{"id":493058,"date":"2026-02-25T22:59:00","date_gmt":"2026-02-25T15:59:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/25\/israel-bebas-iuran-direstui-as-bukti-bop-disetir-satu-tangan\/"},"modified":"2026-02-25T23:00:12","modified_gmt":"2026-02-25T16:00:12","slug":"israel-bebas-iuran-direstui-as-bukti-bop-disetir-satu-tangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/02\/25\/israel-bebas-iuran-direstui-as-bukti-bop-disetir-satu-tangan\/","title":{"rendered":"Israel Bebas Iuran Direstui AS, Bukti BoP &#8216;Disetir Satu Tangan&#8217;"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH <\/b>&#8211; Restu <a title=\"Amerika Serikat\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/amerika-serikat\/\">Amerika Serikat<\/a> (AS) yang membebaskan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/israel\/\">Israel<\/a> dari kewajiban iuran <a title=\"Board of Peace\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/board-of-peace\/\"><em>Board of Peace<\/em><\/a> (BoP) menjadi bukti telanjang betapa organisasi ini masih disetir satu tangan.<\/p>\n<p>Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Indonesia (UI), Agung Nurwijoyo, menilai keputusan ini mencerminkan sentralisasi kekuasaan yang kelewat besar pada satu aktor hegemonik.<\/p>\n<p>\u201cPersetujuan Amerika Serikat atas pengecualian ini memperlihatkan tingkat sentralisasi kekuasaan yang berlebihan pada satu aktor hegemonik,\u201d kata Agung seperti kutip <em>HARIANACEH.co.id<\/em> dari laman <em>Inilah.com<\/em>, Rabu (25\/2\/2026).<\/p>\n<p>Ketimpangan ini, menurut Agung, membuat BoP gagal menjadi wadah keamanan kolektif yang sehat. Alih-alih mengedepankan kerja sama, BoP justru terjebak dalam logika hierarki di mana kemauan kekuatan besar menjadi hukum tertinggi.<\/p>\n<p>\u201cBoP, alih-alih berfungsi sebagai collective security mechanism, justru tampak bergerak dalam logika hierarchical order, di mana keputusan strategis ditentukan oleh preferensi satu kekuatan besar,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dinamika ini makin mempertegas bahwa visi perdamaian yang diusung lebih condong pada unjuk kekuatan ketimbang penegakan keadilan.<\/p>\n<p>Agung menilai, perdamaian dalam konteks ini dipahami secara sempit.<\/p>\n<p>\u201cKondisi ini menguatkan asumsi bahwa BoP beroperasi dalam paradigma peace through power, bukan peace through justice,\u201d tutur Agung.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa stabilitas yang ingin dibangun bukan lahir dari kepatuhan hukum internasional atau kesetaraan kewajiban.<\/p>\n<p>\u201cPerdamaian dipahami bukan sebagai hasil dari kesetaraan kewajiban, keadilan struktural, dan kepatuhan terhadap hukum internasional, melainkan sebagai stabilisasi yang ditentukan oleh siapa yang memiliki daya paksa terbesar,\u201d ucap Agung.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, Israel sebelumnya dengan percaya diri menyatakan ogah membayar iuran kepada Dewan Perdamaian <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gaza\/\">Gaza<\/a> (BoP) yang diinisiasi Presiden AS, Donald Trump.<\/p>\n<p>Padahal, nilai kontribusi yang dibicarakan menyentuh angka USD1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.<\/p>\n<p>Radio Angkatan Darat Israel melaporkan bahwa keputusan &#8220;pelit&#8221; ini sudah disampaikan langsung kepada Trump.<\/p>\n<p>Sementara itu, laporan dari Khaberni menyebutkan adanya ketimpangan perlakuan yang mencolok antara negara anggota.<\/p>\n<p>&#8220;Washington setuju untuk membebaskannya dari pembayaran apa pun, tidak seperti negara anggota lainnya seperti Qatar dan UEA, yang menjanjikan lebih dari dua miliar dolar,&#8221; tulis laporan tersebut<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Restu Amerika Serikat (AS) yang membebaskan Israel dari kewajiban iuran Board of Peace (BoP) menjadi bukti telanjang betapa organisasi ini masih disetir satu tangan.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":493059,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[36,272],"tags":[3461,143429,231250,274908,334,1420],"series":[],"class_list":["post-493058","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional","category-timur-tengah","tag-gaza","tag-teroris-israel","tag-negara-teroris-israel","tag-berita","tag-israel","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/493058","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=493058"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/493058\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/493059"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=493058"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=493058"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=493058"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=493058"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}