{"id":485569,"date":"2026-01-06T13:16:00","date_gmt":"2026-01-06T06:16:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/06\/sby-terseret-isu-ijazah-akibat-ruang-tafsir-yang-dibuka-jokowi\/"},"modified":"2026-01-06T13:19:54","modified_gmt":"2026-01-06T06:19:54","slug":"sby-terseret-isu-ijazah-akibat-ruang-tafsir-yang-dibuka-jokowi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/06\/sby-terseret-isu-ijazah-akibat-ruang-tafsir-yang-dibuka-jokowi\/","title":{"rendered":"SBY Terseret Isu Ijazah Akibat Ruang Tafsir yang Dibuka Jokowi"},"content":{"rendered":"<p><b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Tuduhan yang menyebut Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berada di belakang isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> alias <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> terus menjadi perbincangan publik.<\/p>\n<p><\/b><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pengamat-politik\/\">Pengamat Politik<\/a> dari Politika Research &#038; Consulting (PRC), Nurul Fatta, menilai tudingan terhadap SBY tidak bisa dilepaskan dari pernyataan Jokowi sendiri yang berulang kali menyebut adanya \u201corang besar\u201d di balik isu ijazahnya. Menurutnya, pernyataan tersebut secara politis membuka ruang spekulasi di ruang publik.<\/p>\n<p>\u201cMaka wajar jika publik bertanya siapa orang besar yang dimaksud?\u201d kata Nurul Fatta.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, jika dieliminasi satu per satu, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/anies-baswedan\/\">Anies Baswedan<\/a> bukanlah \u201corang besar\u201d dalam pengertian kekuasaan di tingkat nasional. Anies hanyalah mantan Gubernur DKI Jakarta dan eks calon presiden pada <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pilpres-2024\/\">Pilpres 2024<\/a>.<\/p>\n<p>\u201cKalau bicara jenderal, ya jenderal siapa? Megawati sulit dikaitkan karena isu ini sudah muncul sebelum konflik Jokowi dengan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pdip\/\">PDIP<\/a>. <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> pun kecil kemungkinan, mengingat Gibran adalah wakilnya,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Menurut Nurul, secara persepsi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a>, figur yang paling mudah disebut dalam kategori \u201corang besar\u201d adalah SBY. Pasalnya, SBY merupakan mantan presiden, seorang jenderal, serta ayah dari tokoh yang berpotensi bersaing dalam Pilpres mendatang.<\/p>\n<p>\u201cDi titik inilah problem politiknya muncul. Muaranya justru ada pada pernyataan Pak Jokowi yang membiarkan tafsir liar berkembang di ruang publik,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, jika dibaca dengan kacamata realisme politik hari ini, sesungguhnya pertarungan masa depan adalah antara dua anak mantan presiden, yakni <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a> dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).<\/p>\n<p>\u201cTapi ironisnya, sebelum anak-anak itu bertarung, bapak-bapaknya seolah sudah berantem duluan,\u201d pungkasnya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Tuduhan yang menyebut Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berada di belakang isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi terus menjadi perbincangan publik. Pengamat Politik dari Politika Research &#038; Consulting (PRC), Nurul Fatta, menilai tudingan terhadap SBY tidak bisa dilepaskan dari pernyataan Jokowi sendiri yang berulang kali menyebut adanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":485570,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-485569","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/485569","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=485569"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/485569\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/485570"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=485569"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=485569"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=485569"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=485569"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}