{"id":493028,"date":"2026-02-25T21:24:00","date_gmt":"2026-02-25T14:24:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/25\/pdip-bongkar-dana-mbg-yang-potong-anggaran-pendidikan-hingga-rp2235-triliun\/"},"modified":"2026-02-25T21:25:13","modified_gmt":"2026-02-25T14:25:13","slug":"pdip-bongkar-dana-mbg-yang-potong-anggaran-pendidikan-hingga-rp2235-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/25\/pdip-bongkar-dana-mbg-yang-potong-anggaran-pendidikan-hingga-rp2235-triliun\/","title":{"rendered":"PDIP Bongkar Dana MBG yang Potong Anggaran Pendidikan Hingga Rp223,5 Triliun"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pdip\/\">PDIP<\/a> bongkar anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ternyata memakan hampir 30 persen anggaran pendidikan.\u00a0<\/p>\n<p>Ketua DPP PDIP yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PDIP, MY Esti Wijayati blak-blakan soal anggaran MBG yang disebut mengambil Rp223,5 triliun anggaran pendidikan.\u00a0<\/p>\n<p>Bahkan Esti pun membeberkan bukti Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur pembagian jatah anggaran pendidikan untuk MBG.<\/p>\n<p>Hal itu diungkapkan Esti saat konferensi pers di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta, Rabu seperti dimuat Tribunnews.com (25\/2\/2026).<\/p>\n<p>&#8220;Kawan-kawan kami di bawah memahami bahwa anggaran pendidikan sebesar Rp769 triliun merupakan mandatory spending 20 persen dari APBN dan APBD yang harus dialokasikan murni untuk pendidikan,&#8221; kata Esti.<\/p>\n<p>Esti memaparkan berdasarkan dokumen resmi negara, dana untuk program MBG nyatanya memotong porsi anggaran pendidikan.<\/p>\n<p>Seluruh anggaran pendidikan Indonesia sendiri mencapai Rp769 miliar.<\/p>\n<p>Pemotongan anggaran pendidikan untuk MBG mencapai hampir 30 persen tepatnya 29,01 persen atau setara Rp223,5 triliun.<\/p>\n<p>&#8220;Di dalam lampiran APBN yang berupa Peraturan Presiden, secara jelas dinyatakan bahwa dari Rp769 triliun anggaran pendidikan itu, digunakan untuk MBG sebesar Rp 223,5 triliun,\u201d jelas Politisi PDIP itu.<\/p>\n<p>Menurut Esti, hal ini perlu dibuka ke publik sebagai tanggung jawab Komisi X DPR RI.<\/p>\n<p>\u201cItu resmi di dalam buku lampiran APBN. Kami dari Komisi X DPR RI merasa perlu menjelaskan secara gamblang agar masyarakat mengetahui kebenaran sesuai data,&#8221; bebernya.<\/p>\n<p>Senada dengan Esti, Wasekjen DPP PDIP Bidang Komunikasi, Adian Napitupulu menepis klaim yang menyebutkan bahwa anggaran MBG lahir dari hasil efisiensi kementerian\/lembaga.<\/p>\n<p>Ia pun mengajak publik untuk merujuk langsung pada produk hukum yang berlaku.<\/p>\n<p>Adian kemudian menantang pihak yang menolak pernyataannya untuk mengecek Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 2026.<\/p>\n<p>&#8220;Apa yang disampaikan oleh beberapa pejabat negara seolah-olah anggaran MBG ini buah dari efisiensi, bukan dari anggaran pendidikan, itu keliru. Dalam faktanya, kita bisa melihat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 2026,&#8221; kata Adian.<\/p>\n<p>Adian juga merinci, pada Penjelasan Pasal 22 UU tersebut secara eksplisit disebutkan bahwa pendanaan operasional penyelenggaraan pendidikan sudah termasuk untuk Program Makan Bergizi pada lembaga pendidikan umum maupun keagamaan.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, regulasi itu dikuatkan oleh Peraturan Presiden Nomor 118 Tahun 2025 tentang Rincian APBN Tahun 2026.<\/p>\n<p>Dalam Perpres tersebut, tercantum alokasi anggaran untuk Badan Gizi Nasional mencapai lebih dari Rp 223 triliun, tepatnya Rp223.558.960.490.<\/p>\n<p>Adian menekankan langkah PDIP membuka data ini ke publik bukan sekadar kritik, melainkan bentuk penghormatan terhadap konstitusi, serta tata kelola negara yang transparan.<\/p>\n<p>&#8220;Kita bernegara dipandu oleh Undang-Undang. Menyampaikan dengan benar sesuai UU dan Perpres adalah bentuk menghormati DPR dan Pemerintah sebagai pembuatnya. Jadi kita luruskan: ternyata memang diambil dari anggaran pendidikan,&#8221; kata Adian.<\/p>\n<p>Melalui penjelasan terbuka ini, PDIP berharap masyarakat mendapatkan informasi yang valid dan tidak lagi termakan kesimpangsiuran.<\/p>\n<p>&#8220;Ini harus kita luruskan agar rakyat semakin memahami. Undang-Undang dan Peraturan Presiden mengatakan demikian (diambil dari anggaran pendidikan). Itulah kepentingan kita menyampaikan ini kepada publik,&#8221; tandas aktivis 98 tersebut<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; PDIP bongkar anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ternyata memakan hampir 30 persen anggaran pendidikan.\u00a0 Ketua DPP PDIP yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PDIP, MY Esti Wijayati blak-blakan soal anggaran MBG yang disebut mengambil Rp223,5 triliun anggaran pendidikan.\u00a0 Bahkan Esti pun membeberkan bukti Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":493029,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-493028","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/493028","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=493028"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/493028\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/493029"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=493028"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=493028"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=493028"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=493028"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}