{"id":477326,"date":"2025-11-18T12:56:33","date_gmt":"2025-11-18T05:56:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=477326"},"modified":"2025-11-18T12:56:33","modified_gmt":"2025-11-18T05:56:33","slug":"peryataan-serampangan-benny-k-harman-dan-luka-lama-aceh-yang-tak-boleh-diremehkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/18\/peryataan-serampangan-benny-k-harman-dan-luka-lama-aceh-yang-tak-boleh-diremehkan\/","title":{"rendered":"Peryataan Serampangan Benny K. Harman dan Luka Lama Aceh yang Tak Boleh Diremehkan"},"content":{"rendered":"<p>Pernyataan tidak cerdas kembali meluncur dari mulut seorang anggota parlemen di Jakarta. Kali ini, Benny K. Harman&#8211;politisi Partai Demokrat besutan SBY&#8211;dengan nada sinis melontarkan kalimat \u201cdikit-dikit MoU Helsinki.\u201d<\/p>\n<p>Satu kalimat pendek, tetapi cukup untuk mengguncang sendi-sendi kepercayaan Aceh yang selama dua dekade terakhir dibangun dengan penuh kesabaran dan darah yang sudah kering.<\/p>\n<p>Ucapan tersebut terdengar sepele, namun bagi Aceh, ia ibarat petir di siang bolong. Di tengah hiruk-pikuk isu korupsi nasional, tiba-tiba keluar kata-kata yang bukan hanya tidak pantas, tetapi juga merendahkan martabat sebuah daerah yang memiliki sejarah paling mahal dalam persoalan konflik dan perdamaian.<\/p>\n<p>Publik Aceh tidak menyangka kata-kata bernada meremehkan itu keluar dari seorang politisi senior Demokrat&#8211;partai yang selama ini berusaha menampilkan diri sebagai sahabat Aceh. Dan kini, dari Jakarta, justru muncul pernyataan yang menyambar hati rakyat di Serambi Mekah.<\/p>\n<p>Beginilah cara pusat kerap memperlakukan Aceh. Diberikan di awal, diabaikan belakangan, lalu dipertanyakan setelah itu. Sejarah panjang relasi Aceh\u2013Jakarta telah mencatat tinta hitam pengingkaran demi pengingkaran. Dan pernyataan Benny hanyalah satu titik dari rangkaian noktah gelap itu.<\/p>\n<p>Namun penulis masih mencoba memberi <em>benefit of the doubt<\/em>. Mungkin maksud Benny bukan untuk merendahkan Aceh. Mungkin ia sekadar ingin tampil intelektual, atau sekadar ingin menunjukkan bahwa dia \u201cberani\u201d di ruang sidang.<\/p>\n<p>Tapi celakanya, keberanian tanpa pengetahuan sama saja dengan petualangan politik yang membahayakan.<\/p>\n<p>Sebab dari ucapannya, terlihat jelas bahwa Benny tidak memahami apa itu MoU Helsinki. Ia tampak menganggap MoU tersebut hanya selembar dokumen biasa, setara kontrak bisnis atau nota kesepahaman seremonial yang bisa dilupakan setelah tepuk tangan berhenti.<\/p>\n<p>Padahal tidak! MoU Helsinki adalah napas baru bagi Aceh. Ia adalah pintu kedamaian yang menyelamatkan ribuan nyawa; dokumen yang menjadi tiang perdamaian setelah puluhan tahun konflik bersenjata memutus masa depan dan merenggut generasi. Kertas-kertas yang ditandatangani di Helsinki bukan tumpukan administrasi. Ia adalah perjanjian yang membalik sejarah: dari deru senjata ke meja dialog, dari penderitaan tanpa batas ke harapan baru bagi rakyat Aceh.<\/p>\n<p>Maka sangat tepat ketika Prof. Humam Hamid menyebut MoU Helsinki sebagai martabat rakyat Aceh. Ia bukan hanya dokumen, tapi identitas, kehormatan, dan pengikat perdamaian. Tanpa MoU Helsinki, tidak ada yang bisa menjamin Aceh berada pada titik damai seperti hari ini.<\/p>\n<p>Karena itu, ucapan Benny tidak bisa dianggap angin lalu. Ia merupakan bentuk kekerasan verbal terhadap rakyat Aceh\u2014terutama mereka yang tubuhnya pernah bersentuhan langsung dengan teror konflik, yang keluarganya hilang, yang rumahnya dibakar, yang bertahun-tahun hidup dalam ketakutan.<\/p>\n<p>Benar, tidak ada darah yang mengalir dari lisan Benny. Namun luka yang ia gores jauh lebih dalam: luka pada martabat dan memori jutaan rakyat Aceh.<\/p>\n<p>Dan Aceh, yang pernah terlalu sering disakiti, berhak marah atas ucapan yang meremehkan perdamaian yang mereka jaga dengan nyawa. ***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernyataan tidak cerdas kembali meluncur dari mulut seorang anggota parlemen di Jakarta. Kali ini, Benny K. Harman&#8211;politisi Partai Demokrat besutan SBY&#8211;dengan nada sinis melontarkan kalimat \u201cdikit-dikit MoU Helsinki.\u201d Satu kalimat pendek, tetapi cukup untuk mengguncang sendi-sendi kepercayaan Aceh yang selama dua dekade terakhir dibangun dengan penuh kesabaran dan darah yang sudah kering. Ucapan tersebut terdengar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":47,"featured_media":460751,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[37],"tags":[330257,330258,32797,251589],"series":[],"class_list":["post-477326","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini","tag-mou-helsinki-aceh","tag-politisi-partai-demokrat","tag-benny-k-harman","tag-konflik-aceh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/477326","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/47"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=477326"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/477326\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/460751"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=477326"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=477326"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=477326"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=477326"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}