakan-penelitian-internasional-di-tiga-negara-asia-tenggara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/11\/tim-peneliti-uin-ar-raniry-laksanakan-penelitian-internasional-di-tiga-negara-asia-tenggara\/","title":{"rendered":"Tim Peneliti UIN Ar-Raniry Laksanakan Penelitian Internasional di Tiga Negara Asia Tenggara"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> &#8211; Tim peneliti dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan penelitian internasional bertajuk <em>\u201cIslamophobia dan Pendidikan Islam di Asia Tenggara: Strategi Pencegahan dan Penanggulangan di Perguruan Tinggi.\u201d<\/em><\/p>\n<p>Penelitian ini melibatkan tiga negara di kawasan Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand, dan berlangsung sepanjang Oktober hingga November 2025.<\/p>\n<p>Tim peneliti terdiri atas Dr. Saifullah, M.A., Dr. Hazrullah, S.Pd.I., M.Pd., dan Dr. Azhari, M.A. dari Indonesia; Dr. Suhazlan Bin Suhaimi dari Malaysia; serta Dr. Razi Yaakop dari Thailand.<\/p>\n<p>Dalam rangkaian kegiatan penelitian tersebut, tim melakukan kunjungan ke sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Malaysia dan Thailand, antara lain Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Universiti Malaysia Terengganu (UMT), Songkla University, dan INSANI Patani.<\/p>\n<p>Kegiatan penelitian ini didanai melalui Anggaran DIPA UIN Ar-Raniry Banda Aceh Tahun 2025, yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Ar-Raniry.<\/p>\n<p>Ketua tim peneliti, Dr. Saifullah, M.A., menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan menggali informasi konstruktif serta pengalaman para akademisi mengenai fenomena dan dampak Islamofobia terhadap pendidikan Islam, khususnya di lingkungan perguruan tinggi kawasan Asia Tenggara.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin memahami sejauh mana Islamofobia berpengaruh terhadap pola pendidikan dan pembelajaran di perguruan tinggi, serta bagaimana upaya yang telah dilakukan untuk menanggulangi hal tersebut,\u201d ujar Dr. Saifullah.<\/p>\n<p>Sementara itu, Dr. Hazrullah, S.Pd.I., M.Pd., mengungkapkan bahwa hasil penelitian sementara menunjukkan adanya kesadaran yang tinggi di kalangan perguruan tinggi, baik yang berbasis Islam maupun umum, untuk terus menanamkan nilai-nilai akhlak, toleransi, dan penghormatan lintas agama.<\/p>\n<p>\u201cNamun demikian, tantangan dalam mengatasi gejala Islamofobia\u2014baik yang tampak secara nyata maupun yang tersembunyi\u2014masih menjadi persoalan yang memerlukan perhatian dan penanganan serius,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Dr. Azhari, M.A., menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para akademisi di Malaysia dan Thailand atas partisipasi dan dukungan mereka selama pelaksanaan penelitian.<\/p>\n<p>\u201cKami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh dosen dan akademisi di perguruan tinggi Malaysia dan Thailand atas kerja sama dan sambutan hangat yang diberikan. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan dedikasi mereka dengan pahala berlipat serta keberkahan dalam setiap langkah pengabdian,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Penelitian lintas negara ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan strategi pencegahan dan penanggulangan Islamofobia di lingkungan perguruan tinggi, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama akademik antarnegara di bidang studi Islam dan pendidikan. []<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Tim peneliti dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan penelitian internasional bertajuk \u201cIslamophobia dan Pendidikan Islam di Asia Tenggara: Strategi Pencegahan dan Penanggulangan di Perguruan Tinggi.\u201d Penelitian ini melibatkan tiga negara di kawasan Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand, dan berlangsung sepanjang Oktober hingga November 2025. Tim peneliti terdiri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":47,"featured_media":475988,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[60],"tags":[329896,329894,329895],"series":[],"class_list":["post-475984","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","tag-dampak-islamofobia","tag-peneliti-uin-ar-raniry","tag-riset-internasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/475984","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/47"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=475984"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/475984\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/475988"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=475984"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=475984"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=475984"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=475984"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}