{"id":491933,"date":"2026-02-19T11:40:00","date_gmt":"2026-02-19T04:40:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/19\/icw-sebut-jokowi-aktor-utama-penghancur-kpk-jangan-cuci-tangan\/"},"modified":"2026-02-19T18:31:45","modified_gmt":"2026-02-19T11:31:45","slug":"icw-sebut-jokowi-aktor-utama-penghancur-kpk-jangan-cuci-tangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/19\/icw-sebut-jokowi-aktor-utama-penghancur-kpk-jangan-cuci-tangan\/","title":{"rendered":"ICW Sebut Jokowi Aktor Utama Penghancur KPK, Jangan Cuci Tangan!"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Kepala Advokasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Egi Primayogha menilai Undang-Undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a>) seharusnya dikembalikan ke ketentuan sebelum revisi tahun 2019.<\/p>\n<p>Meski demikian, Egi mempertanyakan pernyataan Presiden ke-7 RI <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> yang menyatakan dukungan terhadap pengembalian aturan tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;UU KPK memang semestinya kembali ke versi lama. Namun kita perlu curiga dengan pernyataan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>, lantaran ia adalah salah satu aktor utama penghancuran KPK melalui revisi hukum tahun 2019,&#8221; ujar Egi saat dihubungi Inilah.com, di Jakarta, Rabu (18\/2\/2026).<\/p>\n<p>Menurut dia, publik masih mengingat situasi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> pada 2019 ketika revisi UU KPK disahkan. Saat itu, kata Egi, presiden memiliki kewenangan untuk menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) guna membatalkan revisi tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Akan tetapi hal itu tidak ia lakukan. Sehingga apa yang ia (Jokowi) katakan kami duga adalah upaya mencuci dosa. Publik tidak akan mudah melupakan itu,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Jokowi menyatakan persetujuannya apabila UU KPK kembali direvisi dan substansinya dikembalikan seperti sebelum perubahan 2019. Dukungan tersebut muncul setelah mantan Ketua KPK Abraham Samad mengusulkan hal serupa kepada Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a>.<\/p>\n<p>\u201cYa, saya setuju, bagus,\u201d kata Jokowi kepada wartawan seusai menyaksikan babak pertama pertandingan Indonesia Super League Persis Solo melawan Madura United di Stadion Manahan, Solo, Jumat (13\/2\/2026).<\/p>\n<p>Jokowi juga menegaskan bahwa revisi UU KPK pada 2019 merupakan inisiatif DPR. Ia menyebut tidak ikut menandatangani undang-undang tersebut.<\/p>\n<p>\u201cYa memang saat itu atas inisiatif DPR direvisi tapi saya enggak tandatangan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/491933?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Kepala Advokasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Egi Primayogha menilai Undang-Undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seharusnya dikembalikan ke ketentuan sebelum revisi tahun 2019. Meski demikian, Egi mempertanyakan pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang menyatakan dukungan terhadap pengembalian aturan tersebut. &#8220;UU KPK memang semestinya kembali ke versi lama. Namun kita perlu curiga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":491934,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,68,8015,1645,94,368375,231,1420],"series":[],"class_list":["post-491933","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-headline","tag-icw","tag-joko-widodo","tag-jokowi","tag-jokowi-penghancur-kpk","tag-kpk","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/491933","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=491933"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/491933\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/491934"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=491933"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=491933"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=491933"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=491933"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}