{"id":488394,"date":"2026-01-27T15:30:00","date_gmt":"2026-01-27T08:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/27\/ahok-minta-jaksa-periksa-erick-thohir-jokowi-soal-dugaan-korupsi-minyak-mentah-pertamina\/"},"modified":"2026-01-27T20:11:54","modified_gmt":"2026-01-27T13:11:54","slug":"ahok-minta-jaksa-periksa-erick-thohir-jokowi-soal-dugaan-korupsi-minyak-mentah-pertamina","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/01\/27\/ahok-minta-jaksa-periksa-erick-thohir-jokowi-soal-dugaan-korupsi-minyak-mentah-pertamina\/","title":{"rendered":"Ahok Minta Jaksa Periksa Erick Thohir &#038; Jokowi soal Dugaan Korupsi Minyak Mentah Pertamina"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 <\/b>Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendorong jaksa penuntut umum (JPU) untuk memeriksa mantan Menteri BUMN Erick Thohir hingga Presiden ke-7 RI <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a>, terkait dugaan korupsi minyak mentah PT Pertamina. Khususnya soal pencopotan dua direksi anak usaha Pertamina yang dinilainya berintegritas.<\/p>\n<p>Pernyataan itu disampaikan Ahok saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengelolaan minyak mentah Pertamina di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (27\/1).<\/p>\n<p>Dua nama yang dimaksud adalah Joko Priyono dan Mas\u2019ud Khamid, masing-masing mantan direksi di subholding Pertamina, yakni Kilang Pertamina Internasional (KPI) dan Pertamina Patra Niaga (PPN).<\/p>\n<p>Jaksa penuntut umum (JPU) mempertanyakan status keduanya yang disebut Ahok telah dicopot dari jabatan.<\/p>\n<p>\u201cIni saya ingin menanyakan penegasan ya, masih di poin 10 huruf a. Dalam keterangan saudara ada dua nama, Pak Joko Priyono dan Pak Mas\u2019ud Khamid, keduanya mantan direksi pada anak perusahaan Pertamina, subholding. Satu di KPI, satu di PPN. Disebut sudah dicopot. Apakah ada persoalan dengan dua orang ini sehingga disebut dicopot? Ada masalah tidak?\u201d tanya jaksa dalam persidangan.<\/p>\n<p>Menjawab pertanyaan itu, Ahok justru menyampaikan pujian terhadap keduanya. Ia menyebut, Joko Priyono dan Mas\u2019ud Khamid sebagai dua direktur terbaik yang pernah dimiliki Pertamina.<\/p>\n<p>\u201cBagi saya dua saudara ini adalah dirut yang terhebat yang Pertamina punya, untuk memperbaiki produksi kilang termasuk Patra Niaga. Semua yang saya arahkan mereka kerjakan,\u201d ujar Ahok.<\/p>\n<p>Menurut Ahok, Mas\u2019ud Khamid bahkan lebih memilih diberhentikan daripada menandatangani pengadaan yang dinilainya menyimpang.<\/p>\n<p>\u201cTermasuk soal aditif ini, Pak Mas\u2019ud ini lebih baik dipecat daripada tanda tangan kalau ada penyimpangan pengadaan. Makanya saya bilang ini salah satu terbaik yang kita punya,\u201d ungkap Ahok.<\/p>\n<p>Ahok juga menilai, Joko Priyono sebagai sosok yang memiliki pemahaman mendalam soal kilang karena latar belakang teknisnya.<\/p>\n<p>\u201cPak Joko ini orang kilang, asli dari kilang. Pengetahuannya paling bagus soal kilang. Dia yang kasih tahu saya kelemahan kilang, apa yang mau diperbaiki. Ketika dia dicopot, saya sampai mau nangis,\u201d beber Ahok.<\/p>\n<p>Ia mengaku sempat menelepon Joko Priyono setelah pencopotan tersebut. Ia memandang, pencopoton itu sebagai bentuk kesewenangan.<\/p>\n<p>\u201cDia bilang, \u2018Pak, sudahlah Pak, saya di Yogya saja.\u2019 Saya pikir BUMN ini keterlaluan, mencopot orang yang bukan karena meritokrasi. Kenapa orang yang mau melakukan hal yang benar justru dicopot? Ini orang terbaik, makanya saya tulis dicopot dalam BAP,\u201d tegas Ahok.<\/p>\n<p>Merasa ada kejanggalan dalam pencopotan dua direksi tersebut, Ahok pun mendorong jaksa untuk memeriksa pihak-pihak terkait, termasuk Erick Thohir dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, guna mengetahui alasan di balik keputusan itu.<\/p>\n<p>\u201cMakanya saya selalu bilang ke pak jaksa, kenapa saya mau lapor ke jaksa? Periksa sekalian BUMN, periksa Presiden bila perlu. Kenapa orang terbaik dicopot?\u201d cetus Ahok.<\/p>\n<p>Pernyataan itu sempat memicu tepuk tangan dari pengunjung sidang, sehingga majelis hakim harus memberika teguran.<\/p>\n<p>\u201cTolong pengunjung bisa tertib. Ini persidangan, bukan hiburan. Tolong jangan bertepuk tangan,\u201d tegas hakim.<\/p>\n<p>Menanggapi dorongan Ahok agar Erick Thohir dan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> diperiksa, jaksa menyatakan bahwa keterangan tersebut tidak berkaitan langsung dengan penggalian pengetahuan Ahok sebagai saksi dalam perkara yang sedang disidangkan.<\/p>\n<p>\u201cItu kan fakta dari keterangan saksi. Namun saksi sendiri tidak menjelaskan fakta yang mana, detail perbuatan seperti apa, itu tidak pernah dikemukakan di persidangan. Tidak ada dokumen atau keterangan dari Pak Ahok yang bisa memastikan fakta tersebut,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/488394?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendorong jaksa penuntut umum (JPU) untuk memeriksa mantan Menteri BUMN Erick Thohir hingga Presiden ke-7 RI Joko Widodo, terkait dugaan korupsi minyak mentah PT Pertamina. Khususnya soal pencopotan dua direksi anak usaha Pertamina yang dinilainya berintegritas. Pernyataan itu disampaikan Ahok saat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":488395,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-488394","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/488394","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=488394"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/488394\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/488395"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=488394"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=488394"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=488394"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=488394"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}