{"id":490031,"date":"2026-02-06T18:49:00","date_gmt":"2026-02-06T11:49:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/06\/kpk-periksa-eks-menteri-bumn-rini-soemarno-terkait-kasus-korupsi-jual-beli-gas-pgn\/"},"modified":"2026-02-07T01:22:50","modified_gmt":"2026-02-06T18:22:50","slug":"kpk-periksa-eks-menteri-bumn-rini-soemarno-terkait-kasus-korupsi-jual-beli-gas-pgn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/06\/kpk-periksa-eks-menteri-bumn-rini-soemarno-terkait-kasus-korupsi-jual-beli-gas-pgn\/","title":{"rendered":"KPK Periksa Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Terkait Kasus Korupsi Jual Beli Gas PGN"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a>) terus memanggil saksi-saksi profil tinggi dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait kerja sama jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Inti Alasindo Energi (IAE).<\/p>\n<p>Pada hari ini, Jumat (6\/2\/2026), penyidik KPK memanggil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2014\u20132019, Rini Mariani Soemarno, untuk diperiksa sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.<\/p>\n<p>Berdasarkan informasi, Rini Soemarno tiba di markas lembaga antirasuah tersebut sekitar pukul 13.14 WIB.<\/p>\n<p>Ia langsung diarahkan menuju ruang pemeriksaan untuk memberikan keterangan di hadapan penyidik.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan terhadap Rini Soemarno masih berlangsung.<\/p>\n<p>&#8220;Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi kerja sama jual beli gas antara PT PGN dan PT IAE. Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih,&#8221; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Jumat (6\/2\/2026).<\/p>\n<p>Selain Rini Soemarno, KPK juga memanggil tiga saksi lainnya yang merupakan pejabat dan mantan pejabat strategis di sektor energi.<\/p>\n<p>Mereka dimintai keterangan untuk mendalami alur keputusan dalam perjanjian jual beli gas yang merugikan negara tersebut.<\/p>\n<p>Para saksi lain yang dijadwalkan diperiksa hari ini adalah Sentot Harijady Bratjanto Tri Putro (eks Direktur Gas Bumi BPH Migas tahun 2020\u20132022); Tutuka Ariadji (Dosen ITB dan mantan Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM tahun 2020\u20132024); dan Wiko Migantoro (Direktur Utama Pertamina Gas periode Agustus 2018\u2013Maret 2022).<\/p>\n<p>Pemanggilan Rini Soemarno merupakan rangkaian dari pemeriksaan maraton yang dilakukan KPK dalam seminggu terakhir.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pada Kamis (5\/2\/2026), KPK telah memeriksa mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) periode 2018\u20132024, Nicke Widyawati.<\/p>\n<p>Sehari sebelumnya, Selasa (3\/2\/2026), mantan Dirut Pertamina Elia Massa Manik dan mantan Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro juga telah diperiksa.<\/p>\n<p>Intensitas pemeriksaan terhadap para petinggi BUMN dan sektor energi ini mengindikasikan upaya KPK untuk menelusuri dugaan pembiaran atau kesalahan prosedur dalam pengambilan keputusan di level manajemen puncak terkait proyek tersebut.<\/p>\n<p>Kasus ini bermula dari kesepakatan jual beli gas dengan skema advance payment (pembayaran di muka) senilai 15 juta dolar AS dari PGN kepada IAE.<\/p>\n<p>Dana tersebut awalnya diklaim sebagai syarat akuisisi Isargas Group (induk PT IAE) oleh PGN.<\/p>\n<p>Namun, penyidikan KPK menemukan bahwa rencana akuisisi tersebut dilakukan tanpa due diligence (uji tuntas) yang valid.<\/p>\n<p>Dana jumbo tersebut diduga justru digunakan untuk membayar utang Isargas Group dan bukan untuk kepentingan bisnis yang wajar.<\/p>\n<p>Akibatnya, negara ditaksir mengalami kerugian keuangan sekitar Rp246 miliar.<\/p>\n<p>Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan mantan Dirut PGN (2009\u20132017) Hendi Prio Santoso dan Komisaris Utama PT IAE Arso Sadewo sebagai tersangka.<\/p>\n<p>Sementara itu, mantan Direktur Komersial PT PGN Danny Praditya dan Komisaris PT IAE Iswan Ibrahim saat ini tengah menjalani proses persidangan.<\/p>\n<div id=\"gtx-trans\" style=\"position: absolute; left: 390px; top: 72px;\">\n<div class=\"gtx-trans-icon\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/490031?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memanggil saksi-saksi profil tinggi dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait kerja sama jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Inti Alasindo Energi (IAE)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":490032,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"rini soemarno","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,367973,68,243,6769,367974,231,1420,116944],"series":[],"class_list":["post-490031","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-eks-menteri-bumn","tag-headline","tag-hukum","tag-korupsi","tag-korupsi-jual-beli-gas-pgn","tag-kpk","tag-peristiwa","tag-rini-soemarno"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/490031","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=490031"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/490031\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/490032"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=490031"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=490031"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=490031"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=490031"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}