{"id":494865,"date":"2026-03-09T15:31:00","date_gmt":"2026-03-09T08:31:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/03\/09\/negara-tetangga-mulai-hemat-bbm-imbas-perang-as-iran-bahlil-kita-juga-akan-lihat\/"},"modified":"2026-03-09T20:16:47","modified_gmt":"2026-03-09T13:16:47","slug":"negara-tetangga-mulai-hemat-bbm-imbas-perang-as-iran-bahlil-kita-juga-akan-lihat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/03\/09\/negara-tetangga-mulai-hemat-bbm-imbas-perang-as-iran-bahlil-kita-juga-akan-lihat\/","title":{"rendered":"Negara Tetangga Mulai Hemat BBM Imbas Perang AS-Iran, Bahlil: Kita juga Akan Lihat"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Pemerintah tengah mengkaji berbagai langkah efisiensi energi menyusul kenaikan harga minyak dunia yang dapat menekan keuangan negara dan pasokan energi nasional.<\/p>\n<p>Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), <a title=\"Bahlil Lahadalia\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/bahlil-lahadalia\/\">Bahlil Lahadalia<\/a> mengatakan, pemerintah saat ini sedang mengkaji berbagai langkah guna menekan konsumsi bahan bakar minyak (<a title=\"BBM\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/bbm\/\">BBM<\/a>) ditengah harga minyak yang meroket.<\/p>\n<p>Adapun, beberapa negara tetangga seperti Myanmar dan Filipina sudah mengambil langkah degan menerapkan pengurangan hari kerja untuk menekan konsumsi BBM.<\/p>\n<p>Filipina memutuskan untuk menerapkan sistem kerja 4 hari seminggu (compressed workweek) bagi kantor-kantor pemerintah. Sedangkan Myanmar, menerapkan kebijakan ganjil-genap kendaraan mulai Sabtu, 7 Maret 2026.<\/p>\n<p>\u201cKita lagi melakukan exercise. Apa yang dilakukan oleh negara lain itu kan tergantung dari kondisi masing-masing negara. Kita juga akan melihat seberapa penting dan langkah apa yang harus kita lakukan dalam rangka melakukan efisiensi,\u201d kata Bahlil di Kementerian ESDM, Senin (9\/3\/2026).<\/p>\n<p>Menurutnya, upaya efisiensi tidak hanya bertujuan menghemat konsumsi energi, tetapi juga menjadi bagian dari langkah penyelamatan keuangan negara serta optimalisasi pemanfaatan energi domestik.<\/p>\n<p>Selain opsi efisiensi konsumsi energi, pemerintah juga mempertimbangkan percepatan implementasi bahan bakar nabati sebagai alternatif pengganti energi fosil.<\/p>\n<p>Bahlil menyebut pemerintah tengah mendorong percepatan penerapan campuran biodiesel 50% (B50) dari yang saat ini masih berada pada level B40. Kebijakan ini dinilai dapat membantu menekan ketergantungan terhadap impor minyak.<\/p>\n<p>\u201cUntuk diesel, dari B40 sekarang menjadi B50. Atau kita bikin mandatori untuk bensin dan itu lebih bersih. Jadi ada beberapa langkah yang akan kita lakukan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Di sektor bensin, pemerintah juga berencana mempercepat penerapan campuran bioetanol sebesar 20% (E20).<\/p>\n<p>Menurut Bahlil, langkah tersebut menjadi semakin relevan apabila harga minyak mentah dunia melampaui USD100 per barel, karena penggunaan bahan bakar campuran dinilai lebih ekonomis dibandingkan penggunaan bahan bakar fosil murni.<\/p>\n<p>\u201cKarena kalau harga minyak fosil bisa melampaui 100 US dolar per barel, maka akan lebih murah jika kita melakukan blending,\u201d ucap Bahlil.<\/p>\n<p>Ketua Partai Golkar ini menambahkan, pemerintah akan terus mencari berbagai alternatif kebijakan untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah ketidakpastian pasar energi global.<\/p>\n<p>\u201cSudah barang tentu dengan kondisi yang ada, pemerintah berpikir untuk mencari alternatif-alternatif terbaik dalam rangka menjaga pasokan energi nasional,\u201d tuturnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah saat ini sedang mengkaji berbagai langkah guna menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) ditengah harga minyak yang meroket<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":494866,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"bbm","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[32,435],"tags":[952,1420,1648,10981,274908,368761],"series":[],"class_list":["post-494865","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-migas","tag-bbm","tag-peristiwa","tag-bahan-bakar-minyak","tag-perang","tag-berita","tag-perang-iran-vs-as-israel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/494865","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=494865"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/494865\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/494866"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=494865"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=494865"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=494865"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=494865"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}