{"id":485147,"date":"2026-01-04T12:33:00","date_gmt":"2026-01-04T05:33:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/04\/dedi-mulyadi-balas-pandji-soal-orang-sunda-bermasalah-pilih-pemimpin\/"},"modified":"2026-01-05T00:07:19","modified_gmt":"2026-01-04T17:07:19","slug":"dedi-mulyadi-balas-pandji-soal-orang-sunda-bermasalah-pilih-pemimpin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/04\/dedi-mulyadi-balas-pandji-soal-orang-sunda-bermasalah-pilih-pemimpin\/","title":{"rendered":"Dedi Mulyadi Balas Pandji Soal Orang Sunda Bermasalah Pilih Pemimpin"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Sosok Komika Pandji Pragiwaksono viral beberapa pekan belakangan.<\/p>\n<p>Potongan videonya ketika tampil dalam pertunjukan stand-up comedy spesialnya, &#8216;Mens Rea&#8217; itu viral di berbagai platform media sosial.<\/p>\n<p>Sejumlah kritik hingga lelucon <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> &#8216;tepi jurang&#8217; yang disampaikannya diunggah ulang masyarakat.<\/p>\n<p>Satu di antaranya soal warga yang cenderung suka dan memilih pemimpin berdasarkan pencitraan dan popularitas.<\/p>\n<p>Dirinya mencontohkan warga Jawa Barat yang memilih pemimpin dari kalangan artis.<\/p>\n<p>Meski tidak tahu menahu soal kinerja dan kemampuan &#8216;sang artis&#8217; yang mencalonkan diri dalam Pilkada, warga Jawa Barat katanya tetap suka dan memilih.<\/p>\n<p>&#8220;Ada lagi yang milih berdasarkan yang populer. Gue gak tau nih orang bisa kerja atau enggak. Gue gak tau ahlaknya nih orang, pokoknya populer aja,&#8221; ungkap Pandji dalam pertunjukan stand-up comedy spesialnya, &#8216;Mens Rea&#8217;.<\/p>\n<p>&#8220;Artis. Nah ini di antara masyarakat Indonesia, gue sadari masalah terbesar nih untuk permasalahan ini tuh adanya di Jawa Barat. Orang Sunda,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Orang Sunda katanya memilih pemimpin berdasarkan popularitasnya.<\/p>\n<p>Dirinya menyinggung Deddy Mizwar dan Dede Yusuf.<\/p>\n<p>&#8220;Orang Sunda seneng banget milih artis. Gubernur mereka waktu itu Deddy Mizwar, artis film. Wakil gubernur mereka, Dede Yusuf, artis TV,&#8221; ungkap Pandji.<\/p>\n<p>&#8220;Sekarang gubernurnya, Dedi Mulyadi, artis Youtube!&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>&#8220;Banyak yang gak suka, banyak yang gak suka. Santai aja A****!&#8221; ujarnya disambut gelak tawa penonton.<\/p>\n<p><b>Tanggapan Dedi Mulyadi<\/b><\/p>\n<p>Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi pernyataan komika Pandji Pragiwaksono yang menyoroti kecenderungan warga Jawa Barat memilih pemimpin dari kalangan artis.<\/p>\n<p>Menurut Dedi Mulyadi, pandangan tersebut patut diapresiasi sebagai bentuk kritik yang sehat dalam demokrasi.<\/p>\n<p>Dedi menyebut Pandji sebagai sosok yang kerap menyampaikan kritik secara tajam namun tetap edukatif.<\/p>\n<p>Ia juga mengaku sebagai penggemar Pandji karena konsistensi komika tersebut dalam menyampaikan pandangan sosial dan politik.<\/p>\n<p>\u201cSetiap pernyataannya menggelitik, korektif, dan edukatif,\u201d kata Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah lewat akun instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Minggu (4\/1\/2026).<\/p>\n<p>Menanggapi anggapan warga Jawa Barat cenderung memilih pemimpin berlatar belakang artis, Dedi menilai tidak semua figur publik dari dunia hiburan dapat digeneralisasi.<\/p>\n<p>Ia mencontohkan Deddy Mizwar dan Dede Yusuf, dua tokoh berlatar belakang artis yang pernah maju dalam kontestasi politik di Jawa Barat.<\/p>\n<p>Dedi mengungkapkan Deddy Mizwar pernah menjadi pasangannya dalam pemilihan kepala daerah.<\/p>\n<p>Namun, saat Deddy Mizwar mencalonkan diri sebagai gubernur, ia tidak terpilih.<\/p>\n<p>Hal serupa dialami Dede Yusuf yang juga gagal memenangkan pemilihan.<\/p>\n<p>Meski demikian, Dedi Mulyadi menilai Dede Yusuf memiliki kapasitas dan pemahaman pembangunan yang baik.<\/p>\n<p>Menurut dia, Dede Yusuf kini terbukti mampu menjalankan perannya di tingkat nasional dengan menjadi pimpinan komisi di DPR.<\/p>\n<p>\u201cBanyak juga yang dari kalangan artis punya kemampuan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Terkait dirinya yang kerap disebut sebagai &#8216;Gubernur Konten&#8217;, Dedi Mulyadi menegaskan penilaian atas kepemimpinannya seharusnya dilihat dari hasil nyata di lapangan, bukan dari aktivitas di media sosial semata.<\/p>\n<p>Ia mengajak Pandji untuk berkeliling ke berbagai daerah di Jawa Barat, meninjau langsung kondisi jalan provinsi dan pembangunan di wilayah-wilayah kabupaten dan kota.<\/p>\n<p>\u201cApakah saya hanya gubernur konten atau gubernur kenyataan, itu bisa dilihat dari hasilnya di lapangan,\u201d kata Dedi Mulyadi.<\/p>\n<p>Dedi Mulyadi juga menegaskan keterbukaannya terhadap kritik publik.<\/p>\n<p>Ia menilai kritik, termasuk yang disampaikan dengan cara jenaka, merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi.<\/p>\n<p>\u201cIni negara demokrasi. Setiap orang berhak menyampaikan pikiran dan gagasan, termasuk koreksi secara terbuka,\u201d ujarnya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Sosok Komika Pandji Pragiwaksono viral beberapa pekan belakangan. Potongan videonya ketika tampil dalam pertunjukan stand-up comedy spesialnya, &#8216;Mens Rea&#8217; itu viral di berbagai platform media sosial. Sejumlah kritik hingga lelucon Politik &#8216;tepi jurang&#8217; yang disampaikannya diunggah ulang masyarakat. Satu di antaranya soal warga yang cenderung suka dan memilih pemimpin berdasarkan pencitraan dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":485148,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[67],"tags":[274908,91739,367229,1420,242,82259],"series":[],"class_list":["post-485147","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hiburan","tag-berita","tag-dedi-mulyadi","tag-panji","tag-peristiwa","tag-politik","tag-stand-up-comedy"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/485147","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=485147"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/485147\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/485148"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=485147"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=485147"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=485147"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=485147"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}