{"id":490961,"date":"2026-02-12T06:44:00","date_gmt":"2026-02-11T23:44:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/12\/dua-menteri-prabowo-saling-serang-di-ruang-publik\/"},"modified":"2026-02-12T07:09:16","modified_gmt":"2026-02-12T00:09:16","slug":"dua-menteri-prabowo-saling-serang-di-ruang-publik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/12\/dua-menteri-prabowo-saling-serang-di-ruang-publik\/","title":{"rendered":"Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik"},"content":{"rendered":"<p><em><b>Oleh:<\/b> Rosadi Jamani<sup><a href=\"#footnote_1_490961\" id=\"identifier_1_490961\" class=\"footnote-link footnote-identifier-link\" title=\"Ketua Satupena Kalbar\">1<\/a><\/sup><\/em><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">D<\/span>I negeri dengan 280 juta rakyat disuguhi tontonan premium. Dua <a title=\"menteri\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/menteri\/\">menteri<\/a> adu argumen bak final lomba <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/debat\/\">Debat<\/a> antar-fakultas. Bukannya serius ngurus negara, eh malah \u201cberbalas pantun\u201d di ruang publik.<\/p>\n<p>Rakyat disuruh gelar tikar, duduk manis, nonton Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa versus Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Ini bukan FTV, ini kabinet.<\/p>\n<p>Drama dimulai ketika Purbaya dalam sebuah forum mengaku heran. Katanya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) belum merealisasikan anggaran pembangunan kapal.<\/p>\n<p>Di forum itu ia bertanya, apakah sudah ada pengusaha yang menerima proyek pembangunan kapal dari KKP. Serempak dijawab, belum ada pesanan. Lalu meluncurlah kalimat yang nadanya antara prihatin dan gemas, \u201cKan aneh enggak masuk akal. Uangnya sudah saya keluarkan, ordernya enggak ada.\u201d<\/p>\n<p>Nuan bayangkan ekspresinya. Uang sudah dianggarkan, tapi galangan kapal masih menatap laut dengan tatapan kosong.<\/p>\n<p>Purbaya mempertanyakan, apakah Kadin atau Kementerian Perindustrian kurang aktif. \u201cKenapa KKP belum order ke sana, kan kita mendorong pertumbuhan ekonomi, uangnya sudah saya anggarin,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Bahkan Purbaya menambahkan dengan nada yang hampir puitis, \u201cRugi saya Pak, utang-utang dialokasikan enggak dipakai.\u201d Menteri Keuangan curhat soal utang yang tak terserap, ini sudah seperti orang bayar katering tapi tamunya tak datang.<\/p>\n<p>Tentu saja Menteri KP tidak tinggal diam. Sakti Wahyu Trenggono gerah. Katanya ia tidak mengerti dana proyek pembangunan kapal yang dimaksud Purbaya.<\/p>\n<p>\u201cSaya enggak ngerti maksud Pak Purbaya? Kalau soal kapal, itu sumber pendanaannya dari pinjaman UK, dan sekarang masih berproses, mekanismenya juga sedang dibicarakan,\u201d katanya pada Selasa 10 Februari 2026. Plot twist, sumber dana dari pinjaman Inggris, dan yang mengeksekusi bukan KKP, melainkan Badan Logistik Pertahanan. KKP hanya memfasilitasi teknis dan tenaga kerja.<\/p>\n<p>Artinya apa? Artinya kapal ini seperti anak kos yang uang bulanannya dikirim orang tua lewat tetangga, lalu dikelola sepupu. Sementara pemilik kos cuma kebagian bersih-bersih halaman.<\/p>\n<p>Trenggono pun menyemprot balik, \u201cJadi sebaiknya, Pak Purbaya tanya dulu ke anak buahnya sebelum komentar.\u201d Bahkan ia menegaskan, \u201cSebaiknya Purbaya validasi data dulu sebelum menyampaikan seperti itu dong.\u201d<\/p>\n<p>Publik pun menyaksikan dua menteri saling koreksi lewat media. Koordinasi? Mungkin sedang cuti.<\/p>\n<p>Lalu Purbaya meredakan suhu. Ia mengakui bisa saja dirinya yang salah. \u201cYang betul Pak Trenggono mungkin, saya datanya salah,\u201d katanya di Gedung DPR, Rabu 11 Februari 2026.<\/p>\n<p>Namun ia tetap menegaskan, sampai sekarang belum ada order pembangunan kapal. Meski pinjaman dari UK, pada akhirnya tetap akan melewati Kementerian Keuangan.<\/p>\n<p>\u201cPinjaman juga nanti kan lewat kita juga kan, tetap saja.\u201d Ia meminta agar anggaran segera diluncurkan ke bawah supaya proyek kapal cepat berjalan.<\/p>\n<p>\u201cYa yang penting gini, ketika ada program tadi pembuatan kapal, cepat diluncurkan ke bawah. Gitu saja.\u201d<\/p>\n<p>Sementara itu, DPR ikut menghela napas panjang. Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, mengaku heran melihat saling sahut terbuka ini.<\/p>\n<p>\u201cKelihatan tidak kompak yang dipertontonkan di hadapan rakyat, bikin masyarakat semakin bingung nanti, seperti tidak solid, tidak ada koordinasi antarkementerian,\u201d ujar Daniel, Rabu 11 Februari 2026.<\/p>\n<p>Legislator <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pkb\/\">PKB<\/a> itu berharap tim Kabinet Merah Putih solid menjalankan amanat Presiden dan menyarankan jika ada masalah, dibicarakan internal saja, tanpa sahut-sahutan.<\/p>\n<p>Rakyat? Rakyat menonton. Kapal belum dibuat, tapi gelombang sudah tinggi. Anggaran sudah ada, pinjaman sudah disebut, mekanisme masih berproses, eksekutor beda instansi, data mungkin salah, koordinasi entah di mana.<\/p>\n<p>Kita ini bangsa maritim, katanya. Tapi untuk urusan satu kapal saja, ombaknya bisa sebesar ini. Seru? Tentu. Menghibur? Lumayan. Mengecewakan? Jangan ditanya.***<\/p>\n<ol class=\"footnotes\"><li id=\"footnote_1_490961\" class=\"footnote\">Ketua Satupena Kalbar<span class=\"footnote-back-link-wrapper\">[<a href=\"#identifier_1_490961\" class=\"footnote-link footnote-back-link\">\u21a9<\/a>]<\/span><\/li><\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di negeri dengan 280 juta rakyat disuguhi tontonan premium. Dua menteri adu argumen bak final lomba Debat antar-fakultas<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":490962,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"menteri","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[37],"tags":[368186,135722,2081,272557],"series":[],"class_list":["post-490961","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini","tag-dua-menteri-prabowo","tag-menteri","tag-prabowo-subianto","tag-ruang-publik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/490961","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=490961"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/490961\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/490962"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=490961"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=490961"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=490961"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=490961"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}