{"id":480461,"date":"2025-12-05T15:47:00","date_gmt":"2025-12-05T08:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/12\/05\/mahfud-md-menilai-pbnu-kini-berubah-layaknya-pt-nu\/"},"modified":"2025-12-05T20:37:20","modified_gmt":"2025-12-05T13:37:20","slug":"mahfud-md-menilai-pbnu-kini-berubah-layaknya-pt-nu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/12\/05\/mahfud-md-menilai-pbnu-kini-berubah-layaknya-pt-nu\/","title":{"rendered":"Mahfud MD Menilai PBNU Kini Berubah Layaknya \u2018PT. NU\u2019"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/mahfud-md\/\">Mahfud MD<\/a> menyoroti akar persoalan konflik internal Nahdlatul Ulama (NU) yang belakangan mencuat ke publik.Dalam pandangannya, pertentangan yang terjadi di tubuh PBNU bukan semata disebabkan perbedaan tafsir AD\/ART atau isu organisatoris, melainkan berkaitan dengan persoalan proyek dan izin tambang.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud melalui kanal YouTube pribadinya yang tayang pada Selasa, 2 Desember 2025.<\/p>\n<p>Sebagai tokoh Nahdliyin senior, ia menilai dinamika yang tengah terjadi telah bergeser jauh dari tradisi keulamaan dan perjuangan kultural NU di masa lalu.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Akar Konflik Disebut Berkaitan dengan Proyek Tambang<\/h2>\n<p>Mahfud MD secara tegas menyebut bahwa persoalan tambang menjadi pemicu utama memanasnya hubungan antarpihak di PBNU.<\/p>\n<p>Menurutnya, isu ini bukan sesuatu yang tiba-tiba, melainkan telah lama menjadi bisik-bisik internal.<\/p>\n<p>&#8220;Ini asal muuasalnya soal tambang. Dulu ketika saya bilang itu kan belum ada yang bilang, nah sekarang mereka semua juga sudah bilanglah bahwa ini memang asal asalnya tambang,&#8221; tutur Mahfud.<\/p>\n<p>Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menegaskan bahwa berbagai gesekan yang mengemuka dalam beberapa waktu terakhir memiliki benang merah dengan kepentingan bisnis dan akses terhadap perizinan usaha.<\/p>\n<p>Bukan sekadar perbedaan pandangan mengenai aturan organisasi.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Kerinduan Akan NU yang Kembali ke Tradisi Keulamaan<\/h2>\n<p>Mahfud kemudian membandingkan kondisi NU saat ini dengan NU pada masa sebelumnya yang lebih fokus pada peran sosial-keagamaan.<\/p>\n<p>Pria yang kini menjadi anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri itu menyampaikan bahwa orientasi organisasi kini dianggap mulai menjauh dari nilai-nilai yang dulu menjadi fondasinya.<\/p>\n<p>&#8220;Saya begini loh, merindukan NU yang taat pada ulama, tidak rebutan proyek. Gak ada itu urusan ngurus perusahaan, ngurus tambang, ngurus itu dulu gak ada,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Mahfud menilai keterlibatan sejumlah pihak dalam urusan ekonomi dan proyek bisnis turut menyebabkan ketegangan internal.<\/p>\n<p>Hal ini dianggap memunculkan perubahan karakter organisasi dan melemahkan nilai-nilai yang selama ini dijaga oleh para ulama pendiri.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Sindiran: \u201cBukan PBNU, Tapi PTNU\u201d<\/h2>\n<p>Dalam penjelasannya, Mahfud MD menyampaikan kritik tajam terkait arah gerak institusi.<\/p>\n<p>Ia menggunakan istilah \u201cPTNU\u201d untuk menggambarkan bagaimana dinamika internal mirip dengan sebuah perusahaan yang memiliki pemegang saham dan struktur manajerial.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi bukan PBNU, PTNU akhirnya. Perusahaan terbatas akhirnya. Antara pemegang saham, betul. Kemudian ada komisaris, ada direksi,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa ia menilai konflik saat ini lebih berkaitan dengan perebutan akses dan kepentingan ekonomi dibandingkan dengan persoalan ideologi atau prinsip organisasi.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Mahfud MD menyoroti akar persoalan konflik internal Nahdlatul Ulama (NU) yang belakangan mencuat ke publik.Dalam pandangannya, pertentangan yang terjadi di tubuh PBNU bukan semata disebabkan perbedaan tafsir AD\/ART atau isu organisatoris, melainkan berkaitan dengan persoalan proyek dan izin tambang. Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud melalui kanal YouTube pribadinya yang tayang pada Selasa, 2 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":480462,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[114056],"tags":[274908,237,686,1420,242,331135],"series":[],"class_list":["post-480461","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-komunitas","tag-berita","tag-mahfud-md","tag-pbnu","tag-peristiwa","tag-politik","tag-pt-nu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/480461","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=480461"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/480461\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/480462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=480461"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=480461"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=480461"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=480461"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}