{"id":484357,"date":"2025-12-29T22:13:07","date_gmt":"2025-12-29T15:13:07","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=484357"},"modified":"2025-12-30T04:04:41","modified_gmt":"2025-12-29T21:04:41","slug":"bukan-sekadar-pelengkap-pts-kini-jadi-tulang-punggung-inovasi-menuju-indonesia-emas-2045","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/12\/29\/bukan-sekadar-pelengkap-pts-kini-jadi-tulang-punggung-inovasi-menuju-indonesia-emas-2045\/","title":{"rendered":"Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini Jadi Tulang Punggung Inovasi Menuju Indonesia Emas 2045"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA<\/strong> \u2013 Selama ini ada persepsi bahwa <a title=\"Perguruan Tinggi Swasta\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/perguruan-tinggi-swasta\/\">Perguruan Tinggi Swasta<\/a> (<a title=\"PTS\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pts\/\">PTS<\/a>) hanyalah &#8220;pilihan kedua&#8221;. Namun, fakta di lapangan berbicara sebaliknya.<\/p>\n<p>Dalam forum strategis Urun Rembuk Pimpinan PTS LLDikti Wilayah III yang digelar di Universitas Paramadina, Cipayung (30\/12), terungkap bahwa PTS kini memegang peran kunci dalam menentukan nasib bangsa di masa depan.<\/p>\n<p>Dengan tema &#8220;Menata Arah Perguruan Tinggi Swasta yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan&#8221;, forum ini menjadi ajang &#8220;curhat&#8221; sekaligus penyusunan strategi besar antara akademisi, pemerintah, dan pembuat kebijakan.<\/p>\n<h3>PTS Kuasai 46% Mahasiswa Nasional, Bukan Lagi Pemain Pinggiran<\/h3>\n<p>Rektor Universitas Yarsi, Prof. Dr. H. Fasli Jalal, memaparkan data mengejutkan yang mematahkan stigma negatif terhadap PTS. Dari 9,8 juta mahasiswa di Indonesia, hampir separuhnya\u2014yakni 46%\u2014menempuh pendidikan di PTS.<\/p>\n<p>&#8220;PTS bukan sekadar pelengkap sistem. Kami adalah mitra strategis negara. Bahkan, rasio dosen dan mahasiswa di PTS saat ini lebih baik dibandingkan PTN. Kontribusi ini tidak bisa dipandang sebelah mata,&#8221; tegas Prof. Fasli.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa fleksibilitas PTS dalam menciptakan prodi aplikatif membuat lulusannya jauh lebih adaptif dengan kebutuhan industri.<\/p>\n<h3>Kejutan Pendanaan: Jatah Riset PTS Tembus 60%<\/h3>\n<p>Sinyal positif datang dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).<\/p>\n<p>Prof. Mukhamad Najib, Direktur Kelembagaan Ditjen Dikti, mengungkapkan langkah berani pemerintah: 60% proporsi pendanaan penelitian kini dialokasikan untuk PTS.<\/p>\n<p>&#8220;Angka ini lebih besar dari PTN. Ini bukan soal persaingan, tapi kolaborasi. Kami ingin PTS mencapai kelas dunia sehingga mampu menghadirkan talenta global dan transfer teknologi,&#8221; ujar Prof.<\/p>\n<p>Najib. Ia mendorong adanya &#8220;perkawinan&#8221; antara PTN dan PTS melalui program fast track (S1 di PTS, S2 di PTN) serta konsorsium riset bersama.<\/p>\n<h3>Perjuangan 25 Tahun Universitas Paramadina: Simbol Resiliensi<\/h3>\n<p>Kisah inspiratif datang dari Sekretaris Umum Yayasan Wakaf Paramadina, Ir. Wijayanto Samirin. Ia menceritakan bagaimana Universitas Paramadina harus menyewa gedung selama 25 tahun sebelum akhirnya memiliki kampus sendiri di Cipayung.<\/p>\n<p>&#8220;Universitas adalah bentuk <em>sociopreneurship<\/em>. Fokusnya bukan profit, tapi peradaban. Agar PTS terus tumbuh, kami butuh kepastian regulasi yang lebih sederhana dan adil,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<h3>Aspirasi untuk Pemerintah: Kebijakan Harus Nyata, Bukan Normatif<\/h3>\n<p>Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amalia, M.Psi.T., yang hadir dalam diskusi tersebut, mengingatkan bahwa kebijakan pemerintah tidak boleh berhenti di atas kertas.<\/p>\n<p>Sebagai mitra negara dalam pemerataan pendidikan, PTS harus difasilitasi secara nyata agar kesenjangan kualitas dengan PTN semakin terkikis.<\/p>\n<p>Senada dengan hal itu, Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Henri Tambunan, menegaskan komitmennya sebagai jembatan strategis.<\/p>\n<p>&#8220;Kemajuan pendidikan tidak bisa dilakukan parsial. Harus ada sinergi kuat antara pemerintah, kampus, dan industri,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"18\">3 Poin Utama Hasil Urun Rembuk PTS:<\/h3>\n<ol start=\"1\" data-path-to-node=\"19\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"19,0,0\"><strong>Hapus Kesenjangan:<\/strong> Menipiskan jarak kualitas antara PTN dan PTS melalui kolaborasi sumber daya.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"19,1,0\"><strong>Daya Saing Global:<\/strong> Mendorong PTS masuk dalam jajaran universitas terbaik dunia.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"19,2,0\"><strong>Ekosistem Inklusif:<\/strong> Menciptakan iklim pendidikan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p data-path-to-node=\"20\">Pertemuan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi PTS di Jakarta untuk tidak hanya bertahan, tetapi memimpin perubahan menuju visi Indonesia Emas 2045.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selama ini ada persepsi bahwa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) hanyalah &#8220;pilihan kedua&#8221;. Namun, fakta di lapangan berbicara sebaliknya<\/p>\n","protected":false},"author":72,"featured_media":484358,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[60],"tags":[367065,367064],"series":[],"class_list":["post-484357","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","tag-perguruan-tinggi-swasta","tag-pts"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/484357","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/72"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=484357"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/484357\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/484358"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=484357"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=484357"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=484357"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=484357"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}