{"id":484837,"date":"2026-01-02T07:58:00","date_gmt":"2026-01-02T00:58:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/02\/prabowo-usul-kepala-daerah-dipilih-dprd-islah-bahrawi-makan-tuh-pemerintahan-demokrasi-mundur\/"},"modified":"2026-01-03T02:38:59","modified_gmt":"2026-01-02T19:38:59","slug":"prabowo-usul-kepala-daerah-dipilih-dprd-islah-bahrawi-makan-tuh-pemerintahan-demokrasi-mundur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/02\/prabowo-usul-kepala-daerah-dipilih-dprd-islah-bahrawi-makan-tuh-pemerintahan-demokrasi-mundur\/","title":{"rendered":"Prabowo Usul Kepala Daerah Dipilih DPRD, Islah Bahrawi: Makan Tuh Pemerintahan, Demokrasi Mundur"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) <a title=\"Islah Bahrawi\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/islah-bahrawi\/\">Islah Bahrawi<\/a> melontarkan kritik keras ke pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a>, yang menurutnya memundurkan amanat reformasi dan demokrasi.<\/p>\n<p>Kritik itu dilontarkan Islah melalui cuitan di akun X-nya, @Islah_bahrawi yang dilihat WartaKotalive.com, Jumat (2\/1\/2026).<\/p>\n<p>Ia menilai supremasi sipil dibuntungi perlahan oleh pemerintahan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> dengan segala kebijakannya, mulai dari dipenjaranya aktivis sampai usulan kepala daerah dipilih DPRD.<\/p>\n<p>&#8220;Aktivis di penjara. Konten kreator kritis diintimidasi hingga ke rumahnya. Kepala daerah kemungkinan &#8220;diorder dari atas&#8221; untuk dipilih DPRD. 140 batalyon tentara tambahan akan dibentuk. Militerisasi akan ada di mana-mana. Supremasi sipil dibuntungi perlahan. Polisi jadi &#8220;pramuka&#8221;. Kebijakan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> dan ekonomi tak tentu arahnya,&#8221; kata Islah.<\/p>\n<p>Dengan tegas ia menyindir banyak pihak yang mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.<\/p>\n<p>&#8220;Makan tuh pemerintahan yang elu dukung habis-habisan! Gua? Gua lobet 16 persen. Dan gua bangga bukan bagian dari kalian yang ikut serta memundurkan amanat Reformasi dan Demokrasi,&#8221; kata Islah.<\/p>\n<p>Islah diketahui mendukung pasangan Ganjar-Mahfud di <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pilpres-2024\/\">Pilpres 2024<\/a> lalu yang dipastikan kalah karena hanya memperoleh 16 persen suara.<\/p>\n<p>Sebelumnya Prabowo melontarkan wacana kepala daerah dipilih DPRD di HUT ke-60 Partai Golkar, di Sentul Bogor, Kamis (12\/12\/2024) lalu.<\/p>\n<p>Usulan itu dilontarkannya saat mengkritik sistem pemilu di Indonesia yang dinilai terlalu mahal, sehingga harus diperbaiki.<\/p>\n<p>Ia pun mengusulkan agar kepala daerah seperti gubernur hingga bupati dan wali kota hendaknya kembali dipilih oleh DPRD.<\/p>\n<p>Hal itu katanya serupa dengan pemilu di negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan India yang lebih efisien karena kepala daerah dipilih oleh DPRD.<\/p>\n<p>\u201cMenurut saya kita harus perbaiki sistem kita, dan kita tidak boleh malu untuk mengakui bahwa kemungkinan sistem ini terlalu mahal,\u201d kata Prabowo.<\/p>\n<p>&#8220;Saya lihat negara-negara tetangga kita efisien. Malaysia, Singapura, India, sekali milih anggota DPRD, sekali milih, ya sudah DPRD itu lah yang milih gubernur, yang milih bupati.&#8221;<\/p>\n<p>Usulan Prabowo agar kepala daerah dipilih DPRD ini pun mendapat dukungan dari sederet partai politik.<\/p>\n<p>Diantaranya Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya), Partai Golkar (Golongan Karya), Partai Kebangkitan Bangsa (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pkb\/\">PKB<\/a>), Partai Ummat, Partai <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/nasdem\/\">NasDem<\/a> (Nasional <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/demokrat\/\">Demokrat<\/a>), sedangkan Partai Amanat Nasional (PAN) menyebutnya layak mempertimbangkan juga: Apresiasi Islah Dua Kubu PBNU, Idrus Marham: Muktamar Jalan Konstitusional Selamatkan NU<\/p>\n<p>&#8220;Aktivis di penjara. Konten kreator kritis diintimidasi hingga ke rumahnya. Kepala daerah kemungkinan &#8220;diorder dari atas&#8221; untuk dipilih DPRD. 140 batalyon tentara tambahan akan dibentuk. Militerisasi akan ada di mana-mana. Supremasi sipil dibuntungi perlahan. Polisi jadi &#8220;pramuka&#8221;. Kebijakan politik dan ekonomi tak tentu arahnya,&#8221; kata Islah.<\/p>\n<p>Dengan tegas ia menyindir banyak pihak yang mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.<\/p>\n<p>&#8220;Makan tuh pemerintahan yang elu dukung habis-habisan! Gua? Gua lobet 16 persen. Dan gua bangga bukan bagian dari kalian yang ikut serta memundurkan amanat Reformasi dan Demokrasi,&#8221; kata Islah.<\/p>\n<p>Islah diketahui mendukung pasangan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024 lalu yang dipastikan kalah karena hanya memperoleh 16 persen suara.<\/p>\n<p>Sebelumnya Prabowo melontarkan wacana kepala daerah dipilih DPRD di HUT ke-60 Partai Golkar, di Sentul Bogor, Kamis (12\/12\/2024) lalu.<\/p>\n<p>Usulan itu dilontarkannya saat mengkritik sistem pemilu di Indonesia yang dinilai terlalu mahal, sehingga harus diperbaiki.<\/p>\n<p>Ia pun mengusulkan agar kepala daerah seperti gubernur hingga bupati dan wali kota hendaknya kembali dipilih oleh DPRD.<\/p>\n<p>Hal itu katanya serupa dengan pemilu di negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan India yang lebih efisien karena kepala daerah dipilih oleh DPRD.<\/p>\n<p>\u201cMenurut saya kita harus perbaiki sistem kita, dan kita tidak boleh malu untuk mengakui bahwa kemungkinan sistem ini terlalu mahal,\u201d kata Prabowo.<\/p>\n<p>&#8220;Saya lihat negara-negara tetangga kita efisien. Malaysia, Singapura, India, sekali milih anggota DPRD, sekali milih, ya sudah DPRD itu lah yang milih gubernur, yang milih bupati.&#8221;<\/p>\n<p>Usulan Prabowo agar kepala daerah dipilih DPRD ini pun mendapat dukungan dari sederet partai politik.<\/p>\n<p>Diantaranya Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya), Partai Golkar (Golongan Karya), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Ummat, Partai NasDem (Nasional Demokrat), sedangkan Partai Amanat Nasional (PAN) menyebutnya layak mempertimbangkan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi melontarkan kritik keras ke pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang menurutnya memundurkan amanat reformasi dan demokrasi<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":484838,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"islah bahrawi","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[2081,5300,10191,274908,367169,242,1420],"series":[],"class_list":["post-484837","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-prabowo-subianto","tag-prabowo","tag-pilkada","tag-berita","tag-islah-bahrawi","tag-politik","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/484837","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=484837"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/484837\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/484838"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=484837"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=484837"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=484837"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=484837"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}