{"id":477043,"date":"2025-11-17T09:36:00","date_gmt":"2025-11-17T02:36:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/17\/wajar-ditolak-gerindra-dan-psi-budi-arie-kutu-loncat\/"},"modified":"2025-11-17T10:00:18","modified_gmt":"2025-11-17T03:00:18","slug":"wajar-ditolak-gerindra-dan-psi-budi-arie-kutu-loncat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/17\/wajar-ditolak-gerindra-dan-psi-budi-arie-kutu-loncat\/","title":{"rendered":"Wajar Ditolak Gerindra dan PSI: Budi Arie Kutu Loncat!"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Penolakan Partai Gerindra dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terhadap Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi merupakan hal yang wajar terjadi dalam dinamika <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a>.<\/p>\n<p>Menurut Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, setiap partai memiliki kalkulasi dan seleksi yang ketat sebelum menerima seseorang sebagai kader.\u00a0<\/p>\n<p>Termasuk mempertimbangkan rekam jejak, loyalitas, hingga manfaat elektoral yang mungkin diberikan.<\/p>\n<p>\u201cGerindra, kadernya menilai lebih banyak negatifnya bila menerima Budi Arie. Sebagian kader Gerindra setidaknya menilai Budi Arie hanya sosok kutu loncat yang tak banyak manfaatnya bagi partainya,\u201d kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin, 17 November 2025.<\/p>\n<p>Jamiluddin\u00a0 menambahkan, di internal Gerindra, muncul anggapan bahwa kehadiran Budi Arie justru berpotensi membawa masalah.<\/p>\n<p>?\u201cBudi Arie bisa saja dinilai layaknya virus yang dapat menebar penyakit di Gerindra. Karena itu, kader Gerindra merasa lebih baik menghindar dan bahkan mrnjauh dari virus,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, PSI disebut memiliki pertimbangan berbeda. Partai besutan Kaesang Pangarep itu dinilai tidak melihat nilai jual politik dari Budi Arie.<\/p>\n<p>\u201cKarena itu, PSI merasa tidak perlu menawarkan ke Budi Arie untuk bergabung untuk menjadi kadernya,\u201d ujar Jamiluddin.<\/p>\n<p>Bagi PSI, lanjutnya, sosok yang direkrut harus memiliki kemampuan menaikkan elektabilitas dan dukungan publik.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKarena itu, tak ada manfaat bagi PSI merekrut Budi Arie menjadi kadernya,\u201d tandasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Penolakan Partai Gerindra dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terhadap Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi merupakan hal yang wajar terjadi dalam dinamika Politik. Menurut Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, setiap partai memiliki kalkulasi dan seleksi yang ketat sebelum menerima seseorang sebagai kader.\u00a0 Termasuk mempertimbangkan rekam jejak, loyalitas, hingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":477044,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242,1420,10984,31099,200040,274908,319731,330189,330190],"series":[],"class_list":["post-477043","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik","tag-peristiwa","tag-psi","tag-projo","tag-budi-arie","tag-berita","tag-gerinda","tag-kutu-loncat","tag-budi-arie-kutu-loncat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/477043","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=477043"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/477043\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/477044"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=477043"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=477043"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=477043"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=477043"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}