{"id":489742,"date":"2026-02-04T17:45:00","date_gmt":"2026-02-04T10:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/04\/dukung-prabowo-gibran-2-periode-pengamat-pernyataan-jokowi-selalu-kebalikan\/"},"modified":"2026-02-05T22:33:16","modified_gmt":"2026-02-05T15:33:16","slug":"dukung-prabowo-gibran-2-periode-pengamat-pernyataan-jokowi-selalu-kebalikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/04\/dukung-prabowo-gibran-2-periode-pengamat-pernyataan-jokowi-selalu-kebalikan\/","title":{"rendered":"Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Pengamat: Pernyataan Jokowi Selalu Kebalikan"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b>\u00a0 Pernyataan Presiden ke-7 RI <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> yang menyatakan dukungan terhadap pemerintahan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a>\u2013<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a> hingga dua periode justru dibaca berbeda. Alih-alih dimaknai sebagai dukungan murni, pernyataan tersebut dinilai menyimpan pesan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> berlapis.<\/p>\n<p>Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai, publik perlu memahami pola komunikasi politik <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> yang kerap menunjukkan kontradiksi antara pernyataan dan tindakan.<\/p>\n<p>\u201cKalau kita baca rekam jejaknya, pernyataan Jokowi sering kali justru kebalikan dari apa yang kemudian terjadi,\u201d ujar Amir Hamzah kepada wartawan, Selasa (3\/2\/2026).<\/p>\n<p>Ia mengingatkan kembali peristiwa saat Jokowi masih menjabat Gubernur DKI Jakarta. Kala itu, Jokowi berulang kali menyatakan tidak berminat maju sebagai calon presiden. Namun fakta politik berbicara lain\u2014Jokowi akhirnya maju dan memenangkan Pilpres 2014.<\/p>\n<p>Dalam konteks kekinian, Amir menilai pernyataan Jokowi yang mendukung <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a>-Gibran dua periode tidak bisa dibaca secara tekstual semata.<\/p>\n<p>\u201cJustru di saat yang sama, Jokowi disebut telah menyiapkan Gibran sebagai calon presiden 2029. Ini bukan rahasia lagi di kalangan elite,\u201d kata Amir.<\/p>\n<p>Menurutnya, dukungan Jokowi kepada Prabowo bisa dimaknai sebagai upaya menjaga stabilitas transisi kekuasaan, sembari tetap menyiapkan skenario lanjutan bagi putra sulungnya.<\/p>\n<p>Dengan pengaruh politik yang masih kuat, baik di birokrasi maupun jaringan partai, Jokowi dinilai memiliki kapasitas besar untuk melobi partai-partai agar mengusung Gibran pada Pilpres 2029.<\/p>\n<p>\u201cTim media Gibran bahkan disebut sudah bekerja sejak sekarang. Ini menandakan 2029 bukan agenda dadakan,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Amir Hamzah juga menyinggung peristiwa kerusuhan Agustus 2025 yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar. Ia menilai, rangkaian kejadian tersebut tidak bisa dilepaskan dari dugaan keterlibatan aktor-aktor tertentu.<\/p>\n<p>Investigasi yang dipublikasikan Project Multatuli sebelumnya mengungkap keberadaan sebuah mobil Mercedes-Benz berwarna merah di sejumlah titik kerusuhan dan penjarahan, termasuk di sekitar rumah Nafa Urbach dan Sri Mulyani.<\/p>\n<p>\u201cAda temuan menarik. Koordinator penjarah di dua lokasi berbeda menggunakan kendaraan yang sama\u2014Mercy merah,\u201d ungkap Amir.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, identifikasi lapangan menyebut kendaraan tersebut diduga kuat terkait dengan seorang pengusaha mebel asal Solo. Meski belum diproses secara hukum terbuka, temuan ini memicu spekulasi soal jejaring kekuasaan dan aktor di balik kerusuhan.<\/p>\n<p>Amir Hamzah menilai, dukungan Jokowi terhadap Prabowo-Gibran dua periode juga dapat dibaca sebagai langkah politik defensif.<\/p>\n<p>\u201cDalam politik kekuasaan, dukungan itu bisa berarti cari aman. Terutama dari potensi jerat hukum di masa depan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, hal ini bukan tuduhan hukum, melainkan analisis geopolitik yang lazim terjadi dalam fase pergantian rezim. Menurutnya, menjaga hubungan baik dengan presiden aktif merupakan strategi umum mantan kepala negara di berbagai belahan dunia.<\/p>\n<p>Meski Prabowo-Gibran baru memulai masa pemerintahan, dinamika menuju 2029 dinilai sudah mulai bergerak. Peta kekuasaan, loyalitas partai, hingga pembentukan opini publik disebut sedang dipanaskan secara bertahap.<\/p>\n<p>\u201cPolitik Indonesia tidak pernah benar-benar berhenti. Ia hanya berganti bab,\u201d tutup Amir Hamzah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo Subianto\u2013Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode justru dibaca berbeda. Alih-alih dimaknai sebagai dukungan murni, pernyataan tersebut dinilai menyimpan pesan Politik berlapis. Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai, publik perlu memahami pola komunikasi politik Jokowi yang kerap menunjukkan kontradiksi antara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":489743,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1645,94,1420,242],"series":[],"class_list":["post-489742","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-joko-widodo","tag-jokowi","tag-peristiwa","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/489742","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=489742"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/489742\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/489743"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=489742"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=489742"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=489742"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=489742"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}