{"id":487257,"date":"2026-01-14T13:21:00","date_gmt":"2026-01-14T06:21:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/pernyataan-dharma-pongrekun-soal-kondisi-darurat-masyarakat-diimbau-siap-hadapi-7-hari-krisis\/"},"modified":"2026-01-14T14:12:50","modified_gmt":"2026-01-14T07:12:50","slug":"pernyataan-dharma-pongrekun-soal-kondisi-darurat-masyarakat-diimbau-siap-hadapi-7-hari-krisis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/14\/pernyataan-dharma-pongrekun-soal-kondisi-darurat-masyarakat-diimbau-siap-hadapi-7-hari-krisis\/","title":{"rendered":"Pernyataan Dharma Pongrekun soal Kondisi Darurat, Masyarakat Diimbau Siap Hadapi 7 Hari Krisis"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Pernyataan mantan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Komjen Pol (Purn) <a title=\"Dharma Pongrekun\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/dharma-pongrekun\/\">Dharma Pongrekun<\/a>, menjadi perhatian publik.<\/p>\n<p>Dalam sejumlah kesempatan, ia mengingatkan masyarakat agar bersiap menghadapi kemungkinan kondisi darurat dan menyarankan warga menyiapkan panic kit untuk bertahan selama tujuh hari.<\/p>\n<p>Imbauan tersebut bukan untuk menimbulkan kepanikan, melainkan sebagai langkah antisipasi menghadapi berbagai risiko yang dapat terjadi sewaktu-waktu.<\/p>\n<p>Mulai dari gangguan keamanan, bencana, hingga kondisi krisis yang berdampak pada kehidupan masyarakat.<\/p>\n<p>Komjen Pol (P) Dharma Pongrekun menekankan bahwa kesiapsiagaan masyarakat merupakan bagian penting dari ketahanan nasional.<\/p>\n<p>Menurutnya, warga sebaiknya memiliki kesadaran untuk mandiri dalam kondisi darurat, terutama pada fase awal krisis ketika bantuan belum sepenuhnya menjangkau semua wilayah.<\/p>\n<p>Ia menyebutkan bahwa periode tujuh hari pertama dalam situasi darurat sering kali menjadi fase paling krusial.<\/p>\n<p>Pada masa inilah masyarakat dituntut mampu bertahan dengan sumber daya yang ada.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Apa Itu Panic Kit?<\/h3>\n<p>Panic kit atau perlengkapan darurat adalah kumpulan kebutuhan dasar yang disiapkan untuk digunakan dalam kondisi genting.<\/p>\n<p>Panic kit biasanya disimpan di rumah dan mudah dijangkau jika sewaktu-waktu diperlukan.<\/p>\n<p>Isi panic kit umumnya meliputi:<\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li>Persediaan makanan dan minuman tahan lama<\/li>\n<li>Obat-obatan pribadi dan P3K<\/li>\n<li>Senter dan baterai cadangan<\/li>\n<li>Dokumen penting dalam bentuk salinan<\/li>\n<li>Alat komunikasi dan power bank<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kesiapan ini dinilai penting untuk memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi selama masa darurat.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Mengapa Tujuh Hari Dianggap Penting?<\/h3>\n<p>Dalam berbagai skenario kebencanaan dan krisis, tujuh hari pertama kerap menjadi masa transisi sebelum kondisi mulai stabil.<\/p>\n<p>Pada periode ini, distribusi logistik, pemulihan layanan, dan koordinasi bantuan masih berlangsung.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, kesiapan individu dan keluarga menjadi faktor penentu untuk mengurangi risiko dan dampak terburuk.<\/p>\n<p>Imbauan ini juga sejalan dengan konsep mitigasi risiko yang diterapkan di banyak negara.<\/p>\n<p>Pernyataan Dharma Pongrekun menuai beragam respons dari masyarakat.<\/p>\n<p>Sebagian menilai imbauan tersebut sebagai langkah bijak agar warga lebih waspada dan mandiri.<\/p>\n<p>Namun, ada pula yang khawatir pernyataan tersebut disalahartikan sebagai prediksi pasti terjadinya krisis besar.<\/p>\n<p>Para pengamat menilai, pesan utama yang perlu dipahami publik adalah pentingnya kesiapsiagaan, bukan kepanikan.<\/p>\n<p>Kesiapan menghadapi kondisi darurat merupakan bagian dari edukasi kebencanaan yang perlu ditanamkan sejak dini.<\/p>\n<p>Dalam menghadapi potensi risiko, peran pemerintah dan masyarakat harus berjalan seiring.<\/p>\n<p>Pemerintah bertanggung jawab menyiapkan sistem perlindungan dan respons darurat, sementara masyarakat diharapkan memiliki kesadaran dan kesiapan dasar.<\/p>\n<p>Dengan kesiapsiagaan yang baik, potensi kepanikan publik dapat ditekan, dan dampak kondisi darurat dapat diminimalkan.<\/p>\n<p>Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum jelas sumbernya.<\/p>\n<p>Menyiapkan panic kit bukan berarti meyakini krisis pasti terjadi, melainkan bentuk kewaspadaan yang rasional dan bertanggung jawab.<\/p>\n<p>Kesiapan hari ini dinilai sebagai investasi keselamatan di masa depan.***<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/487257?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernyataan mantan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun, menjadi perhatian publik<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":487258,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"Dharma Pongrekun","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,292613,1420],"series":[],"class_list":["post-487257","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-dharma-pongrekun","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/487257","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=487257"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/487257\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/487258"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=487257"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=487257"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=487257"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=487257"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}