{"id":479203,"date":"2025-11-29T12:11:00","date_gmt":"2025-11-29T05:11:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/update-korban-banjir-bandang-sumatra-total-174-orang-meninggal\/"},"modified":"2025-11-29T12:21:31","modified_gmt":"2025-11-29T05:21:31","slug":"update-korban-banjir-bandang-sumatra-total-174-orang-meninggal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/update-korban-banjir-bandang-sumatra-total-174-orang-meninggal\/","title":{"rendered":"Update Korban Banjir Bandang Sumatra: Total 174 Orang Meninggal"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Sumatera dilanda bencana besar. <a title=\"Banjir\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/banjir\/\">Banjir<\/a> bandang dan longsor menerjang tiga provinsi; Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat, yang mengakibatkan putusnya jalur darat utama dan menelan ratusan korban jiwa.<\/p>\n<p>Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, melaporkan angka korban hingga Jumat malam 28 November 2025 sangat memprihatinkan:<\/p>\n<p>Sumatra Utara menjadi yang paling banyak memakan korban jiwa yakni hingga 116 orang dan 42 lainnya masih dinyatakan hilang.<\/p>\n<p>Korban tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Tapanuli Utara sebanyak 11 orang, Tapanuli Tengah 51 orang, Tapanuli Selatan 32 orang, Kota Sibolga 17 orang, Humbang Hasundutan 6 orang, Kota Padang Sidempuan 1 orang, serta Pakpak Barat 2 orang.<\/p>\n<p>&#8220;Per hari ini kami mendata korban meninggal dunia 116 dan 42 masih dalam pencarian. Tentu saja data ini akan berkembang terus masih ada titik-titik yang belum ditembus. Yang diindikasikan di lokasi longsor itu mungkin juga ada korban jiwa,&#8221; ungkap Suharyanto melalui pernyataan yang dirilis BNPB, dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 29 November 2025.<\/p>\n<p>Di Aceh, korban tersebar di 20 kabupaten\/kota, memaksa 4.846 KK mengungsi. Sementara di Sumatra Barat, 23 orang meninggal dan 3.900 KK mengungsi, dengan lima jembatan hancur dan jalur nasional Bukittinggi-Padang terputus longsor.<\/p>\n<p>&#8220;Data ini akan berkembang terus. Masih ada titik-titik yang belum ditembus, yang diindikasikan mungkin juga ada korban jiwa,&#8221; ungkap Suharyanto.<\/p>\n<p>Di Sumatra Barat, BNPB mencatat korban meninggal dunia mencapai 23 orang, sementara itu 12 orang hilang dan 4 lainnya luka-luka. Para korban ini tersebar di beberapa wilayah seperti Padang Panjang, Tanah Datar, Agam, Kota Padang, serta Pasaman Barat.<\/p>\n<p>Beberapa wilayah melaporkan titik pengungsian, di antaranya 50 titik di Pesisir Selatan, 3 titik di Kota Padang, dan beberapa titik lain di Kabupaten Solok, Pasaman, dan Tanah Datar. Jumlah total sementara pengungsi ada 3.900 KK.<\/p>\n<p>BMKG menyebut bencana ini dipicu oleh fenomena tak lazim: Siklon Tropis Senyar. Siklon ini menyebabkan curah hujan ekstrem disertai angin kencang di tiga wilayah, memicu banjir bandang, longsor, dan bahkan gelombang tinggi di Selat Malaka.<\/p>\n<p>&#8220;Fenomena seperti Siklon Tropis Senyar tergolong tidak umum di wilayah perairan Selat Malaka, apalagi jika sampai melintasi daratan,&#8221; kata Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani.<\/p>\n<p>Pemerintah terus berupaya keras menyalurkan bantuan darurat dan menggunakan teknologi seperti Starlink untuk mengatasi putusnya jaringan telekomunikasi di lokasi bencana.<\/p>\n<div id=\"gtx-trans\" style=\"position: absolute; left: 253px; top: 72px;\">\n<div class=\"gtx-trans-icon\"><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumatera dilanda bencana besar. Banjir bandang dan longsor menerjang tiga provinsi; Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat, yang mengakibatkan putusnya jalur darat utama dan menelan ratusan korban jiwa<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":479204,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[1],"tags":[1830,15814,29551,50432,274908,328874,330846,330847,68,330848,625,1420],"series":[],"class_list":["post-479203","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-longsor","tag-banjir-bandang","tag-korban-banjir","tag-banjir-dan-longsor","tag-berita","tag-banjir-aceh","tag-banjir-sumut","tag-banjir-sumbar","tag-headline","tag-jumlah-korban-banjir","tag-banjir","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/479203","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=479203"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/479203\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/479204"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=479203"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=479203"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=479203"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=479203"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}