{"id":480266,"date":"2025-12-04T14:48:00","date_gmt":"2025-12-04T07:48:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/12\/04\/penyebab-dosen-untag-semarang-tak-berbusana-saat-meninggal-jadi-sorotan-sidang-ini-kata-akbp-basuki\/"},"modified":"2025-12-04T14:51:38","modified_gmt":"2025-12-04T07:51:38","slug":"penyebab-dosen-untag-semarang-tak-berbusana-saat-meninggal-jadi-sorotan-sidang-ini-kata-akbp-basuki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/12\/04\/penyebab-dosen-untag-semarang-tak-berbusana-saat-meninggal-jadi-sorotan-sidang-ini-kata-akbp-basuki\/","title":{"rendered":"Penyebab Dosen Untag Semarang Tak Berbusana Saat Meninggal Jadi Sorotan Sidang, Ini Kata AKBP Basuki"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Penyebab Dosen Universitas 17 Agustus 2025 (Untag) Semarang berinisial DLL (35) tak berbusana saat ditemukan meninggal dunia di kostel daerah Gajahmungkur, Semarang pada Senin (17\/11\/2025), hingga kini belum terungkap.\u00a0<\/p>\n<p>AKBP Basuki, polisi yang bersama DLL saat itu mengaku tak tahu menahu mengapa perempuan yang memliki hubungan asmara dengannya itu meninggal dunia tanpa busana.\u00a0<\/p>\n<p>Dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) Polda Jawa Tengah pada Rabu (3\/11\/2025), AKBP Basuki merunut kronologi peristiwa nahas itu.\u00a0<\/p>\n<p>Saat kejadian dini hari itu, AKBP Basuki mengetahui dosen DLL nafasnya tersengal-sengal sebelum meninggal. Namun AKBP Basuki memilih untuk tidur.<\/p>\n<p>Kuasa Hukum Keluarga Dosen DLL, Zainal Abidin Petir yang hadir dalam sidang KKEP mengungkapkan hal itu kepada media.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Ada fakta baru lagi. AKBP Basuki sekira pukul 00.00 pada 17 November 2025 sudah melihat dosen Levi cengap-cengap, tersengal-sengal nafasnya.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Namun menurut pengakuan AKBP Basuki, karena terlalu kecapean, akhirnya tertidur.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Nah ketika bangun pukul 04.00, kok sudah meninggal,&#8221; ujar Zainal Petir kepada Tribunjateng.com, seusai persidangan.<\/p>\n<p>Menurut Zainal Petir, dalam persidangan Ketua Majelis Etik juga menanyakan alasan korban tidak mengenakan pakaian sehelai benang pun.<\/p>\n<p>AKBP Basuki melontarkan jawaban tidak mengetahuinya.<\/p>\n<p>&#8220;AKBP Basuki berkata tidak tahu karena ketika mau tidur, masih pakai kaus dan pakai celana training,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Selepas bangun dari tidurnya, lanjut Zainal Petir, AKBP Basuki kaget korban sudah meninggal.<\/p>\n<p>Basuki juga mengaku sempat panik dan kalut sehingga tidak langsung memanggil dokter atau kepolisian.<\/p>\n<p>Hakim juga sempat mencecarnya karena sebagai perwira menengah dengan jabatan pengendalian massa (Dalmas) yang terbiasa menangani huru-hara seharusnya lebih bisa menjaga emosional<\/p>\n<p>Tapi katanya kalut dan bingung karena kecapean dua hari tidak tidur ngurusi korban (dosen Levi) beberapa kali merasa kesakitan (sebelum meninggal),&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>AKBP Basuki dalam persidangan kode etik juga mengakui lamanya laporan ke polisi terkait kematian dosen Levi karena meminta bantuan temannya terlebih dahulu.<\/p>\n<p>&#8220;Tadi juga dijelaskan mengapa laporannya terlambat. Karena dia lagi minta tolong temannya untuk antar dia ke Polrestabes Semarang.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Bukan segera mengantar jenazah (korban), tapi bagaimana saya harus laporan, istilahnya seperti itu,&#8221; terangnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Penyebab Dosen Universitas 17 Agustus 2025 (Untag) Semarang berinisial DLL (35) tak berbusana saat ditemukan meninggal dunia di kostel daerah Gajahmungkur, Semarang pada Senin (17\/11\/2025), hingga kini belum terungkap.\u00a0 AKBP Basuki, polisi yang bersama DLL saat itu mengaku tak tahu menahu mengapa perempuan yang memliki hubungan asmara dengannya itu meninggal dunia tanpa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":480267,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-480266","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/480266","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=480266"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/480266\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/480267"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=480266"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=480266"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=480266"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=480266"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}