{"id":478796,"date":"2025-11-27T13:46:00","date_gmt":"2025-11-27T06:46:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/27\/ditengah-situasi-memanas-rais-aam-pbnu-dan-gus-yahya-satu-pesawat-tanpa-saling-bicara\/"},"modified":"2025-11-27T13:49:38","modified_gmt":"2025-11-27T06:49:38","slug":"ditengah-situasi-memanas-rais-aam-pbnu-dan-gus-yahya-satu-pesawat-tanpa-saling-bicara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/27\/ditengah-situasi-memanas-rais-aam-pbnu-dan-gus-yahya-satu-pesawat-tanpa-saling-bicara\/","title":{"rendered":"Ditengah Situasi Memanas, Rais Aam PBNU dan Gus Yahya Satu Pesawat Tanpa Saling Bicara&#8230;"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Di tengah memanasnya polemik kepemimpinan di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), sebuah momen hening justru muncul dari ketinggian 30.000 kaki.Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan mantan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) secara tak terduga berada dalam satu pesawat yang sama pada Kamis (27\/11\/2025)\u2014tanpa ada percakapan sedikit pun di antara keduanya.<\/p>\n<p>Foto keduanya yang berada dalam satu maskapai Batik Air ID 7511 dari Jakarta menuju Surabaya beredar cepat di media sosial.<\/p>\n<p>Di tengah situasi organisasi yang memanas, publik pun langsung menafsirkan momen itu sebagai sinyal <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a>.<\/p>\n<p>Namun Wasekjen PBNU H Nur Hidayat buru-buru memberikan klarifikasi agar spekulasinya tidak melebar.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Pertemuan Tak Sengaja di Kabin Pesawat<\/h2>\n<p>Menurut laporan resmi yang diteruskan kepada Kompas.com, Rais Aam duduk di kursi 3D, sementara Gus Yahya dan rombongannya berada tepat di baris kedua.<\/p>\n<p>Hanya berjarak beberapa langkah, namun jarak psikologis antara dua pucuk pimpinan PBNU itu terlihat begitu lebar.<\/p>\n<p>\u201cTidak ada pembicaraan apa pun selama di dalam pesawat,\u201d tegas Nur Hidayat.<\/p>\n<p>Sebuah kalimat pendek yang menggambarkan betapa tegangnya relasi dua tokoh yang sebelumnya bekerja satu barisan di PBNU.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Turun Pesawat, Dua Arah yang Hampir Bertemu<\/h2>\n<p>Setibanya di Bandara Juanda pukul 07.28 WIB, staf Gus Yahya sempat mengarahkan Rais Aam menuju ruang VIP.<\/p>\n<p>Namun Rais Aam memilih berjalan menuju parkiran karena sehari sebelumnya beliau berangkat menggunakan mobil pribadi.<\/p>\n<p>Di titik inilah Gus Yahya dan rombongan menyusul dari belakang sambil menyampaikan permohonan waktu untuk bersilaturahim.<\/p>\n<p>Rais Aam menjawab singkat, \u201cMangke kulo ningali jadwal.\u201d Jawaban yang sopan, namun bernada menjaga jarak.<\/p>\n<p>Momen berjalan beriringan inilah yang diabadikan sejumlah kamera ponsel, lalu menyebar luas, memancing tanya: apakah ini tanda mencairnya hubungan atau justru menunjukkan ketegangan yang ditutup rapi?<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Permintaan Take Down Foto dan Video<\/h2>\n<p>Karena khawatir disalahartikan, Rais Aam melalui stafnya meminta semua foto dan video pertemuan singkat itu di-take down.<\/p>\n<p>PBNU menegaskan, konteksnya murni situasional dan bukan momentum politik.<\/p>\n<p>\u201cPersoalan organisasi harus diselesaikan melalui mekanisme resmi PBNU, bukan opini publik,\u201d ujar Nur Hidayat kepada Kompas.com, Kamis.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Bayangan Konflik Besar di Balik Momen Sunyi<\/h2>\n<p>Pertemuan tanpa percakapan itu terjadi hanya sehari setelah Syuriyah PBNU menyatakan masa jabatan Gus Yahya sebagai Ketua Umum berakhir karena melewati tenggat pengunduran diri berdasarkan risalah Rapat Harian Syuriyah.<\/p>\n<p>Gus Yahya membantah tegas, menyebut dirinya masih ketua umum yang sah.<\/p>\n<p>Ketegangan dua pucuk pimpinan PBNU itu kini tersisa dalam potret:<\/p>\n<p>Dua tokoh, satu organisasi. Dua kursi berdekatan, tetapi tanpa satu kata pun terucap.<\/p>\n<p>Sebuah momen sunyi yang\u2014bagi publik\u2014justru berbicara sangat keras.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Di tengah memanasnya polemik kepemimpinan di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), sebuah momen hening justru muncul dari ketinggian 30.000 kaki.Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan mantan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) secara tak terduga berada dalam satu pesawat yang sama pada Kamis (27\/11\/2025)\u2014tanpa ada percakapan sedikit pun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":478797,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-478796","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/478796","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=478796"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/478796\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/478797"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=478796"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=478796"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=478796"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=478796"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}