{"id":488124,"date":"2026-01-20T01:30:00","date_gmt":"2026-01-19T18:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/20\/usk-jica-jepang-matangkan-rencana-pembangunan-rs-pendidikan-tanggap-bencana\/"},"modified":"2026-01-20T01:30:00","modified_gmt":"2026-01-19T18:30:00","slug":"usk-jica-jepang-matangkan-rencana-pembangunan-rs-pendidikan-tanggap-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/20\/usk-jica-jepang-matangkan-rencana-pembangunan-rs-pendidikan-tanggap-bencana\/","title":{"rendered":"USK-JICA Jepang Matangkan Rencana Pembangunan RS Pendidikan Tanggap Bencana"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan langkah konkret dalam upaya pengembangan infrastruktur kesehatan dan pendidikan kelas dunia. Rektor USK, Prof. Marwan, menerima kunjungan delegasi JICA (Japan International Cooperation Agency) pusat dari Tokyo untuk meninjau persiapan awal pembangunan Rumah Sakit Pendidikan USK, Senin, 19 Januari 2026.<\/p>\n<p>Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian komunikasi intensif yang telah dibangun sebelumnya antara USK dengan JICA perwakilan Indonesia. Kali ini, delegasi dari Tokyo turun langsung untuk melakukan verifikasi lapangan serta melihat kesiapan dokumen strategis yang menjadi syarat mutlak dimulainya proyek besar ini.<\/p>\n<p>Dalam penjelasannya, Rektor USK Prof. Marwan mengungkapkan bahwa saat ini progres proyek sedang memasuki tahapan krusial, yaitu transisi dari Blue Book (rencana daftar proyek pinjaman luar negeri jangka menengah) menuju Green Book (daftar rencana pinjaman luar negeri siap direalisasikan).<\/p>\n<p>\u201cKunjungan hari ini dari pihak JICA Tokyo bertujuan untuk melihat langsung kesiapan dokumen dan lokasi fisik. Kita sedang melakukan persiapan dokumen-dokumen lanjutan untuk mendukung proses dari Blue Book ke Green Book,\u201d ujar Prof. Marwan.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, koordinasi lintas sektoral terus diperkuat guna memastikan kelancaran administrasi. \u201cKami secara intensif berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), pihak JICA sebagai calon pemberi pinjaman, serta Bappenas,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Studi Kelayakan dan Target 2027<\/p>\n<p>Setelah kunjungan ini, pihak JICA dijadwalkan akan melakukan survei detail terkait Feasibility Study (FS) atau Studi Kelayakan. USK sendiri telah menyiapkan dokumen awal FS yang akan disinergikan dengan standar kebutuhan JICA.<\/p>\n<p>\u201cLangkah ini sangat penting sebagai syarat penandatanganan kontrak yang kami harapkan bisa terlaksana pada awal tahun depan. Kami melengkapi dokumen-dokumen sesuai kebutuhan JICA agar proses kontrak tidak menemui kendala,\u201d tegas Rektor.<\/p>\n<p>Proyek Rumah Sakit Pendidikan USK ini dirancang dengan konsep yang unik dan relevan dengan kondisi geografis Aceh, yakni sebagai rumah sakit yang juga tanggap bencana. Fasilitas ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan bagi mahasiswa kedokteran dan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat pelayanan kesehatan publik yang memiliki keunggulan dalam manajemen krisis dan kebencanaan.<\/p>\n<p>Pembangunan rumah sakit yang direncanakan berlokasi di area strategis kampus ini mendapatkan dukungan luas, tidak hanya dari internal universitas tetapi juga dari elemen masyarakat Aceh.<\/p>\n<p>\u201cKami dari USK memberikan dukungan sepenuhnya agar project ini bisa terwujud, termasuk dukungan dari elemen masyarakat yang ada. Mulai dari persiapan awal hingga selesainya proyek ini nantinya,\u201d kata Prof. Marwan.<\/p>\n<p>Rektor menekankan bahwa keberadaan RS Pendidikan USK ini merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia di Aceh. \u201cSemuanya demi kebutuhan pendidikan maupun kebutuhan kesehatan bagi masyarakat, lewat RS Pendidikan USK tanggap bencana. Kita ingin menghadirkan fasilitas yang mampu menjadi tumpuan di saat normal maupun saat terjadi situasi darurat,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p>Dengan dukungan teknologi dan pendanaan dari Jepang melalui JICA, RS Pendidikan USK diharapkan menjadi salah satu pusat rujukan kesehatan terbaik di wilayah Sumatera sekaligus simbol ketangguhan (resiliensi) Aceh dalam menghadapi tantangan kesehatan dan kebencanaan di masa depan.<\/p>\n<p>Mereka yang hadir adalah Deputy Director JICA Southeast Asia and Pacific Dept, Oba Takashi dan Country Officer Southeast Asia and Pacific Dept, Shiraishi Yukari. Sedangkan dari JICA Indonesia, Kawamoto Hanako selaku Project Formulation Advisor, dan Widya Amasara; Program Officer. []<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan langkah konkret dalam upaya pengembangan infrastruktur kesehatan dan pendidikan kelas dunia. Rektor USK, Prof. Marwan, menerima kunjungan delegasi JICA (Japan International Cooperation Agency) pusat dari Tokyo untuk meninjau persiapan awal pembangunan Rumah Sakit Pendidikan USK, Senin, 19 Januari 2026. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":488125,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[60],"tags":[29414,329051,329142,329789,367585,367586,1536,6074,8461,13434],"series":[],"class_list":["post-488124","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","tag-edukasi","tag-kerja-sama-internasional","tag-rumah-sakit-pendidikan","tag-pendidikan-kedokteran","tag-infrastruktur-kesehatan","tag-jica","tag-jepang","tag-universitas-syiah-kuala","tag-usk","tag-aceh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/488124","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=488124"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/488124\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/488125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=488124"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=488124"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=488124"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=488124"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}