{"id":494970,"date":"2026-03-09T23:23:09","date_gmt":"2026-03-09T16:23:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=494970"},"modified":"2026-03-09T23:23:09","modified_gmt":"2026-03-09T16:23:09","slug":"ekonom-desak-prabowo-pangkas-anggaran-mbg-dan-kopdes-demi-selamatkan-apbn-dari-ancaman-bbm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/03\/09\/ekonom-desak-prabowo-pangkas-anggaran-mbg-dan-kopdes-demi-selamatkan-apbn-dari-ancaman-bbm\/","title":{"rendered":"Ekonom Desak Prabowo Pangkas Anggaran MBG dan Kopdes Demi Selamatkan APBN dari Ancaman BBM"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA \u2013<\/strong> Presiden Prabowo Subianto didesak untuk melakukan penyesuaian anggaran terhadap sejumlah program prioritas pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (<a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" href=\"https\/harianaceh.co.id\/mbg\/\">MBG<\/a>) dan pembangunan Koperasi Desa (<a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" href=\"https\/harianaceh.co.id\/kopdes\/\">Kopdes<\/a>).<\/p>\n<p>Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" href=\"https\/harianaceh.co.id\/anggaran\/\">Anggaran<\/a> Pendapatan dan Belanja Negara (<a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" href=\"https\/harianaceh.co.id\/apbn\/\">APBN<\/a>) dalam menghadapi potensi lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) akibat gejolak global.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, mengatakan pemerintah perlu segera menggeser sebagian anggaran dari proyek-proyek besar agar ruang fiskal negara tetap kuat.<\/p>\n<p>Menurutnya, realokasi anggaran menjadi salah satu opsi paling realistis untuk menjaga stabilitas ekonomi tanpa harus menaikkan harga <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" href=\"https\/harianaceh.co.id\/bbm\/\">BBM<\/a>.<\/p>\n<p>\u201cPergeseran anggaran MBG, Kopdes, dan proyek lain seperti IKN mendesak dilakukan untuk memperkuat ruang fiskal,\u201d ujar Bhima, Senin (9\/3\/2026).<\/p>\n<p>Ia menilai kenaikan harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, sebaiknya dihindari karena pemerintah masih memiliki peluang melakukan penyesuaian anggaran terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Bhima menjelaskan, hasil kajian CELIOS memperkirakan terdapat sekitar Rp340 triliun anggaran yang berpotensi direalokasi dari berbagai proyek besar serta belanja negara yang dianggap kurang produktif.<\/p>\n<p>Dana tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bantalan fiskal untuk meredam tekanan terhadap APBN, terutama jika harga minyak dunia terus mengalami kenaikan.<\/p>\n<p>Ia menekankan bahwa menjaga stabilitas inflasi dan daya beli masyarakat menjadi prioritas utama dalam kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian.<\/p>\n<p>Menurutnya, kebijakan fiskal yang fleksibel sangat diperlukan agar pemerintah mampu merespons perubahan harga energi internasional dengan cepat dan tepat.<\/p>\n<p>Tekanan terhadap APBN memang diperkirakan meningkat seiring melonjaknya harga minyak dunia yang dipicu konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.<\/p>\n<p>Lonjakan harga energi global berpotensi memperbesar beban subsidi dan kompensasi energi yang harus ditanggung negara.<\/p>\n<p>Jika harga minyak melampaui asumsi yang digunakan dalam APBN, beban tambahan untuk impor energi dan subsidi bisa meningkat signifikan.<\/p>\n<p>Kondisi ini dikhawatirkan mempersempit ruang fiskal pemerintah serta menimbulkan tekanan terhadap stabilitas ekonomi nasional.<\/p>\n<p>Dalam situasi tersebut, para ekonom menilai pemerintah perlu melakukan langkah antisipatif dengan mengutamakan kebijakan yang menjaga stabilitas harga energi dan daya beli masyarakat.<\/p>\n<p>Realokasi anggaran dari program yang belum mendesak dianggap sebagai solusi jangka pendek yang dapat memperkuat ketahanan fiskal negara.<\/p>\n<p>Dengan langkah tersebut, pemerintah diharapkan mampu mempertahankan stabilitas harga BBM di dalam negeri sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.(*)<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/494970?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 Presiden Prabowo Subianto didesak untuk melakukan penyesuaian anggaran terhadap sejumlah program prioritas pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa (Kopdes). Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam menghadapi potensi lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) akibat gejolak global. Direktur Eksekutif Center of [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4152,"featured_media":494971,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"MBG","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[32],"tags":[61875,312152,324851,952,8939,39809],"series":[],"class_list":["post-494970","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-ekonom","tag-mbg","tag-kopdes","tag-bbm","tag-apbn","tag-anggaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/494970","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/4152"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=494970"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/494970\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/494971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=494970"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=494970"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=494970"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=494970"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}