{"id":491046,"date":"2026-02-12T16:26:00","date_gmt":"2026-02-12T09:26:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/12\/jokowi-dinilai-cari-simpatik-lewat-wacana-prabowo-gibran-dua-periode\/"},"modified":"2026-02-12T16:30:13","modified_gmt":"2026-02-12T09:30:13","slug":"jokowi-dinilai-cari-simpatik-lewat-wacana-prabowo-gibran-dua-periode","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/12\/jokowi-dinilai-cari-simpatik-lewat-wacana-prabowo-gibran-dua-periode\/","title":{"rendered":"Jokowi Dinilai Cari Simpatik Lewat Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Mantan Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>) dinilai tengah mencari kembali simpati publik dengan mengangkat wacana dua periode bagi Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> dan Wakil Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a>.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pengamat-politik\/\">Pengamat Politik<\/a> Citra Institute, Efriza, menilai Jokowi sengaja menggulirkan isu tersebut karena popularitas dan pengaruhnya dinilai menurun setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.<\/p>\n<p>\u201cNama <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> juga digunakan Jokowi untuk meraih simpati masyarakat, karena popularitas dan elektabilitas Prabowo saat ini sedang tinggi dan dinilai positif oleh publik,\u201d ujar Efriza kepada Kantor Berita <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> dan Ekonomi RMOL, Kamis, 12 Februari 2026.<\/p>\n<p>Menurut Efriza, langkah tersebut diduga bukan semata untuk kepentingan pribadi, melainkan juga bagian dari upaya menjaga eksistensi politik di tingkat nasional.<\/p>\n<p>Ia menilai manuver itu sekaligus dapat berdampak pada peningkatan popularitas dan elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI).<\/p>\n<p>\u201cIni juga bisa menjadi upaya mendongkrak popularitas dan elektabilitas PSI,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Efriza meyakini Jokowi berpotensi kembali aktif dalam dinamika politik dengan menjadikan PSI sebagai kendaraan politik, mengingat putra bungsunya, Kaesang Pangarep, saat ini menjabat sebagai Ketua Umum partai tersebut.<\/p>\n<p>Namun demikian, Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) itu memperkirakan Jokowi tidak akan cukup kuat jika hanya mengandalkan PSI. Ia menilai Jokowi tetap perlu merapat kepada Presiden Prabowo untuk menjaga pengaruh politiknya.<\/p>\n<p>\u201cArtinya, Jokowi yang pengaruhnya dinilai menurun pasca tak lagi menjabat presiden, menggunakan nama Prabowo agar dirinya dan keluarganya tetap populer dan meraih simpati publik,\u201d pungkas Efriza.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai tengah mencari kembali simpati publik dengan mengangkat wacana dua periode bagi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pengamat Politik Citra Institute, Efriza, menilai Jokowi sengaja menggulirkan isu tersebut karena popularitas dan pengaruhnya dinilai menurun setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden. \u201cNama Prabowo juga digunakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":491047,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-491046","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/491046","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=491046"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/491046\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/491047"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=491046"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=491046"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=491046"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=491046"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}