{"id":477491,"date":"2025-11-19T10:29:00","date_gmt":"2025-11-19T03:29:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/19\/kondisi-mengenaskan-dosen-untag-tewas-di-kamar-hotel-banyak-ditemukan-kejanggalan\/"},"modified":"2025-11-19T10:33:14","modified_gmt":"2025-11-19T03:33:14","slug":"kondisi-mengenaskan-dosen-untag-tewas-di-kamar-hotel-banyak-ditemukan-kejanggalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/19\/kondisi-mengenaskan-dosen-untag-tewas-di-kamar-hotel-banyak-ditemukan-kejanggalan\/","title":{"rendered":"Kondisi Mengenaskan Dosen Untag Tewas di Kamar Hotel, Banyak Ditemukan Kejanggalan"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Dwinanda Linchia Levi (35), dosen muda Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, ditemukan tewas di kamar hotel di Jalan Telaga Bodas Raya, Gajahmungkur, Semarang, Senin (17\/11\/2025) pagi.<\/p>\n<p>Kematian korban masih menyisakan sejumlah kejanggalan, termasuk kaitannya dengan seorang perwira polisi, AKBP B.<\/p>\n<p>Kematian korban pertama kali dilaporkan oleh seorang perwira polisi berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) berinisial B, yang menjabat di Direktorat Samapta Polda Jawa Tengah bagian Pengendalian Massa (Dalmas).<\/p>\n<p>Kematian Dwinanda masih menimbulkan tanda tanya. AKBP B disebut sebagai saksi kunci dan diduga memiliki hubungan dekat dengan korban.<\/p>\n<p>Kerabat korban, Tiwi, mengungkapkan bahwa Dwinanda ternyata satu kartu keluarga (KK) dengan AKBP B.<\/p>\n<p>\u201cIya, korban satu KK dengan saksi pertama, katanya sebagai saudara. Kecurigaan muncul saat adik saya menanyakan alamat korban, ternyata mereka tercatat dalam KK yang sama,\u201d ujar Tiwi, Selasa (18\/11\/2025).<\/p>\n<p>Tiwi menambahkan bahwa keluarga baru mengetahui hubungan ini pada Selasa siang. Menurutnya, korban dimasukkan ke KK AKBP B agar bisa pindah KTP ke Semarang.<\/p>\n<p>Meski begitu, keluarga mempertanyakan mengapa polisi tersebut tidak hadir di rumah sakit saat jenazah korban akan diautopsi.<\/p>\n<p>\u201cKalau namanya saudara, seharusnya hadir,\u201d kata Tiwi.<\/p>\n<p>Kematian Dwinanda juga menimbulkan kejanggalan lain.<\/p>\n<p>Keluarga baru menerima informasi kematiannya pada Senin petang, padahal korban ditemukan pagi harinya.<\/p>\n<p>Kondisi korban saat ditemukan juga menimbulkan tanda tanya, karena berada telanjang di lantai kamar tanpa alas, dengan wajah berbeda dari semasa hidup.<\/p>\n<p>\u201cKami melihat ada darah keluar dari hidung, mulut, dan bagian intim korban. Ini membuat keluarga masih merasa janggal,\u201d jelas Tiwi.<\/p>\n<p>Meski demikian, keluarga masih menunggu keputusan keluarga besar terkait langkah hukum selanjutnya.<\/p>\n<p>\u201cSebenarnya keluarga sudah ingin menindaklanjuti, tapi kita menunggu keputusan kakak kandung korban,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p><b>Sosok Dwinanda Linchia Levi<\/b><\/p>\n<p>Menurutnya, korban dikenal sebagai sosok pendiam. Ia sudah merantau bekerja di Kota Semarang sekitar empat tahun terakhir.<\/p>\n<p>Korban yang merupakan warga asli Purwokerto merantau ke kota Semarang setelah ayah dan ibunya meninggal dunia.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Korban masih sendiri (lajang), ia kuliah hingga jadi dosen tetap di Untag belum lama sekitar 2021 atau 2022,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Selama merantau di Semarang, korban sebenarnya tidak tinggal di kos-hotel tersebut.\u00a0<\/p>\n<p>Korban memiliki kamar kos sendiri yang lokasinya tak jauh dari kostel tempat korban ditemukan meregang nyawa.<\/p>\n<p>&#8220;Ya kabarnya korban sering keluar masuk kostel itu akhir-akhir ini,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, korban juga tidak memiliki riwayat penyakit tertentu selama tinggal di kota Semarang.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Korban dari dulu kelihatan sehat tidak ada tanda-tanda sakit tertentu,&#8221; jelas Tiwi.<\/p>\n<p>Sejauh ini, keluarga korban belum bisa mengungkap hasil autopsi jenazah DLL.<\/p>\n<p>Ia menyebut, hingga Selasa malam, pihak keluarga yang menunggu proses tersebut di rumah sakit belum memberikan kabar.<\/p>\n<p><b>Keterangan Alumni<\/b><\/p>\n<p>Ketua Umum Komunitas Muda Mudi Alumni Untag Semarang Jansen Henry Kurniawan mengatakan bahwa korban pernah bercerita soal sosok AKBP B.<\/p>\n<p>&#8220;Saya adalah mahasiswa bimbingan skripsi beliau (korban), nah beliau pernah cerita kepada saya soal polisi berpangkat AKBP ini,&#8221; ucapnya, Selasa.<\/p>\n<p>Korban diduga mempunyai hubungan dekat dengan seorang polisi tersebut.<\/p>\n<p>Polisi tersebut yang pertama kali melaporkan kematian korban, padahal antara mereka berdua tidak ada ikatan saudara.<\/p>\n<p>&#8220;Korban merupakan perempuan lajang sebaliknya polisi ini sudah berkeluarga,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Meski begitu, Jansen menyebut pihaknya enggan berspekulasi lebih jauh soal dugaan hubungan antara korban dengan AKBP B tersebut.<\/p>\n<p>Ia hanya ingin kasus kematian korban diungkap secara transparan, tuntas, dan berkeadilan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami harap kasus ini dibuka secara terang benderang tanpa ada kesan kepolisian melindungi oknum atau institusi tertentu,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p><b>Keterangan Polisi<\/b><\/p>\n<p>Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena belum bisa memberikan keterangan detail mengenai hubungan korban dengan AKBP B.<\/p>\n<p>&#8220;Saya belum tahu (mereka pasangan),&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Namun, dirinya memastikan bakal memeriksa polisi tersebut karena menjadi saksi utama kejadian.<\/p>\n<p>&#8220;Ya tentu akan kami periksa dia, kami ingin tahu peristiwa sebenarnya seperti apa,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Selain AKBP B, kepolisian juga akan memeriksa saksi dari hotel.<\/p>\n<p>Pihaknya juga akan mengumpulkan barang bukti pendukung seperti rekaman CCTV hotel.<\/p>\n<p>&#8220;Kami juga melakukan autopsi jenazah korban untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Dwinanda Linchia Levi (35), dosen muda Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, ditemukan tewas di kamar hotel di Jalan Telaga Bodas Raya, Gajahmungkur, Semarang, Senin (17\/11\/2025) pagi. Kematian korban masih menyisakan sejumlah kejanggalan, termasuk kaitannya dengan seorang perwira polisi, AKBP B. Kematian korban pertama kali dilaporkan oleh seorang perwira polisi berpangkat Ajun Komisaris [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":477492,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-477491","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/477491","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=477491"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/477491\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/477492"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=477491"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=477491"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=477491"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=477491"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}