{"id":489183,"date":"2026-02-01T11:15:00","date_gmt":"2026-02-01T04:15:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/01\/jokowi-gunakan-rakernas-psi-untuk-playing-victim\/"},"modified":"2026-02-01T11:25:30","modified_gmt":"2026-02-01T04:25:30","slug":"jokowi-gunakan-rakernas-psi-untuk-playing-victim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/01\/jokowi-gunakan-rakernas-psi-untuk-playing-victim\/","title":{"rendered":"Jokowi Gunakan Rakernas PSI untuk Playing Victim"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Pegiat media sosial Tifauziah Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa melontarkan kritik keras terhadap kehadiran mantan Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026.<\/p>\n<p>Dokter Tifa mempertanyakan keputusan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> yang tetap tampil di ruang publik meski, menurut pengamatannya, sedang berada dalam kondisi kesehatan yang menurun.<\/p>\n<p>\u201cMengapa dalam keadaan sakit, wajah ancur, body ringkih, gesture tertatih, dia masih hobi tampil?\u201d tulis Dokter Tifa dalam unggahan di media sosialnya, Minggu, 1 Februari 2026.<\/p>\n<p>Ia menyoroti aktivitas Jokowi selama Rakernas PSI, mulai dari tampil di panggung, berfoto bersama, menerima tamu, hingga menghadiri berbagai agenda.<\/p>\n<p>Menurut Dokter Tifa, kehadiran Jokowi dalam acara tersebut bukan semata untuk mendukung PSI, melainkan bagian dari strategi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> yang ia sebut sebagai playing victim.<\/p>\n<p>\u201cKarena dia, menurut keyakinan saya, menjalankan strategi playing victim. Merasa jadi korban karena terus \u2018dianiaya\u2019 oleh RRT (Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauziah Tyassuma). Dihina-hina dan direndah-rendahkan padahal sedang sakit,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menilai Jokowi sengaja memaksakan diri tampil di panggung PSI untuk membangun citra sebagai figur yang tetap tegar meski dalam kondisi sakit dan disorot publik.<\/p>\n<p>\u201cPada dasarnya, dia memaksakan diri tampil di panggung PSI bukan untuk mendukung partai, tetapi menggunakan panggung itu untuk tampil sebagai \u2018si sakit yang terus disakiti\u2019,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Dokter Tifa juga menyoroti pernyataan Jokowi yang berulang kali disampaikan dalam pidatonya dengan suara parau.<\/p>\n<p>\u201cPerhatikan kata-katanya yang diulang-ulang: \u2018Saya masih sanggup, saya masih sanggup, saya masih sanggup\u2019,\u201d tulisnya.<\/p>\n<p>Ia menafsirkan pengulangan tersebut sebagai ekspresi psikologis yang tidak sepenuhnya disadari oleh Jokowi, namun terekam jelas oleh publik. Namun, alih-alih memunculkan simpati, Dokter Tifa menilai sebagian publik justru merespons dengan komentar sinis.<\/p>\n<p>Dokter Tifa bahkan menyebut kondisi sakit Jokowi telah menjadi bagian dari komoditas politik. Ia menutup kritiknya dengan pernyataan reflektif tentang ambisi kekuasaan.<\/p>\n<p>\u201cDunia baginya seakan tak pernah cukup, dan yang membatasi tampaknya hanya mati,\u201d demikian Dokter Tifa.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/489183?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Pegiat media sosial Tifauziah Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa melontarkan kritik keras terhadap kehadiran mantan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026. Dokter Tifa mempertanyakan keputusan Jokowi yang tetap tampil di ruang publik meski, menurut pengamatannya, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":489184,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-489183","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/489183","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=489183"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/489183\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/489184"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=489183"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=489183"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=489183"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=489183"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}