{"id":487254,"date":"2026-01-14T13:05:00","date_gmt":"2026-01-14T06:05:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/"},"modified":"2026-01-14T13:27:37","modified_gmt":"2026-01-14T06:27:37","slug":"purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/","title":{"rendered":"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;\u00a0<\/b> Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran melihat lambannya penyerapan anggaran pemulihan pascabencana oleh pemerintah daerah di Aceh.<\/p>\n<p>Padahal, dana kebencanaan sudah tersedia dan kondisi keuangan daerah dinilai cukup aman.<\/p>\n<p>Menurut Purbaya, masalah utama bukan terletak pada ketersediaan dana, melainkan pada keraguan aparatur daerah dalam mengeksekusi anggaran yang sudah ada.<\/p>\n<p>Akibatnya, realisasi belanja untuk pemulihan justru tersendat.<\/p>\n<p>\u201cSebenarnya tidak ada persoalan. Dana kebencanaan sudah ditransfer ke daerah masing-masing dan semestinya bisa langsung dibelanjakan,\u201d ujar Purbaya, dikutup pojoksatu.id dari instagram @acehbesarnow (14\/1\/2026).<\/p>\n<p>Ia mencontohkan kondisi di Kabupaten Aceh Tamiang yang disebutnya tidak mengalami kendala keuangan.<\/p>\n<p>Pemerintah pusat, kata dia, telah menyalurkan dana kebencanaan sebesar Rp47 miliar ke daerah tersebut.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, saldo kas pemerintah daerah di rekening juga masih cukup besar, mencapai sekitar Rp132 miliar.<\/p>\n<p>Dengan demikian, total dana yang tersedia untuk pemulihan berada di kisaran Rp160 miliar.<\/p>\n<p>\u201cKalau dilihat dari angkanya, Aceh Tamiang sebenarnya tidak kekurangan uang. Saya juga tidak paham kenapa mereka ragu untuk belanja. Kalau dananya hanya disimpan, mau dikumpulkan bunganya? Nanti malah jadi masalah saat diperiksa,\u201d ujarnya dengan nada menyentil.<\/p>\n<p>Purbaya menegaskan, tidak ada alasan bagi pemerintah daerah untuk menahan anggaran pemulihan pascabencana.<\/p>\n<p>Dana tersebut harus segera dimanfaatkan sesuai kebutuhan masyarakat yang terdampak.<\/p>\n<p>\u201cArtinya jelas, tidak ada kendala keuangan. Jangan sampai anggaran hanya mengendap di rekening.<\/p>\n<p>Silakan dibelanjakan dan digunakan untuk pemulihan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan penjelasan terkait lambannya realisasi anggaran di Aceh Tamiang.<\/p>\n<p>Ia menyebut, aparatur pemerintah daerah setempat juga ikut terdampak banjir, sehingga aktivitas pemerintahan tidak berjalan normal.<\/p>\n<p>\u201cPegawainya juga terkena dampak banjir. Karena itu kami bantu dengan menurunkan sekitar 100 pegawai dari Kementerian Dalam Negeri,\u201d kata Tito.<\/p>\n<p>Meski demikian, Purbaya kembali menekankan bahwa persoalan utama tetap bukan pada ketersediaan dana.<\/p>\n<p>Seluruh anggaran kebencanaan untuk daerah-daerah di Aceh, menurutnya, sudah dikirim sejak awal Januari 2026 dan tinggal digunakan sesuai kebutuhan di lapangan.***<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/487254?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran melihat lambannya penyerapan anggaran pemulihan pascabencana oleh pemerintah daerah di Aceh. Padahal, dana kebencanaan sudah tersedia dan kondisi keuangan daerah dinilai cukup aman. Menurut Purbaya, masalah utama bukan terletak pada ketersediaan dana, melainkan pada keraguan aparatur daerah dalam mengeksekusi anggaran yang sudah ada. Akibatnya, realisasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":487255,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[32,428],"tags":[330231,367470,274908,367469,68,6502,1420,326770],"series":[],"class_list":["post-487254","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-finansial","tag-bencana-aceh","tag-bencana-sumatra","tag-berita","tag-dana-bencana","tag-headline","tag-menteri-keuangan","tag-peristiwa","tag-purbaya-yudhi-sadewa"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t\n\t<meta name=\"description\" content=\"BANDA ACEH - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran melihat lambannya penyerapan anggaran pemulihan pascabencana oleh pemerintah daerah di Aceh.Padahal, dana kebencanaan sudah tersedia dan kondisi keuangan daerah dinilai cukup aman.Menurut Purbaya, masalah utama bukan terletak pada ketersediaan dana, melainkan pada keraguan aparatur daerah dalam mengeksekusi anggaran yang sudah ada.Akibatnya, realisasi belanja untuk pemulihan\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\"\/>\n\t<meta name=\"p:domain_verify\" content=\"589a976c546e720e3c097582d1f4946f\" \/>\n\t<meta name=\"keywords\" content=\"bencana aceh,bencana sumatra,berita,dana bencana,headline,menteri keuangan,peristiwa,purbaya yudhi sadewa,ekonomi,finansial\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO Pro (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Harian Aceh Indonesia - HARIANACEH.co.id\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"BANDA ACEH - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran melihat lambannya penyerapan anggaran pemulihan pascabencana oleh pemerintah daerah di Aceh.Padahal, dana kebencanaan sudah tersedia dan kondisi keuangan daerah dinilai cukup aman.Menurut Purbaya, masalah utama bukan terletak pada ketersediaan dana, melainkan pada keraguan aparatur daerah dalam mengeksekusi anggaran yang sudah ada.Akibatnya, realisasi belanja untuk pemulihan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2026\/01\/bmp5Bf.jpg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2026\/01\/bmp5Bf.jpg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"360\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-14T06:05:00+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-14T06:27:37+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@harianacehcoid\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"BANDA ACEH - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran melihat lambannya penyerapan anggaran pemulihan pascabencana oleh pemerintah daerah di Aceh.Padahal, dana kebencanaan sudah tersedia dan kondisi keuangan daerah dinilai cukup aman.Menurut Purbaya, masalah utama bukan terletak pada ketersediaan dana, melainkan pada keraguan aparatur daerah dalam mengeksekusi anggaran yang sudah ada.Akibatnya, realisasi belanja untuk pemulihan\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@harianacehcoid\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2026\/01\/bmp5Bf.jpg\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu baca\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2026\\\/01\\\/14\\\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/ekonomi\\\/#listItem\",\"name\":\"EKONOMI\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/ekonomi\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"EKONOMI\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/ekonomi\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/ekonomi\\\/finansial\\\/#listItem\",\"name\":\"FINANSIAL\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id#listItem\",\"name\":\"Beranda\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/ekonomi\\\/finansial\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"FINANSIAL\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/ekonomi\\\/finansial\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2026\\\/01\\\/14\\\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\\\/#listItem\",\"name\":\"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/ekonomi\\\/#listItem\",\"name\":\"EKONOMI\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2026\\\/01\\\/14\\\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/ekonomi\\\/finansial\\\/#listItem\",\"name\":\"FINANSIAL\"}}]},{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2026\\\/01\\\/14\\\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\\\/#newsarticle\",\"name\":\"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban\",\"headline\":\"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/bmp5Bf.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"\\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto\"},\"datePublished\":\"2026-01-14T13:05:00+07:00\",\"dateModified\":\"2026-01-14T13:27:37+07:00\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2026\\\/01\\\/14\\\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2026\\\/01\\\/14\\\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"EKONOMI, FINANSIAL, bencana aceh, bencana sumatra, berita, dana bencana, Headline, menteri keuangan, peristiwa, purbaya yudhi sadewa\",\"dateline\":\"Dipublish pada Januari 14, 2026.\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\",\"name\":\"Harian Aceh Indonesia\",\"description\":\"HARIANACEH.co.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/\",\"email\":\"desk.harianaceh@gmail.com\",\"telephone\":\"+628972920416\",\"foundingDate\":\"2013-06-10\",\"numberOfEmployees\":{\"@type\":\"QuantitativeValue\",\"value\":10},\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/logo-hai-312x55-1.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2026\\\/01\\\/14\\\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\\\/#organizationLogo\",\"width\":312,\"height\":55,\"caption\":\"Logo Harian Aceh Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2026\\\/01\\\/14\\\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.x.com\\\/harianacehcoid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianaceh.indonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/harianacehindonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@kantorberitahai\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/harian-aceh-indonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tumblr.com\\\/harianaceh\",\"https:\\\/\\\/id.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Harian_Aceh_Indonesia\",\"https:\\\/\\\/bsky.app\\\/profile\\\/harianaceh.bsky.social\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2026\\\/01\\\/14\\\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9a3fb95bba4689db9e247ba8ff8b6a9b9b2da73b1d9ab6661dd7565f4f87a54e?s=96&d=mm&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.twitter.com\\\/harianacehcoid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianacehindonesia\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.pinterest.com\\\/harianaceh\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@kantorberitahai\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/harian-aceh-indonesia\",\"https:\\\/\\\/harianacehindonesia.tumblr.com\",\"https:\\\/\\\/id.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Harian_Aceh_Indonesia\",\"https:\\\/\\\/bsky.app\\\/profile\\\/harianaceh.bsky.social\",\"https:\\\/\\\/www.threads.com\\\/@harianaceh.indonesia\"]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2026\\\/01\\\/14\\\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2026\\\/01\\\/14\\\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\\\/\",\"name\":\"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban\",\"description\":\"BANDA ACEH - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran melihat lambannya penyerapan anggaran pemulihan pascabencana oleh pemerintah daerah di Aceh.Padahal, dana kebencanaan sudah tersedia dan kondisi keuangan daerah dinilai cukup aman.Menurut Purbaya, masalah utama bukan terletak pada ketersediaan dana, melainkan pada keraguan aparatur daerah dalam mengeksekusi anggaran yang sudah ada.Akibatnya, realisasi belanja untuk pemulihan\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2026\\\/01\\\/14\\\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/bmp5Bf.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2026\\\/01\\\/14\\\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\\\/#mainImage\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"\\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2026\\\/01\\\/14\\\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2026-01-14T13:05:00+07:00\",\"dateModified\":\"2026-01-14T13:27:37+07:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/\",\"name\":\"Harian Aceh Indonesia\",\"description\":\"HARIANACEH.co.id\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t\r\n\t\t<title>Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban<\/title>\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban","description":"BANDA ACEH - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran melihat lambannya penyerapan anggaran pemulihan pascabencana oleh pemerintah daerah di Aceh.Padahal, dana kebencanaan sudah tersedia dan kondisi keuangan daerah dinilai cukup aman.Menurut Purbaya, masalah utama bukan terletak pada ketersediaan dana, melainkan pada keraguan aparatur daerah dalam mengeksekusi anggaran yang sudah ada.Akibatnya, realisasi belanja untuk pemulihan","canonical_url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"bencana aceh,bencana sumatra,berita,dana bencana,headline,menteri keuangan,peristiwa,purbaya yudhi sadewa,ekonomi,finansial","webmasterTools":{"p:domain_verify":"589a976c546e720e3c097582d1f4946f","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id#listItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.harianaceh.co.id","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/ekonomi\/#listItem","name":"EKONOMI"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/ekonomi\/#listItem","position":2,"name":"EKONOMI","item":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/ekonomi\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/ekonomi\/finansial\/#listItem","name":"FINANSIAL"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id#listItem","name":"Beranda"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/ekonomi\/finansial\/#listItem","position":3,"name":"FINANSIAL","item":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/ekonomi\/finansial\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/#listItem","name":"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/ekonomi\/#listItem","name":"EKONOMI"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/#listItem","position":4,"name":"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/ekonomi\/finansial\/#listItem","name":"FINANSIAL"}}]},{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/#newsarticle","name":"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban","headline":"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban","author":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2026\/01\/bmp5Bf.jpg","width":640,"height":360,"caption":"\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto"},"datePublished":"2026-01-14T13:05:00+07:00","dateModified":"2026-01-14T13:27:37+07:00","inLanguage":"id-ID","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/#webpage"},"articleSection":"EKONOMI, FINANSIAL, bencana aceh, bencana sumatra, berita, dana bencana, Headline, menteri keuangan, peristiwa, purbaya yudhi sadewa","dateline":"Dipublish pada Januari 14, 2026."},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization","name":"Harian Aceh Indonesia","description":"HARIANACEH.co.id","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/","email":"desk.harianaceh@gmail.com","telephone":"+628972920416","foundingDate":"2013-06-10","numberOfEmployees":{"@type":"QuantitativeValue","value":10},"logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/04\/logo-hai-312x55-1.png","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/#organizationLogo","width":312,"height":55,"caption":"Logo Harian Aceh Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","https:\/\/www.x.com\/harianacehcoid","https:\/\/www.instagram.com\/harianaceh.indonesia\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@harianaceh.indonesia","https:\/\/id.pinterest.com\/harianacehindonesia\/","https:\/\/www.youtube.com\/@kantorberitahai","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/harian-aceh-indonesia\/","https:\/\/www.tumblr.com\/harianaceh","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Harian_Aceh_Indonesia","https:\/\/bsky.app\/profile\/harianaceh.bsky.social"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9a3fb95bba4689db9e247ba8ff8b6a9b9b2da73b1d9ab6661dd7565f4f87a54e?s=96&d=mm&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Redaksi"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","https:\/\/www.twitter.com\/harianacehcoid","https:\/\/www.instagram.com\/harianacehindonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@harianaceh.indonesia","https:\/\/www.pinterest.com\/harianaceh","https:\/\/www.youtube.com\/@kantorberitahai","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/harian-aceh-indonesia","https:\/\/harianacehindonesia.tumblr.com","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Harian_Aceh_Indonesia","https:\/\/bsky.app\/profile\/harianaceh.bsky.social","https:\/\/www.threads.com\/@harianaceh.indonesia"]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/#webpage","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/","name":"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban","description":"BANDA ACEH - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran melihat lambannya penyerapan anggaran pemulihan pascabencana oleh pemerintah daerah di Aceh.Padahal, dana kebencanaan sudah tersedia dan kondisi keuangan daerah dinilai cukup aman.Menurut Purbaya, masalah utama bukan terletak pada ketersediaan dana, melainkan pada keraguan aparatur daerah dalam mengeksekusi anggaran yang sudah ada.Akibatnya, realisasi belanja untuk pemulihan","inLanguage":"id-ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2026\/01\/bmp5Bf.jpg","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/#mainImage","width":640,"height":360,"caption":"\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/#mainImage"},"datePublished":"2026-01-14T13:05:00+07:00","dateModified":"2026-01-14T13:27:37+07:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/","name":"Harian Aceh Indonesia","description":"HARIANACEH.co.id","inLanguage":"id-ID","publisher":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization"}}]},"og:locale":"id_ID","og:site_name":"Harian Aceh Indonesia - HARIANACEH.co.id","og:type":"article","og:title":"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban","og:description":"BANDA ACEH - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran melihat lambannya penyerapan anggaran pemulihan pascabencana oleh pemerintah daerah di Aceh.Padahal, dana kebencanaan sudah tersedia dan kondisi keuangan daerah dinilai cukup aman.Menurut Purbaya, masalah utama bukan terletak pada ketersediaan dana, melainkan pada keraguan aparatur daerah dalam mengeksekusi anggaran yang sudah ada.Akibatnya, realisasi belanja untuk pemulihan","og:url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/","og:image":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2026\/01\/bmp5Bf.jpg","og:image:secure_url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2026\/01\/bmp5Bf.jpg","og:image:width":640,"og:image:height":360,"article:published_time":"2026-01-14T06:05:00+00:00","article:modified_time":"2026-01-14T06:27:37+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","article:author":"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@harianacehcoid","twitter:title":"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban","twitter:description":"BANDA ACEH - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran melihat lambannya penyerapan anggaran pemulihan pascabencana oleh pemerintah daerah di Aceh.Padahal, dana kebencanaan sudah tersedia dan kondisi keuangan daerah dinilai cukup aman.Menurut Purbaya, masalah utama bukan terletak pada ketersediaan dana, melainkan pada keraguan aparatur daerah dalam mengeksekusi anggaran yang sudah ada.Akibatnya, realisasi belanja untuk pemulihan","twitter:creator":"@harianacehcoid","twitter:image":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2026\/01\/bmp5Bf.jpg","twitter:label1":"Ditulis oleh","twitter:data1":"Redaksi","twitter:label2":"Estimasi waktu baca","twitter:data2":"2 menit"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"487254","title":"#post_title","description":"#post_excerpt","keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"seo_analyzer_scan_date":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"reviewed_by":null,"ai":null,"created":"2026-01-14 06:10:08","updated":"2026-09-13 03:02:45","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\" title=\"Beranda\">Beranda<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/ekonomi\/\" title=\"EKONOMI\">EKONOMI<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/ekonomi\/finansial\/\" title=\"FINANSIAL\">FINANSIAL<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\tPurbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban\n<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Beranda","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id"},{"label":"EKONOMI","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/ekonomi\/"},{"label":"FINANSIAL","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/ekonomi\/finansial\/"},{"label":"Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/purbaya-sentil-aceh-rp1279-triliun-dana-bencana-sudah-masuk-kenapa-belanjanya-lamban\/"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/487254","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=487254"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/487254\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/487255"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=487254"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=487254"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=487254"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=487254"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}