{"id":476296,"date":"2025-11-13T09:42:00","date_gmt":"2025-11-13T02:42:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/13\/soeharto-diduga-terlibat-pelanggaran-ham-berat-mahfud-md-peristiwa-1966-itu-presidennya-belum-pak-harto\/"},"modified":"2025-11-13T09:50:37","modified_gmt":"2025-11-13T02:50:37","slug":"soeharto-diduga-terlibat-pelanggaran-ham-berat-mahfud-md-peristiwa-1966-itu-presidennya-belum-pak-harto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/13\/soeharto-diduga-terlibat-pelanggaran-ham-berat-mahfud-md-peristiwa-1966-itu-presidennya-belum-pak-harto\/","title":{"rendered":"Soeharto Diduga Terlibat Pelanggaran HAM Berat, Mahfud MD: Peristiwa 1966 Itu Presidennya Belum Pak Harto"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Mantan Menkopolhukam, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/mahfud-md\/\">Mahfud MD<\/a>, menanggapi pihak yang menyebut Soeherto terlibat pelangaran HAM berat masa lalu.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Yang saya dengar, Pak Harto itu kan diduga terlibat melakukan pelanggaran HAM berat,&#8221; katanya dilansir dari siniar Mahfud MD Official di Jakarta, Kamis, 13 November 2025.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Menurut Mahfud, sebenarnya tudingan itu tidak berdasar karena pemerintah tidak menyatakan Soeharto sebagai pelanggar HAM berat.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> itu pernah membuat pengakuan bahwa pernah terjadi pelanggaran HAM berat di dalam 13 peristiwa,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Sslah satunya, adalah peristiwa tahun 1965-1966. &#8220;Itu kan tidak menyebut nama Pak Harto, peristiwa-[nya] yang disebut, dan peristiwa 66 itu, presidennya belum Pak Harto,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Menurut Mahfud, presiden saat itu adalah Bung Karno. Kemudian, peristiwa 1965 atau peristiwa pembantaian orang-orang yang disebut PKI sudah diadili oleh Mahmilub.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Jadi Presiden Jokowi itu hanya mengatakan, mengakui terjadi pelanggaran HAM berat di 13 peristiwa,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Mahfud menegaskan, Presiden Jokowi mengakui itu bukan karena kehendaknya sebagai presiden, melainkan kehendak undang-undang.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Undang-undang mengatakan, yang menentukan satu peristiwa itu pelanggaran HAM berat atau bukan, itu adalah Komnas HAM,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Menurut Mahfud, kalau Komnas HAM telah menetapkan, maka presiden tidak boleh mengatakan tidak setuju atau menolak.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Gak boleh dong, undang-undangnya mengatakan begitu. Oleh sebab itu, [presiden] mengakui,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Meski mengakui ada peristiwa pelanggaran HAM berat, namun secara teknis yuridis atau hukum tidak bisa dibawa ke pengadilan.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Sudah dicoba berkali-kali, enggak bisa dibawa pengadilan. Ada yang buktinya gak ada, ada yang pelakunya enggak ada, dan seterusnya,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Atas dasar itu, Presiden Jokowi waktu itu memberikan keadilan terhadap korban pelanggaran HAM berat.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;[Penyelesaian] terhadap korban, bukan terhadap pelaku. Pelakunya siapa? Sudah 35 orang dibawa ke pengadilan bebas semua, enggak bisa dibuktikan,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Menurut Mahfud, penyelesaian para pelaku pelanggaran HAM berat itu urusan DPR, Kejaksaan Agung, dan Komnas HAM.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Silakan, gimana cara mengadili hal-hal yang setiap dibawa ke pengadilan tuh gagal terus, kan begitu,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Atas dasar itu, Mahfud menilai bahwa Soeharto tidak ada kaitannya secara langsung dengan peristiwa 1965 karena peristiwa 1965\u20131966 belum menjadi presiden.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Pak Harto jadi presiden kan tahun 1967, tanggal 11 Maret mengambil alih pemerintahan secara de facto, meskipun de jure-nya masih Bung Karno,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Mahfud menyebut ada tujuh tafsir, di antaranya dari NU, TNI, dan seterusnya. Ini belum ada pengadilannya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Oleh sebab itu, kalau itu tidak bisa dijadikan alasan untuk menolak [gelar Pahlawan Nasional Soeharto],&#8221; katanya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Ia berpendapat, kalau soal ada catatan hukum, semua presiden sama-sama mempunyai catatan.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Presiden-presiden tuh semuanya intervensionis. Kalau enggak intervensionis rakyatnya pecah, kira-kira gitu waktu itu alasannya,&#8221; katanya.***<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/476296?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Mantan Menkopolhukam, Mahfud MD, menanggapi pihak yang menyebut Soeherto terlibat pelangaran HAM berat masa lalu.\u00a0 &#8220;Yang saya dengar, Pak Harto itu kan diduga terlibat melakukan pelanggaran HAM berat,&#8221; katanya dilansir dari siniar Mahfud MD Official di Jakarta, Kamis, 13 November 2025. \u00a0 Menurut Mahfud, sebenarnya tudingan itu tidak berdasar karena pemerintah tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":476297,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-476296","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/476296","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=476296"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/476296\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/476297"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=476296"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=476296"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=476296"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=476296"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}