{"id":479339,"date":"2025-11-29T23:43:00","date_gmt":"2025-11-29T16:43:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/"},"modified":"2025-11-30T06:10:56","modified_gmt":"2025-11-29T23:10:56","slug":"audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/","title":{"rendered":"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Tim Audit Akuntan Publik Gatot Permadi, Azwir dan Abimail (GPAA) menemukan dugaan penyimpangan atau kecurangan (<em>fraud<\/em>) dalam pengelolaan dana penyelenggaraan Religion 20 (R20) di Bali pada 2022 yang diterima <a title=\"PBNU\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pbnu\/\">PBNU<\/a> dari Rabithah Alam Islami atau Muslim World League (MLW).<\/p>\n<p>Dalam laporan evaluasi audit terungkap bahwa PBNU menerima sumbangan dana sebesar Rp52.629.144.750 (Rp52,629 miliar) miliar dari MLW yang dikirimkan dalam dua tahap, yakni Rp25,767 miliar pada 16 September 2022 dan Rp26,861 miliar pada 24 Oktober 2022.<\/p>\n<p>Dana tersebut dikirim Rabithah Alam Islami ke rekening Mandiri PBNU yang dalam laporan audit disebut dikendalikan oleh Mardani H. Maming, yang saat itu menjabat sebagai Bendahara Umum PBNU sekaligus eks Bupati Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan.<\/p>\n<p>&#8220;Rabithah Alam Islami memberikan dukungan dana untuk biaya penyelenggaraan R20 sebesar Rp 52.629.144.750,-. Dana sejumlah tersebut ditransfer dalam dua termin, masing-masing sebesar Rp 25.767.719.250,- pada 16 September 2022 dan Rp 26.861.425.500,- pada 24 Oktober 2022,&#8221; tulis audit dalam dokumen yang dikutip pada Jumat (28\/11\/2025).<\/p>\n<p>Dari total dana tersebut, audit menemukan dana digunakan untuk transfer ke rekening bank di luar negeri senilai Rp23,178 miliar. Transfer pertama dilakukan pada 19 September 2022 sebesar Rp11,31 miliar melalui rekening Bank Mandiri 12xxx, dan transfer kedua dilakukan pada 7 November 2022 sebesar Rp11,86 miliar melalui rekening Bank Mandiri 10xxx.<\/p>\n<p>Selain transfer ke luar negeri, audit juga mencatat tidak terdapat dokumen atau bukti pertanggungjawaban atas pengeluaran yang dibukukan sebesar Rp51,74 miliar dalam kegiatan acara tersebut. Setelah dikurangi nilai transfer ke luar negeri, masih terdapat sisa pengeluaran Rp28,57 miliar yang tidak dapat diverifikasi terkait eksistensi kegiatan R20 tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Belum diperolehnya dokumen atau bukti pertanggungjawaban penggunaan uang atau pengeluaran dana kegiatan R20 oleh Tim Audit menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan R20 tidak memenuhi standar akuntansi yang berlaku umum atau melanggar ketentuan Pasal 98 Ayat (1) ART NU,&#8221; tulis dokumen tersebut.<\/p>\n<p>Pada saat yang sama, kondisi ini dinilai bertentangan dengan tujuan kerja sama antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Rabithah Alam Islami.<\/p>\n<p>&#8220;Kondisi tersebut juga menimbulkan kecurigaan adanya indikasi kecurangan atau fraud dalam pengelolaan dana sumbangan\/sponsorship untuk kegiatan R20,&#8221; tegas Tim Audit.<\/p>\n<p>Hal itu juga dinilai bertentangan dengan prinsip pengelolaan keuangan dan kekayaan Nahdlatul Ulama sebagaimana diatur dalam Pasal 97\u201398 Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama (ART NU). Pasal 98 Ayat (1) ART NU mengatur bahwa &#8220;Kekayaan Nahdlatul Ulama dan perangkat perkumpulannya berupa dana, harta benda bergerak dan\/atau harta benda tidak bergerak harus dicatatkan sebagai kekayaan Perkumpulan Nahdlatul Ulama sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum&#8221;.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Pasal 98 Ayat (2) ART NU mengatur bahwa &#8220;Perolehan, pengalihan, dan pengelolaan kekayaan serta penerimaan dan pengeluaran keuangan Nahdlatul Ulama diaudit setiap tahun oleh akuntan publik&#8221;.<\/p>\n<p>Dokumen audit ini diperkuat kebenarannya oleh pernyataan Katib Syuriyah PBNU, KH Sarmidi Husna, yang membenarkan keberadaan dokumen tersebut. Ia menyebut temuan terkait tata kelola keuangan menjadi salah satu alasan pemecatan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dari jabatan Ketua Umum PBNU.<\/p>\n<p>\u201cItu salah satu alasan. Kan ada alasan-alasan tuh, poin 1,2,3, nah itu kan alasan. Itu masuk poin 3, soal tata kelola keuangan,\u201d kata Sarmidi saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (27\/11\/2025).<\/p>\n<p>Sarmidi juga menegaskan adanya aliran dana sebagaimana muncul dalam pemberitaan, meski PBNU belum dapat menjelaskan secara rinci kepada publik.<\/p>\n<p>\u201cItu kalau kami melihat data yang ada, itu benar, benar adanya ada aliran yang masuk itu. Tapi secara rinci kami memang tidak bisa menjelaskan secara rinci depan panjenengan semua. Saya kira sudah dapat dipahami,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Diketahui, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menginisiasi pelaksanaan Forum R20 bekerja sama dengan Liga Muslim Dunia (MWL). Forum ini digelar pada 2\u20133 November 2022 di Bali dengan menghadirkan pemimpin agama dan sekte-sekte dunia, baik dari negara anggota G20 maupun negara di luar presidensi G20. Sebanyak 32 negara terkonfirmasi hadir dengan total peserta mencapai 464 partisipan, serta 40 pembicara dari lima benua.<\/p>\n<p>Adapun topik yang dikaji dalam forum tersebut mencakup Historical Grievances (Kepedihan Sejarah), Pengungkapan Kebenaran, Rekonsiliasi, dan Pengampunan; Mengidentifikasi dan Merangkul Nilai-Nilai Mulia dari Agama dan Peradaban Besar Dunia; Rekontekstualisasi Ajaran Agama yang Usang dan Bermasalah; Identifikasi Nilai-Nilai yang Diperlukan untuk Menjamin Koeksistensi Damai; serta Ekologi Spiritual. Forum R20 diselenggarakan secara berkesinambungan mengikuti urutan presidensi G20, yakni di India pada 2023, Brasil pada 2024, dan Afrika Selatan pada 2025.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Rp100 Miliar dari Mardani H Maming<\/h3>\n<p>Sebelumnya, Audit keuangan internal PBNU juga mengungkap serangkaian aliran dana masuk dan keluar yang melibatkan Mardani H. Maming, mantan Bendahara Umum PBNU sekaligus eks Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Dokumen tersebut menunjukkan dugaan aliran dana Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) senilai Rp100 miliar ke rekening PBNU pada 2022, selain sejumlah transaksi besar lainnya melalui rekening Bank Mandiri PBNU yang dikendalikan Maming.<\/p>\n<p>Analisis dokumen berasal dari laporan audit yang dilakukan Kantor Akuntan Publik Gatot Permadi, Azwir dan Abimail (GPAA). Laporan ini disusun sebagai bahan pertimbangan Rais Aam, pemegang mandat Syuriyah, dan mengacu pada laporan penerimaan dan pengeluaran PBNU serta prosedur audit yang disepakati untuk periode 1 Januari hingga 31 Desember 2022.<\/p>\n<p>Dokumen audit mencatat dana masuk ke rekening PBNU berasal dari Grup PT Batulicin Enam Sembilan milik Maming, dengan total Rp100 miliar yang ditransfer dalam empat tahap: 20 Juni 2022 sebesar Rp20 miliar dan Rp30 miliar, serta 21 Juni 2022 sebesar Rp35 miliar dan Rp15 miliar. Semua transaksi tercatat untuk HUT ke-100 PBNU dan operasional kegiatan lain.<\/p>\n<p>\u201cBerdasarkan data yang ada diketahui bahwa dana sejumlah Rp100 miliar yang masuk ke rekening Bank Mandiri atas nama PBNU pada tanggal 20 dan 21 Juni 2022 dalam empat kali transaksi adalah berasal dari Grup PT Batulicin Enam Sembilan milik Mardani H. Maming,\u201d tulis dokumen tersebut, dikutip Kamis (27\/11\/2025).<\/p>\n<p>Sehari setelah aliran dana masuk, pada 22 Juni 2022, Maming ditetapkan sebagai tersangka oleh <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a> dalam kasus dugaan suap izin usaha pertambangan (IUP).<\/p>\n<p>\u201cPada tanggal 22 Juni 2022, Mardani H. Maming diumumkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai tersangka dugaan suap pemberian izin usaha pertambangan saat menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu,\u201d tulis dokumen audit.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">PBNU Bantah<\/h3>\n<p>Sementara itu PBNU membantah adanya dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait temuan dana Rp100 miliar yang masuk ke rekening PBNU pada 2022. Bendahara Umum PBNU Sumantri Suwarno menegaskan, seluruh transaksi keluar dan masuk dalam rekening tersebut merupakan instruksi langsung dari Mardani H. Maming, yang ketika itu menjabat Bendahara Umum PBNU.<\/p>\n<p>Tanggapan Sumantri ini juga berdasarkan delegasi dari Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.<\/p>\n<p>Menurut Sumantri, dokumen yang beredar tersebut bukanlah hasil audit final sehingga tidak bisa dijadikan dasar penilaian hukum maupun organisatoris. Menurut dia, audit yang belum rampung tidak layak dijadikan acuan untuk menarik kesimpulan, termasuk terkait isu TPPU.<\/p>\n<p>\u201cOke, jadi pertama ini jelas bisa dikutip bahwa hasil audit itu sebenarnya belum selesai. Dan audit ini audit umum yang tidak bisa mengambil kesimpulan ini ada TPPU atau tidak,&#8221; kata Sumantri saat dihubungi inilah.com di Jakarta, Sabtu (29\/11\/2025).<\/p>\n<p>Sumantri menilai narasi bahwa PBNU bisa terseret TPPU adalah keliru. Ia menjelaskan TPPU hanya dapat diproses ketika terdapat pidana asal yang telah dinyatakan terbukti di pengadilan. Ia menegaskan, dalam kasus Mardani Maming, tidak ada vonis TPPU.<\/p>\n<p>\u201cKalau dalam kasus Maming, kan Maming tidak kena pidana vonis TPPU. Jadi ancaman TPPU itu nggak relevan,&#8221; kata Sumantri.<\/p>\n<p>Lebih lanjut ia menyebut aliran dana Rp100 miliar, baik masuk maupun keluar, dikelola sepenuhnya atas instruksi Mardani Maming. \u201cMardani Maming waktu itu bendara umum, dia tahu nomor rekeningnya dan dia juga pernah tanda tangan cek,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ia juga menerangkan dana tersebut merupakan setoran dari perusahaan milik Maming. Menurutnya, PBNU saat itu hanya menerima perintah.<\/p>\n<p>\u201cLah dia bendum, yang masukin uang dia sendiri dari rekening perusahaan dia. Ya buat saya, ketika dia memerintahkan untuk mengeluarkan lagi, kita keluarkan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Sumantri menyebut posisinya hanya menjalankan fungsi administratif saat Maming berstatus tersangka dan tidak dapat menandatangani cek sendiri.<\/p>\n<p>\u201cCeknya diberikan lewat saya karena kan Maming tersangka. Jadi dia nyuruh orang dari PBNU, maksudnya karena saya bendara, ceknya ke saya, saya kasih tim dia,&#8221; kata Sumantri.<\/p>\n<p>Ia menambahkan seluruh transaksi tersebut atas perintah Maming dan telah diklarifikasi oleh auditor.<\/p>\n<p>Selain itu, ia juga menyebut PBNU tidak memiliki pengetahuan maupun peran aktif dalam sumber dana yang disetor ke rekening organisasi. \u201cPBNU ini pasif, kita nggak ngerti,&#8221; ucap dia.<\/p>\n<p>&#8220;Duit keluar masuk itu semua memang dikendalikan oleh Maming karena Maming posisinya masih sebagai bendara umum,&#8221; sambung Sumantri.<\/p>\n<p>Sumantri mengingatkan, dugaan korupsi yang menjerat Maming di KPK terjadi saat ia menjadi Bupati Tanah Bumbu pada 2012\u20132018, jauh sebelum ia masuk PBNU pada 2022.<\/p>\n<p>\u201cMaming itu kena korupsi waktu dia jadi bupati, yaitu 2012-2018. Dia itu masuk PBNU 2022. Batas waktu tindakan korupsi dia dengan dia jadi bendara umum aja jauh,&#8221; katanya.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/479339?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tim Audit Akuntan Publik Gatot Permadi, Azwir dan Abimail (GPAA) menemukan dugaan penyimpangan atau kecurangan (fraud) dalam pengelolaan dana penyelenggaraan Religion 20 (R20) di Bali pada 2022 yang diterima PBNU dari Rabithah Alam Islami atau Muslim World League (MLW)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":479340,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[114056],"tags":[274908,24485,243,686,1420],"series":[],"class_list":["post-479339","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-komunitas","tag-berita","tag-gus-yahya","tag-hukum","tag-pbnu","tag-peristiwa"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t\n\t<meta name=\"description\" content=\"Tim Audit Akuntan Publik Gatot Permadi, Azwir dan Abimail (GPAA) menemukan dugaan penyimpangan atau kecurangan (fraud) dalam pengelolaan dana penyelenggaraan Religion 20 (R20) di Bali pada 2022 yang diterima PBNU dari Rabithah Alam Islami atau Muslim World League (MLW)\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\"\/>\n\t<meta name=\"p:domain_verify\" content=\"589a976c546e720e3c097582d1f4946f\" \/>\n\t<meta name=\"keywords\" content=\"berita,gus yahya,hukum,pbnu,peristiwa,komunitas\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO Pro (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Harian Aceh Indonesia - HARIANACEH.co.id\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Tim Audit Akuntan Publik Gatot Permadi, Azwir dan Abimail (GPAA) menemukan dugaan penyimpangan atau kecurangan (fraud) dalam pengelolaan dana penyelenggaraan Religion 20 (R20) di Bali pada 2022 yang diterima PBNU dari Rabithah Alam Islami atau Muslim World League (MLW)\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/11\/vp5Bd.webp.jpeg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/11\/vp5Bd.webp.jpeg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"360\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-29T16:43:00+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-29T23:10:56+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@harianacehcoid\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Tim Audit Akuntan Publik Gatot Permadi, Azwir dan Abimail (GPAA) menemukan dugaan penyimpangan atau kecurangan (fraud) dalam pengelolaan dana penyelenggaraan Religion 20 (R20) di Bali pada 2022 yang diterima PBNU dari Rabithah Alam Islami atau Muslim World League (MLW)\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@harianacehcoid\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/11\/vp5Bd.webp.jpeg\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu baca\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/11\\\/29\\\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/komunitas\\\/#listItem\",\"name\":\"KOMUNITAS\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/komunitas\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"KOMUNITAS\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/komunitas\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/11\\\/29\\\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\\\/#listItem\",\"name\":\"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id#listItem\",\"name\":\"Beranda\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/11\\\/29\\\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/komunitas\\\/#listItem\",\"name\":\"KOMUNITAS\"}}]},{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/11\\\/29\\\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\\\/#newsarticle\",\"name\":\"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU\",\"headline\":\"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/vp5Bd.webp.jpeg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"\\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto\"},\"datePublished\":\"2025-11-29T23:43:00+07:00\",\"dateModified\":\"2025-11-30T06:10:56+07:00\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/11\\\/29\\\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/11\\\/29\\\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"KOMUNITAS, berita, gus yahya, hukum, pbnu, peristiwa\",\"dateline\":\"Dipublish pada November 29, 2025.\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\",\"name\":\"Harian Aceh Indonesia\",\"description\":\"HARIANACEH.co.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/\",\"email\":\"desk.harianaceh@gmail.com\",\"telephone\":\"+628972920416\",\"foundingDate\":\"2013-06-10\",\"numberOfEmployees\":{\"@type\":\"QuantitativeValue\",\"value\":10},\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/logo-hai-312x55-1.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/11\\\/29\\\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\\\/#organizationLogo\",\"width\":312,\"height\":55,\"caption\":\"Logo Harian Aceh Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/11\\\/29\\\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.x.com\\\/harianacehcoid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianaceh.indonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/harianacehindonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@kantorberitahai\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/harian-aceh-indonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tumblr.com\\\/harianaceh\",\"https:\\\/\\\/id.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Harian_Aceh_Indonesia\",\"https:\\\/\\\/bsky.app\\\/profile\\\/harianaceh.bsky.social\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/11\\\/29\\\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9a3fb95bba4689db9e247ba8ff8b6a9b9b2da73b1d9ab6661dd7565f4f87a54e?s=96&d=mm&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.twitter.com\\\/harianacehcoid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianacehindonesia\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.pinterest.com\\\/harianaceh\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@kantorberitahai\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/harian-aceh-indonesia\",\"https:\\\/\\\/harianacehindonesia.tumblr.com\",\"https:\\\/\\\/id.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Harian_Aceh_Indonesia\",\"https:\\\/\\\/bsky.app\\\/profile\\\/harianaceh.bsky.social\",\"https:\\\/\\\/www.threads.com\\\/@harianaceh.indonesia\"]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/11\\\/29\\\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/11\\\/29\\\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\\\/\",\"name\":\"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU\",\"description\":\"Tim Audit Akuntan Publik Gatot Permadi, Azwir dan Abimail (GPAA) menemukan dugaan penyimpangan atau kecurangan (fraud) dalam pengelolaan dana penyelenggaraan Religion 20 (R20) di Bali pada 2022 yang diterima PBNU dari Rabithah Alam Islami atau Muslim World League (MLW)\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/11\\\/29\\\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/vp5Bd.webp.jpeg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/11\\\/29\\\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\\\/#mainImage\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"\\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/11\\\/29\\\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-11-29T23:43:00+07:00\",\"dateModified\":\"2025-11-30T06:10:56+07:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/\",\"name\":\"Harian Aceh Indonesia\",\"description\":\"HARIANACEH.co.id\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t\r\n\t\t<title>Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU<\/title>\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU","description":"Tim Audit Akuntan Publik Gatot Permadi, Azwir dan Abimail (GPAA) menemukan dugaan penyimpangan atau kecurangan (fraud) dalam pengelolaan dana penyelenggaraan Religion 20 (R20) di Bali pada 2022 yang diterima PBNU dari Rabithah Alam Islami atau Muslim World League (MLW)","canonical_url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"berita,gus yahya,hukum,pbnu,peristiwa,komunitas","webmasterTools":{"p:domain_verify":"589a976c546e720e3c097582d1f4946f","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id#listItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.harianaceh.co.id","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/komunitas\/#listItem","name":"KOMUNITAS"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/komunitas\/#listItem","position":2,"name":"KOMUNITAS","item":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/komunitas\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/#listItem","name":"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id#listItem","name":"Beranda"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/#listItem","position":3,"name":"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/komunitas\/#listItem","name":"KOMUNITAS"}}]},{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/#newsarticle","name":"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU","headline":"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU","author":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/11\/vp5Bd.webp.jpeg","width":640,"height":360,"caption":"\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto"},"datePublished":"2025-11-29T23:43:00+07:00","dateModified":"2025-11-30T06:10:56+07:00","inLanguage":"id-ID","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/#webpage"},"articleSection":"KOMUNITAS, berita, gus yahya, hukum, pbnu, peristiwa","dateline":"Dipublish pada November 29, 2025."},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization","name":"Harian Aceh Indonesia","description":"HARIANACEH.co.id","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/","email":"desk.harianaceh@gmail.com","telephone":"+628972920416","foundingDate":"2013-06-10","numberOfEmployees":{"@type":"QuantitativeValue","value":10},"logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/04\/logo-hai-312x55-1.png","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/#organizationLogo","width":312,"height":55,"caption":"Logo Harian Aceh Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","https:\/\/www.x.com\/harianacehcoid","https:\/\/www.instagram.com\/harianaceh.indonesia\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@harianaceh.indonesia","https:\/\/id.pinterest.com\/harianacehindonesia\/","https:\/\/www.youtube.com\/@kantorberitahai","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/harian-aceh-indonesia\/","https:\/\/www.tumblr.com\/harianaceh","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Harian_Aceh_Indonesia","https:\/\/bsky.app\/profile\/harianaceh.bsky.social"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9a3fb95bba4689db9e247ba8ff8b6a9b9b2da73b1d9ab6661dd7565f4f87a54e?s=96&d=mm&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Redaksi"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","https:\/\/www.twitter.com\/harianacehcoid","https:\/\/www.instagram.com\/harianacehindonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@harianaceh.indonesia","https:\/\/www.pinterest.com\/harianaceh","https:\/\/www.youtube.com\/@kantorberitahai","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/harian-aceh-indonesia","https:\/\/harianacehindonesia.tumblr.com","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Harian_Aceh_Indonesia","https:\/\/bsky.app\/profile\/harianaceh.bsky.social","https:\/\/www.threads.com\/@harianaceh.indonesia"]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/#webpage","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/","name":"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU","description":"Tim Audit Akuntan Publik Gatot Permadi, Azwir dan Abimail (GPAA) menemukan dugaan penyimpangan atau kecurangan (fraud) dalam pengelolaan dana penyelenggaraan Religion 20 (R20) di Bali pada 2022 yang diterima PBNU dari Rabithah Alam Islami atau Muslim World League (MLW)","inLanguage":"id-ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/11\/vp5Bd.webp.jpeg","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/#mainImage","width":640,"height":360,"caption":"\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/#mainImage"},"datePublished":"2025-11-29T23:43:00+07:00","dateModified":"2025-11-30T06:10:56+07:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/","name":"Harian Aceh Indonesia","description":"HARIANACEH.co.id","inLanguage":"id-ID","publisher":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization"}}]},"og:locale":"id_ID","og:site_name":"Harian Aceh Indonesia - HARIANACEH.co.id","og:type":"article","og:title":"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU","og:description":"Tim Audit Akuntan Publik Gatot Permadi, Azwir dan Abimail (GPAA) menemukan dugaan penyimpangan atau kecurangan (fraud) dalam pengelolaan dana penyelenggaraan Religion 20 (R20) di Bali pada 2022 yang diterima PBNU dari Rabithah Alam Islami atau Muslim World League (MLW)","og:url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/","og:image":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/11\/vp5Bd.webp.jpeg","og:image:secure_url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/11\/vp5Bd.webp.jpeg","og:image:width":640,"og:image:height":360,"article:published_time":"2025-11-29T16:43:00+00:00","article:modified_time":"2025-11-29T23:10:56+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","article:author":"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@harianacehcoid","twitter:title":"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU","twitter:description":"Tim Audit Akuntan Publik Gatot Permadi, Azwir dan Abimail (GPAA) menemukan dugaan penyimpangan atau kecurangan (fraud) dalam pengelolaan dana penyelenggaraan Religion 20 (R20) di Bali pada 2022 yang diterima PBNU dari Rabithah Alam Islami atau Muslim World League (MLW)","twitter:creator":"@harianacehcoid","twitter:image":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/11\/vp5Bd.webp.jpeg","twitter:label1":"Ditulis oleh","twitter:data1":"Redaksi","twitter:label2":"Estimasi waktu baca","twitter:data2":"7 menit"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"479339","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"pbnu","score":100,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseInDescription":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseLength":{"score":9,"maxScore":9,"error":0,"length":1},"keyphraseInURL":{"score":5,"maxScore":5,"error":0},"keyphraseInIntroduction":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseInSubHeadings":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseInImageAlt":[],"keywordDensity":{"type":"best","score":9,"maxScore":9,"error":0}}},"additional":[{"keyphrase":"gus yahya","score":58,"analysis":{"keyphraseInDescription":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseLength":{"score":9,"maxScore":9,"error":0,"length":2},"keyphraseInIntroduction":{"score":3,"maxScore":9,"error":1},"keyphraseInImageAlt":[],"keywordDensity":{"score":0,"type":"low","maxScore":9,"error":1}}}]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"NewsArticle","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"seo_analyzer_scan_date":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"reviewed_by":"0","ai":null,"created":"2025-11-29 20:57:22","updated":"2026-09-13 02:08:57","focus_keyword":"pbnu","additional_keywords":[{"word":"gus yahya","score":58}],"truseo_locale":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\" title=\"Beranda\">Beranda<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/komunitas\/\" title=\"KOMUNITAS\">KOMUNITAS<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\tAudit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU\n<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Beranda","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id"},{"label":"KOMUNITAS","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/komunitas\/"},{"label":"Audit Keuangan terkait Gus Yahya Ungkap Dugaan Penyimpangan Sumbangan Muslim World League Rp52,6 M ke PBNU","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/11\/29\/audit-keuangan-terkait-gus-yahya-ungkap-dugaan-penyimpangan-sumbangan-muslim-world-league-rp526-m-ke-pbnu\/"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/479339","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=479339"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/479339\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/479340"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=479339"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=479339"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=479339"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=479339"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}