{"id":484752,"date":"2026-01-01T14:33:00","date_gmt":"2026-01-01T07:33:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/01\/prabowo-kembali-beberkan-alasan-pemerintah-tak-tetapkan-bencana-nasional\/"},"modified":"2026-01-01T19:50:31","modified_gmt":"2026-01-01T12:50:31","slug":"prabowo-kembali-beberkan-alasan-pemerintah-tak-tetapkan-bencana-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/01\/prabowo-kembali-beberkan-alasan-pemerintah-tak-tetapkan-bencana-nasional\/","title":{"rendered":"Prabowo Kembali Beberkan Alasan Pemerintah Tak Tetapkan Bencana Nasional"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> menjelaskan alasan pemerintah tidak menetapkan status bencana nasional pada bencana banjir dan lonsor yang melanda Sumatera.<\/p>\n<p>Penjelasan tersebut disampaikan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> saat memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2026.<\/p>\n<p>Prabowo menegaskan bahwa pertimbangan utama pemerintah adalah skala dampak bencana yang masih dapat ditangani pemerintah tanpa harus menetapkan status bencana nasional.<\/p>\n<p>\u201cMasih ada yang mempersoalkan kenapa tidak bencana nasional. Ya masalahnya adalah kita punya 38 provinsi, masalah ini berdampak di tiga provinsi, masih ada 35 provinsi lain,\u201d ujar Prabowo.<\/p>\n<p>Menurut Presiden, selama negara masih memiliki kemampuan untuk menangani bencana di daerah terdampak, penetapan status bencana nasional belum diperlukan.\u00a0<\/p>\n<p>Namun, hal tersebut tidak berarti pemerintah menganggap situasi yang terjadi sebagai persoalan ringan.<\/p>\n<p>\u201cJadi, kalau sementara kita tiga provinsi ini kita sebagai, sebagai bangsa sebagai negara kita mampu menghadapi ya kita tidak perlu menyatakan bencana nasional,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Prabowo mencontohkan keseriusan pemerintah dengan kehadiran langsung para menteri di wilayah terdampak bencana. Ia menyebutkan sebagian besar anggota kabinet saat ini berada di Aceh dan daerah lain untuk memastikan penanganan berjalan optimal.<\/p>\n<p>Presiden juga memastikan pemerintah telah menyiapkan anggaran yang memadai untuk penanganan bencana serta bantuan bagi masyarakat terdampak.<\/p>\n<p>\u201cJadi saudara-saudara, kita memandang sangat serius dan kita akan habis-habisan untuk membantu ya kita sudah siapkan anggaran cukup besar untuk mengatasi ini,\u201d ucap Prabowo.<\/p>\n<p>Selain mengandalkan sumber daya negara, Prabowo menyatakan pemerintah terbuka terhadap bantuan dari pihak lain, selama dilakukan secara transparan dan terkoordinasi dengan pemerintah pusat.<\/p>\n<p>\u201cKalau ada pihak yang tulus ikhlas mu membantu ya kita jelas sebagai manusia kita masak menolak bantuan, asal bantuannya itu jelas ya,\u201d kata Presiden.<\/p>\n<p>Ia pun meminta agar setiap bantuan disampaikan melalui mekanisme resmi agar penyalurannya tepat sasaran.<\/p>\n<p>\u201cBikin surat, saya ingin menyumbang ini nanti kita dilaporkan ke pemerintah pusat nanti kita yang akan salurkan,\u201d pungkas Prabowo.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan pemerintah tidak menetapkan status bencana nasional pada bencana banjir dan lonsor yang melanda Sumatera. Penjelasan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2026. Prabowo menegaskan bahwa pertimbangan utama pemerintah adalah skala dampak bencana yang masih dapat ditangani pemerintah tanpa harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":484753,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[1],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-484752","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/484752","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=484752"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/484752\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/484753"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=484752"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=484752"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=484752"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=484752"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}