{"id":476326,"date":"2025-11-13T12:40:00","date_gmt":"2025-11-13T05:40:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/13\/dikecam-gegara-video-cium-anak-gus-elham-tutup-kolom-komentar-dan-kunci-instagram\/"},"modified":"2025-11-13T12:42:10","modified_gmt":"2025-11-13T05:42:10","slug":"dikecam-gegara-video-cium-anak-gus-elham-tutup-kolom-komentar-dan-kunci-instagram","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/13\/dikecam-gegara-video-cium-anak-gus-elham-tutup-kolom-komentar-dan-kunci-instagram\/","title":{"rendered":"Dikecam Gegara Video Cium Anak, Gus Elham Tutup Kolom Komentar dan Kunci Instagram"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Media sosial diguncang video pendakwah muda asal Kediri, Gus Elham Yahya (24), yang mencium seorang anak perempuan di atas panggung dakwah.Cuplikan itu tersebar luas di Instagram dan X, menimbulkan perdebatan panas mengenai batas kewajaran perilaku seorang tokoh agama di depan publik.<\/p>\n<p>Gerak tubuh dan gestur Gus Elham terhadap anak itu memicu gelombang kritik. Banyak warganet menilai tindakan tersebut tidak pantas dan melampaui batas, terlebih bagi figur publik yang seharusnya menjadi teladan moral.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Kunci Instagram Usai Video Gus Elham Cium Anak Viral<\/h2>\n<p>Kolom komentar unggahan Gus Elham pun ditutup, langkah yang dipandang sebagian orang sebagai upaya meredam kritik, namun bagi sebagian lain sebagai penghindaran tanggung jawab moral.<\/p>\n<p>Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi menanggapi insiden ini. Ketua PBNU, Alissa Wahid, menyatakan bahwa tindakan Gus Elham bertentangan dengan akhlakul karimah dan prinsip dakwah Islam rahmatan lil \u2018alamin.<\/p>\n<p>\u201cItu menodai nilai-nilai dakwah sendiri yang seharusnya memberikan teladan melalui sikap dan lakunya kepada umat,\u201d tegas Alissa.<\/p>\n<p>PBNU menekankan pentingnya menjaga marwah dakwah dan perlindungan anak-anak.<\/p>\n<p>Segala praktik dakwah yang mencederai kehormatan manusia, khususnya anak-anak, dianggap pelanggaran serius.<\/p>\n<p>\u201cPrinsip maqashid syariah inilah yang harus dipegang dan menjadi pertimbangan utama para pendakwah,\u201d tambah Alissa.<\/p>\n<p>Dalam menanggapi kasus serupa, PBNU membentuk Satuan Tugas Penanggulangan Kekerasan di Pesantren (SAKA) untuk mencegah pelecehan dan penyalahgunaan otoritas di lingkungan pesantren dan lembaga dakwah.<\/p>\n<p>\u201cDakwah harus menumbuhkan kemuliaan, bukan menistakan martabat manusia,\u201d ujar Alissa.<\/p>\n<p>Meski video Gus Elham menuai kecaman, sebagian kecil warganet mencoba membela, menyebutnya sebagai bentuk kasih sayang.<\/p>\n<p>Namun mayoritas publik menekankan bahwa figur publik di panggung dakwah wajib mempertimbangkan dampak moral dan sosial dari setiap tindakannya.***<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/476326?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Media sosial diguncang video pendakwah muda asal Kediri, Gus Elham Yahya (24), yang mencium seorang anak perempuan di atas panggung dakwah.Cuplikan itu tersebar luas di Instagram dan X, menimbulkan perdebatan panas mengenai batas kewajaran perilaku seorang tokoh agama di depan publik. Gerak tubuh dan gestur Gus Elham terhadap anak itu memicu gelombang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":476327,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-476326","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/476326","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=476326"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/476326\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/476327"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=476326"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=476326"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=476326"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=476326"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}