{"id":489356,"date":"2026-02-02T12:11:00","date_gmt":"2026-02-02T05:11:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/02\/jokowi-jadikan-psi-kendaraan-politik-demi-melanggengkan-dinasti\/"},"modified":"2026-02-02T13:45:09","modified_gmt":"2026-02-02T06:45:09","slug":"jokowi-jadikan-psi-kendaraan-politik-demi-melanggengkan-dinasti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/02\/jokowi-jadikan-psi-kendaraan-politik-demi-melanggengkan-dinasti\/","title":{"rendered":"Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Arah <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> mantan Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>) mulai diterka publik setelah ia menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026.<\/p>\n<p>Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai pidato Jokowi yang menggebu-gebu, dengan pernyataan siap bekerja mati-matian untuk PS, merupakan langkah awal untuk memastikan keberlanjutan trah kekuasaannya.<\/p>\n<p>\u201cTotalitas Jokowi di PSI tampaknya ditujukan untuk kepentingan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pileg\/\">Pileg<\/a> dan Pilpres. Melalui Pileg, Jokowi ingin mengantarkan PSI ke Senayan. Melalui Pilpres, Jokowi ingin anaknya tetap mendampingi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> selama dua periode,\u201d ujar Jamil kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin, 2 Februari 2026.<\/p>\n<p>Menurutnya, Jokowi tidak bisa mempertahankan putra sulungnya, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a>, tetap berada di posisi Wakil Presiden mendampingi Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> tanpa menunjukkan keseriusan membangun kendaraan politik sendiri.<\/p>\n<p>\u201cPSI harus memiliki nilai tawar politik di mata Prabowo. Nilai tawar itu hanya bisa ditunjukkan dengan menaikkan posisi PSI dari partai gurem menjadi partai menengah. Karena itu, Jokowi berjanji akan bekerja mati-matian untuk PSI dan menjadi tokoh utama dalam seluruh aktivitas kampanye PSI ke depan,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Jamil pun memperkirakan bahwa di panggung depan Jokowi akan menampilkan kerja keras untuk mendongkrak PSI agar menjadi partai besar dan diperhitungkan.<\/p>\n<p>Sementara di panggung belakang, ia membaca arah politik Jokowi adalah mengantarkan Gibran menjadi Presiden pada 2034, setelah PSI berhasil masuk parlemen pada Pemilu 2029.<\/p>\n<p>\u201cJika itu motivasi di panggung belakang Jokowi, maka PSI hanya dijadikan kendaraan politik. Janji kerja mati-matian untuk membesarkan PSI bisa jadi semata-mata untuk memperkuat posisi kedua anaknya,\u201d ujarnya menduga.<\/p>\n<p>\u201cJika hal itu terwujud, maka dinasti politik Jokowi akan semakin kuat dan bersinar,\u201d pungkas Jamil.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Arah Politik mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai diterka publik setelah ia menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026. Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai pidato Jokowi yang menggebu-gebu, dengan pernyataan siap bekerja mati-matian untuk PS, merupakan langkah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":489357,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-489356","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/489356","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=489356"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/489356\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/489357"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=489356"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=489356"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=489356"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=489356"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}