{"id":491580,"date":"2026-02-16T22:49:00","date_gmt":"2026-02-16T15:49:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/16\/ray-rangkuti-bongkar-5-indikator-keretakan-hubungan-jokowi-prabowo-arahnya-makin-terlihat\/"},"modified":"2026-02-16T23:52:02","modified_gmt":"2026-02-16T16:52:02","slug":"ray-rangkuti-bongkar-5-indikator-keretakan-hubungan-jokowi-prabowo-arahnya-makin-terlihat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/16\/ray-rangkuti-bongkar-5-indikator-keretakan-hubungan-jokowi-prabowo-arahnya-makin-terlihat\/","title":{"rendered":"Ray Rangkuti Bongkar 5 Indikator Keretakan Hubungan Jokowi-Prabowo: Arahnya Makin Terlihat"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, <a title=\"Ray Rangkuti\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/ray-rangkuti\/\">Ray Rangkuti<\/a>, menilai hubungan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> antara <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>) dan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> semakin menunjukkan tanda-tanda keretakan yang selama ini disebut tertutup rapat.<\/p>\n<p>Menurut Ray, dinamika tersebut kini justru terlihat jelas ke ruang publik, terutama sejak munculnya sejumlah peristiwa politik strategis.<\/p>\n<p>\u201cJokowi\u2013<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> makin retak? Iya, retak itu makin terlihat dari apa yang selama ini selalu ditutup-tutupi kedua belah pihak. Lebih khusus lagi, kala pihak ketiga mulai masuk,\u201d ujar Ray dalam keterangan tertulisnya kepada Konteks.co.id, Senin, 16 Februari 2026.<\/p>\n<p>Ray menyebut, keretakan tersebut bukan fenomena baru, melainkan proses yang berlangsung bertahap dan saling bertaut.<\/p>\n<p>Ia mengurai setidaknya lima indikasi utama yang, menurutnya, memperlihatkan renggangnya relasi dua tokoh sentral politik nasional itu.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Gibran Kurang Diberi Ruang<\/h3>\n<p>Indikasi pertama, kata Ray, berkaitan dengan minimnya ruang tampil bagi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a> di hadapan publik.<\/p>\n<p>Ia menilai keterbatasan eksposur itu berdampak langsung pada peluang politik Gibran dalam sistem yang sangat bergantung pada popularitas.<\/p>\n<p>\u201cPadahal, di sistem di mana popularitas sangat dominan bagi para politisi, ruang sempit bagi akselerasi Gibran untuk tampil adalah musibah politik,\u201d kata Ray.<\/p>\n<p>Menurutnya, situasi ini menjadi kontradiktif dengan pernyataan Jokowi sebelumnya yang menyebut pasangan Prabowo\u2013Gibran sebagai &#8216;paket dua periode&#8217;.<\/p>\n<p>Ray mempertanyakan bagaimana narasi dua periode bisa terwujud jika elektabilitas Gibran tidak ikut terdongkrak, sementara dukungan partai-partai besar terhadap Prabowo tidak otomatis menjamin dukungan yang sama kepada Gibran.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Jangkar Jokowi Sudah Menipis<\/h3>\n<p>Indikasi kedua muncul dari kebijakan reshuffle kabinet. Ray menilai, pencopotan sejumlah menteri yang selama ini diasosiasikan dengan Jokowi semakin menipiskan &#8216;jangkar&#8217; pengaruh Jokowi di pemerintahan Prabowo.<\/p>\n<p>\u201cKala beberapa menteri yang disebut dengan Jokowi juga di-reshuffle oleh Prabowo, maka bertambahlah rasa tidak berkenan itu. Jangkar Jokowi ke dalam kekuasaan Prabowo tentu saja menipis,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, kondisi tersebut juga membuat menteri-menteri yang sebelumnya dekat dengan Jokowi mulai menjaga jarak secara politik.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Reshuffle Lanjutan dan Konflik Terbuka Menteri<\/h3>\n<p>Ketiga, Ray menyoroti rencana reshuffle lanjutan yang disebut-sebut menyasar menteri-menteri yang memiliki kedekatan dengan Jokowi.<\/p>\n<p>Ia mencontohkan situasi konflik terbuka antara Trenggono -yang disebut dekat dengan Jokowi- dan Purbaya, menteri pilihan langsung Prabowo.<\/p>\n<p>\u201cMembiarkan Purbaya bersiteru dengan Trenggono secara terbuka adalah bagian ini,\u201d kata Ray, menilai sikap tersebut sebagai sinyal politik yang tidak netral.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Isu Ijazah dan Sikap Prabowo<\/h3>\n<p>Indikasi keempat, menurut Ray, adalah sikap Prabowo yang dinilai abai terhadap isu dugaan ijazah palsu yang menyeret nama Jokowi dan telah bergulir hampir dua tahun.<\/p>\n<p>\u201cSepanjang itu pula Prabowo seperti tidak memiliki kepedulian terhadap isu yang menggerus nama baik Jokowi,\u201d ujar Ray.<\/p>\n<p>Ia bahkan menilai isu tersebut secara politis justru menguntungkan Prabowo karena menyedot perhatian publik, sementara kebijakan strategis dapat berjalan dengan minim kritik.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Merangkul Tokoh Kritis Jokowi<\/h3>\n<p>Kelima, Ray menyoroti langkah Prabowo yang mengundang tokoh-tokoh yang dikenal kritis terhadap Jokowi ke Istana dan berdiskusi selama berjam-jam.<\/p>\n<p>\u201cPrabowo malah mengundang tokoh-tokoh kritis Jokowi ke Istana. Bercakap-cakap dengan mereka lebih dari empat jam,\u201d ungkap Ray.<\/p>\n<p>Dalam pertemuan tersebut, isu penguasaan lahan kembali mengemuka, isu yang kerap dikaitkan dengan periode pemerintahan Jokowi dan, menurut Ray, kembali menyeret nama Jokowi ke dalam perbincangan publik.<\/p>\n<p>Ray juga mengutip pernyataan Susno Duadji yang menyebut Prabowo menganggap isu ijazah tidak sepenting isu-isu besar lainnya.<\/p>\n<p>\u201cKarenanya, Prabowo akan lebih fokus pada isu-isu penting dan bukan isu yang tidak terkait langsung dengan hajat hidup bangsa,\u201d kata Ray mengutip pernyataan tersebut.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Sikap Jokowi Dinilai Makin Jelas<\/h3>\n<p>Berangkat dari lima indikasi itu, Ray menilai sikap Jokowi belakangan justru mempertegas arah politiknya sendiri.<\/p>\n<p>Ia menyebut Jokowi kini jarang bertemu Prabowo, menyatakan komitmen membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), hingga masuk dalam isu pengembalian UU <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a> sebelum revisi 2019.<\/p>\n<p>Selain itu, Gibran mulai bersuara soal RUU Perampasan Aset, sementara Jokowi disebut memilih tetap berada di Solo ketimbang mengambil posisi di Wantimpres.<\/p>\n<p>\u201cPerlahan, arahnya makin terlihat. Apa yang sering mereka bantah sebelumnya justru berkebalikan dengan fakta lapangannya,\u201d ujarnya menandaskan.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti, menilai hubungan Politik antara Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto semakin menunjukkan tanda-tanda keretakan yang selama ini disebut tertutup rapat<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":491581,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[94,242,1420,1645,2081,274908],"series":[],"class_list":["post-491580","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-jokowi","tag-politik","tag-peristiwa","tag-joko-widodo","tag-prabowo-subianto","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/491580","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=491580"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/491580\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/491581"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=491580"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=491580"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=491580"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=491580"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}