{"id":484820,"date":"2026-01-02T07:14:00","date_gmt":"2026-01-02T00:14:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/02\/banjir-belum-surut-lumpur-aceh-jadi-rebutan-prabowo-bilang-ada-swasta-mau-ambil\/"},"modified":"2026-01-03T03:07:56","modified_gmt":"2026-01-02T20:07:56","slug":"banjir-belum-surut-lumpur-aceh-jadi-rebutan-prabowo-bilang-ada-swasta-mau-ambil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/02\/banjir-belum-surut-lumpur-aceh-jadi-rebutan-prabowo-bilang-ada-swasta-mau-ambil\/","title":{"rendered":"Banjir Belum Surut, Lumpur Aceh Jadi Rebutan! Prabowo Bilang Ada Swasta Mau Ambil"},"content":{"rendered":"<div class=\"pps-series-post-details pps-series-post-details-variant-classic pps-series-post-details-483461\" data-series-id=\"331560\"><div class=\"pps-series-meta-content\"><div class=\"pps-series-meta-text\">Topik Berita: <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/series\/bencana-sumatera\/\">Bencana Sumatera<\/a><\/div><\/div><\/div><p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Belum tuntas <a title=\"warga Aceh\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/warga-aceh\/\">warga Aceh<\/a> mengeringkan rumah dan membersihkan sisa <a title=\"lumpur\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/lumpur\/\">lumpur<\/a> akibat <a title=\"banjir\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/banjir\/\">banjir<\/a> bandang, sebuah kabar mengejutkan justru datang dari pemerintah pusat.<\/p>\n<p>Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> mengungkapkan bahwa ada pihak swasta yang menyatakan minat untuk memanfaatkan material lumpur yang menumpuk di berbagai titik banjir Aceh.<\/p>\n<p>Pernyataan ini langsung memantik perhatian publik karena datang di tengah upaya evakuasi dan normalisasi pascabencana.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> menyampaikan informasi tersebut saat menggelar rapat koordinasi penanganan banjir di Aceh Tamiang.<\/p>\n<p>Di hadapan para menteri dan pejabat daerah, ia menyebut bahwa lumpur yang dianggap sebagai beban bagi warga, ternyata dilirik sebagai komoditas bernilai bagi sektor tertentu.<\/p>\n<p>Menurutnya, sejumlah perusahaan menyampaikan ketertarikan memanfaatkan material itu untuk kebutuhan industri dan rekayasa pembangunan.<\/p>\n<p>&#8220;Gubernur melaporkan ke saya, ada pihak-pihak swasta yang tertarik, dia bisa memanfaatkan lumpurnya di mana-mana.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Jadi tidak hanya di sungai, tetapi yang di sawah dan sebagainya. Silakan ini saya kira bagus sekali (kalau ada swasta beli lumpur),&#8221;<\/p>\n<p>Ucapnya dikutip dari <em>HARIANACEH.co.id<\/em> dari laman <i>beritasatu<\/i> Kamis (1\/1\/2026).<\/p>\n<p>Ucapan ini langsung menjadi sorotan karena membuka wacana baru apakah lumpur pascabanjir bisa menjadi peluang bisnis di tengah bencana?<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Lumpur Jadi Masalah Serius di Aceh<\/h3>\n<p>Banjir bandang yang melanda Aceh akhir Desember 2025 meninggalkan tumpukan material luar biasa besar.<\/p>\n<p>Sungai-sungai di Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan sekitarnya dilaporkan dangkal akibat endapan lumpur, pasir, dan batu.<\/p>\n<p>Warga juga masih berjibaku membersihkan halaman rumah, sawah, hingga jalan desa yang tertutup material setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa.<\/p>\n<p>Normalisasi sungai menjadi fokus utama pemerintah, mengingat alur air banyak tersumbat sehingga memperburuk risiko banjir lanjutan.<\/p>\n<p>Pemerintah mengerahkan alat berat dari TNI, BNPB, dan Kementerian PUPR untuk mempercepat pengerukan.<\/p>\n<p>Dalam situasi itulah muncul kabar bahwa pihak swasta justru melihat nilai pada lumpur tersebut.<\/p>\n<p>Meski tidak dijelaskan siapa perusahaan yang dimaksud, pemerintah memastikan bahwa kajian lebih lanjut akan dilakukan untuk menilai apakah pemanfaatan ini memungkinkan tanpa mengganggu proses pemulihan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Kenapa Lumpur Bisa Bernilai?<\/h3>\n<p>Dalam sejumlah industri, material lumpur dari sungai dan bantaran hulu dapat digunakan untuk:<\/p>\n<ol>\n<li>bahan timbunan konstruksi,<\/li>\n<li>material dasar pengerjaan tanah,<\/li>\n<li>campuran industri tertentu dan<\/li>\n<li>bahan perbaikan lahan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Namun pemanfaatannya harus melalui analisis laboratorium, terutama untuk memastikan kadar mineral, kandungan berbahaya, dan kelayakan industrinya.<\/p>\n<p>Pemerintah saat ini masih mempelajari aspek tersebut untuk memastikan keselamatan lingkungan dan masyarakat.<\/p>\n<p>Meski demikian, pernyataan Presiden Prabowo membuka ruang diskusi baru.<\/p>\n<p>Apakah bencana ini dapat memberikan manfaat sekunder jika material lumpur bisa diolah dengan benar?<\/p>\n<p>Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa pembersihan lumpur harus dikebut agar alur sungai kembali normal.<\/p>\n<p>Ia menilai bahwa jika ada pihak swasta yang ikut membantu mengambil material itu dengan tujuan pemanfaatan, hal tersebut bisa mempercepat penanganan.<\/p>\n<p>Pemerintah juga menggandeng ahli teknik sungai, universitas, hingga BUMN untuk memastikan proses pengerukan dilakukan aman dan terukur.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Respons Publik: Antara Peluang dan Kontroversi<\/h3>\n<p>Di media sosial, isu lumpur yang diminati swasta ini langsung menjadi viral.<\/p>\n<p>Ada yang menilai langkah Prabowo visioner karena melihat peluang ekonomi di tengah bencana.<\/p>\n<p>Namun tak sedikit yang menganggap waktu penyampaian isu bisnis ini kurang tepat karena warga masih berduka dan berjuang memulihkan kehidupan.<\/p>\n<p>Di sisi lain, pengamat lingkungan mengingatkan bahwa material lumpur banjir sering mengandung endapan dari hulu.<\/p>\n<p>Yang bisa saja berasal dari aktivitas industri seperti tambang atau kebun.<\/p>\n<p>Karena itu, kajian menyeluruh diperlukan sebelum material tersebut diolah.<\/p>\n<p>Hingga kini, pemerintah belum merilis detail perusahaan mana yang berminat ataupun bentuk pemanfaatan yang ditawarkan.<\/p>\n<p>Namun Prabowo menegaskan bahwa prioritas utama tetap pemulihan warga dan normalisasi sungai.<\/p>\n<p>Sementara potensi pemanfaatan lumpur hanya menjadi opsi tambahan yang akan dikaji dengan hati-hati.<\/p>\n<p>Isu ini dipastikan masih akan terus memicu perhatian publik.<\/p>\n<p>Terutama jika pemerintah mulai membuka proses kerjasama atau penilaian teknis bersama swasta dalam waktu dekat.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"pps-series-post-details pps-series-post-details-variant-classic pps-series-post-details-483461 pps-series-meta-excerpt\" data-series-id=\"331560\"><div class=\"pps-series-meta-content\"><div class=\"pps-series-meta-text\">Topik Berita: <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/series\/bencana-sumatera\/\">Bencana Sumatera<\/a><\/div><\/div><\/div><p>Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa ada pihak swasta yang menyatakan minat untuk memanfaatkan material lumpur yang menumpuk di berbagai titik banjir Aceh<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":484821,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[1],"tags":[625,15814,626,274908,68,367171,1420,2081,282967],"series":[331560],"class_list":["post-484820","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-banjir","tag-banjir-bandang","tag-bencana-banjir","tag-berita","tag-headline","tag-lumpur-bencana","tag-peristiwa","tag-prabowo-subianto","tag-presiden-prabowo","series-bencana-sumatera"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/484820","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=484820"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/484820\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/484821"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=484820"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=484820"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=484820"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=484820"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}