{"id":489945,"date":"2026-02-06T08:49:00","date_gmt":"2026-02-06T01:49:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/06\/sunset-clause-vs-judicial-review-ke-mahkamah-agung\/"},"modified":"2026-02-07T05:29:26","modified_gmt":"2026-02-06T22:29:26","slug":"sunset-clause-vs-judicial-review-ke-mahkamah-agung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/06\/sunset-clause-vs-judicial-review-ke-mahkamah-agung\/","title":{"rendered":"Sunset Clause vs Judicial Review ke Mahkamah Agung"},"content":{"rendered":"<p><em><b>Oleh:<\/b> Damai Hari Lubis<sup><a href=\"#footnote_1_489945\" id=\"identifier_1_489945\" class=\"footnote-link footnote-identifier-link\" title=\"Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)\">1<\/a><\/sup><\/em><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">P<\/span>ASAL 361 UU No. 20 Tahun 2025 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP Baru) mengatur ketentuan peralihan (transisi) hukum acara, khususnya mengenai kelanjutan perkara yang sedang berjalan saat UU baru berlaku.<\/p>\n<p>Pasal ini menegaskan bahwa perkara yang dilimpahkan dan mulai diperiksa sebelum berlakunya KUHAP Baru, tetap diselesaikan berdasarkan ketentuan lama. Secara rinci, Pasal 361 mengatur beberapa poin krusial:<\/p>\n<p><strong>Huruf a:<\/strong> Perkara yang sedang dalam proses penyidikan atau penuntutan diselesaikan berdasarkan KUHAP lama.<\/p>\n<p><strong>Huruf c:<\/strong> Perkara yang telah dilimpahkan ke pengadilan dan mulai diperiksa tetap diselesaikan berdasarkan KUHAP lama, kecuali pada tahap Peninjauan Kembali (PK).<\/p>\n<p><strong>Huruf d:<\/strong> Dalam hal perkara dilimpahkan ke pengadilan tetapi proses pemeriksaan belum dimulai, pemeriksaan, pengadilan, dan putusan didasarkan pada ketentuan KUHAP Baru.<\/p>\n<p>Inti dari pasal ini adalah sunset clause atau aturan transisi (asas transitoir) untuk menjamin kepastian hukum, di mana perkara yang sudah &#8220;berjalan&#8221; (diperiksa) tetap menggunakan aturan lama (UU No. 8 Tahun 1981) hingga selesai, sedangkan perkara baru yang dilakukan dalam keberlakuan KUHAP baru, maka UU. Materilnya pun menggunakan KUHP baru dengan menggunakan teknis atat cara merujuk KUHAP Baru.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Adakah Ketentuan Restorasi Pra KUHAP baru Jo. KUHP baru?<\/h3>\n<p>Sebelum berlakunya KUHAP (UU. No 20 Tahun 2025) dan KUHP baru (UU No. 1 Tahun 2023) terkait kebijakan restorative justice (RJ) yang lebih komprehensif, mediasi penal atau keadilan restoratif di Indonesia diatur melalui peraturan sektoral di tingkat kepolisian, kejaksaan dan peradilan, serta beberapa *UU. Khusus.*<\/p>\n<p>Dasar hukum mediasi atau RJ sebelum KUHP baru (UU. No.1\/ 2023) jo. KUHAP baru (UU. No. 20\/2025\u00a0 RJ diatur melalui beberapa peraturan di tingkat kepolisian, kejaksaan, dan Mahkamah Agung. Di tingkat kepolisian, terdapat Perpol No 8\/ 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. Untuk tingkat kejaksaan, dasar hukumnya adalah Perja\u00a0 RI No 15\/ 2020 tentang Penghentian Penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif.<\/p>\n<p>M.A juga memiliki dasar hukum seperti S- Kep DirJend Badan Peradilan Umum No. 1691\/DJU\/SK\/PS.00\/12\/2020 mengenai pedoman penerapan RJ. Serta U-U No 11\/ 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak juga menerapkan RJ. Seblm KUHP baru, penerapan RJ juga didasarkan pada diskresi kepolisian, kewenangan kejaksaan, dan prinsip pemulihan yang sudah dipraktikan realitas.<\/p>\n<p>Dan dasar peralihan yang lama ke UU. Pidana baru (asas dan teori hukum pidana\u00a0 transitoir) juga terdapat pada UU No. 1 Tahun 2026 Ttg Penyesuaian Pidana) Jo. Sema No 1 Tahun 2026.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Pedoman Sanksi Hukum Mengacu Lex Favor Reo<\/h3>\n<p>Bagaimana pola\u00a0 praktik hukum terkait masa hukuman pidana andai perkara tetap berlangsung ? Maka mesti menoleh kepada teori dan asas hukum pidana yakni asas lex favor reo, JPU dalam isi tuntutannya dan majelis\u00a0 hakim dalam penerapan sanksi hukumannya terhadap kasus transisi hukum pidana _(sunset clause)_, tentu mesti mengacu menerapkan sanksi hukuman yang teringan diantara keduanya (lex favor reo).<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Kesimpulan<\/h3>\n<p>Bagi masyarakat WNI yang tidak menyetujui atau mengatakan keberatan yang ada hubungannya dengan sistim hukum (baru) pada pasal-pasal yan tercantum KUHAP, KUHP dan pelaksanaan penerapan terhadap lex favor reo silahkan segera ajukan judicial review melalui MK dan uji materil melalui MA jangan sekedar _&#8221;omdo.&#8221;_<\/p>\n<div id=\"gtx-trans\" style=\"position: absolute; left: 57px; top: 216px;\">\n<div class=\"gtx-trans-icon\"><\/div>\n<\/div>\n<ol class=\"footnotes\"><li id=\"footnote_1_489945\" class=\"footnote\"><i>Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a>)<\/i><span class=\"footnote-back-link-wrapper\">[<a href=\"#identifier_1_489945\" class=\"footnote-link footnote-back-link\">\u21a9<\/a>]<\/span><\/li><\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasal 361 UU No. 20 Tahun 2025 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP Baru) mengatur ketentuan peralihan (transisi) hukum acara, khususnya mengenai kelanjutan perkara yang sedang berjalan saat UU baru berlaku<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":489946,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"Judicial Review","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[37],"tags":[52004,368017],"series":[],"class_list":["post-489945","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini","tag-judicial-review","tag-sunset-clause"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/489945","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=489945"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/489945\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/489946"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=489945"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=489945"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=489945"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=489945"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}