{"id":490819,"date":"2026-02-11T07:47:00","date_gmt":"2026-02-11T00:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/11\/lika-liku-bonatua-mencari-kebenaran-ijazah-jokowi\/"},"modified":"2026-02-12T01:18:38","modified_gmt":"2026-02-11T18:18:38","slug":"lika-liku-bonatua-mencari-kebenaran-ijazah-jokowi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/11\/lika-liku-bonatua-mencari-kebenaran-ijazah-jokowi\/","title":{"rendered":"Lika-liku Bonatua Mencari Kebenaran Ijazah Jokowi"},"content":{"rendered":"<p><em><strong>Oleh:<\/strong> Erizal<sup><a href=\"#footnote_1_490819\" id=\"identifier_1_490819\" class=\"footnote-link footnote-identifier-link\" title=\"Direktur ABC Riset &amp; Consulting\">1<\/a><\/sup><\/em><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">P<\/span>ANJANG juga perjalanan <a title=\"Bonatua Silalahi\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/bonatua-silalahi\/\">Bonatua Silalahi<\/a> dalam mendapatkan fotokopi legalisir ijazah <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> alias <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> yang dipergunakan sebagai syarat pendaftaran pencapresan di <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpu\/\">KPU<\/a> pada saat Pilpres 2014 dan 2019.<\/p>\n<p>Pada Senin 9 Februari 2026, barulah <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpu\/\">KPU<\/a> RI resmi menyerahkan dua fotokopi legalisir ijazah Jokowi itu kepada Bonatua Silalahi, secara legowo.<\/p>\n<p>Bonatua Silalahi bercerita proses awal ia meminta fotokopi legalisir ijazah Jokowi ini dimulai sejak 3 Agustus 2025 lalu.<\/p>\n<p>Berarti, genap enam bulan, baru ia bisa menerima apa yang dimintanya itu.<\/p>\n<p>Itu pun belum dari KPU DKI Jakarta saat Jokowi mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta dan KPU Solo saat Jokowi dua kali maju sebagai Walikota Solo.<\/p>\n<p>Awalnya, ditolak mentah-mentah oleh KPU dengan terbitnya PKPU Nomor 731\/2025 yang heroik itu, yang intinya melarang orang lain meminta ijazah orang lain karena alasan dokumen pribadi.<\/p>\n<p>Lalu, publik marah dan anggota DPR pun marah kepada KPU dan dipanggilah KPU RI oleh anggota Komisi II DPR mempertanyakan PKPU Nomor 731\/2025 itu.<\/p>\n<p>Hari gini, KPU kok masih menerbitkan PKPU? Aneh tapi nyata.<\/p>\n<p>Akhirnya PKPU Nomor 731\/2025 itu dicabut dan KPU menyerahkan fotokopi legalisir ijazah Jokowi itu kepada Bonatua Silalahi, tapi ada sembilan item pula yang ditutup atau sengaja dikaburkan, termasuk tanggal lahir Jokowi.<\/p>\n<p>Benar-benar aneh bin ajaib kebijakan KPU ini. Artinya, fotokopi legalisir ijazah Jokowi itu nyaris tak ada gunanya lagi, karena semua sudah ditutup.<\/p>\n<p>Maka Bonatua Silalahi meneruskan petualangannya mencari kebenaran terkait ijazah Jokowi ini dengan cara menggugatnya ke Komisi Informasi Publik (KIP) Pusat.<\/p>\n<p>Sebanyak enam kali ia bersidang, akhirnya KIP Pusat memutuskan agar sembilan item yang ditutup atau dikaburkan KPU itu dibuka.<\/p>\n<p>KPU masih bisa banding ke PTUN, tapi KPU memilih mengakhiri petualangan Bonatua Silalahi dengan cara menyerahkan seperti yang diinginkan.<\/p>\n<p>Bonatua Silalahi sedikit membedakan (kejanggalan) dua fotokopi legalisir ijazah Jokowi yang diterimanya itu, tapi ia tak mau terlalu jauh, karena bukan ahlinya.<\/p>\n<p>Ia memilih akan memposting fotokopi legalisir ijazah Jokowi itu di akunnya dan mempersilakan para peneliti untuk menelitinya.<\/p>\n<p>Bonatua Silalahi tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> yang telah menjaga iklim demokrasi sampai saat ini.<\/p>\n<p>Berterima kasih juga kepada Ketua dan Anggota KIP Pusat, serta kepada Ketua dan Anggota KPU Pusat, yang tidak lagi melakukan banding ke PTUN.<\/p>\n<p>Silahkan publik yang menilai secara objektif.<\/p>\n<p>Bonatua Silalahi layak diapresiasi dan diacungkan dua jempol atas usaha, kerja keras, dan kegigihannya dalam mengungkap kebenaran terkait ijazah Jokowi.<\/p>\n<p>Kebenaran, sesulit apa pun, pasti akan menemukan jalannya sendiri. Bravo!<\/p>\n<ol class=\"footnotes\"><li id=\"footnote_1_490819\" class=\"footnote\">Direktur ABC Riset &amp; Consulting<span class=\"footnote-back-link-wrapper\">[<a href=\"#identifier_1_490819\" class=\"footnote-link footnote-back-link\">\u21a9<\/a>]<\/span><\/li><\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Panjang juga perjalanan Bonatua Silalahi dalam mendapatkan fotokopi legalisir ijazah Joko Widodo alias Jokowi yang dipergunakan sebagai syarat pendaftaran pencapresan di KPU pada saat Pilpres 2014 dan 2019.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":490820,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"bonatua","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[37],"tags":[94,1645,327643,329754],"series":[],"class_list":["post-490819","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini","tag-jokowi","tag-joko-widodo","tag-bonatua-silalahi","tag-bonatua"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/490819","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=490819"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/490819\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/490820"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=490819"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=490819"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=490819"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=490819"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}