{"id":495069,"date":"2026-03-10T05:39:00","date_gmt":"2026-03-09T22:39:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/03\/10\/dpr-soroti-siaga-i-tni-dasarnya-perang-iran-as-tapi-yang-dikerahkan-pasukan-patroli-gang\/"},"modified":"2026-03-10T07:58:38","modified_gmt":"2026-03-10T00:58:38","slug":"dpr-soroti-siaga-i-tni-dasarnya-perang-iran-as-tapi-yang-dikerahkan-pasukan-patroli-gang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/03\/10\/dpr-soroti-siaga-i-tni-dasarnya-perang-iran-as-tapi-yang-dikerahkan-pasukan-patroli-gang\/","title":{"rendered":"DPR Soroti Siaga I TNI: Dasarnya Perang Iran &#8211; AS, Tapi yang Dikerahkan Pasukan Patroli Gang?"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH <\/b>&#8211; Anggota Komisi I <a title=\"DPR\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/dpr\/\">DPR<\/a> RI, Tubagus Hasanuddin, menyoroti Surat Telegram (STR) terkait status Siaga I di lingkungan <a title=\"TNI\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/tni\/\">TNI<\/a> yang dikaitkan dengan perkembangan konflik di Timur Tengah.<\/p>\n<p>Menurut Hasanuddin, terdapat ketidaksesuaian antara dasar penerbitan STR dengan penempatan pasukan di lapangan.<\/p>\n<p>\u201cDi atas itu kan bahwa dalam rangka menyikapi adanya perkembangan situasi keamanan karena adanya perang antara Iran versus Amerika garis miring <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/israel\/\">Israel<\/a> di Timur Tengah, maka situasi dinyatakan Siaga Satu,\u201d tutur Hasanuddin, Senin (9\/3\/2026).<\/p>\n<p>Namun ia menilai penempatan pasukan di lapangan tidak sejalan dengan latar belakang yang disebutkan dalam telegram tersebut.<\/p>\n<p>\u201cTapi deployed-nya (yang dikerahkan), penggunaan pasukannya, ya, lalu kalau kita lihat nih berdasarkan kenyataan, perang itu kan menggunakan peluru kendali, drone, pesawat udara,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Hasanuddin yang juga mantan perwira militer Indonesia, konflik di Timur Tengah saat ini lebih banyak melibatkan teknologi militer seperti peluru kendali, drone, dan pesawat udara.<\/p>\n<p>Karena itu, Hasanuddin mempertanyakan relevansi penempatan satuan-satuan pasukan yang melakukan patroli darat di dalam negeri.<\/p>\n<p>\u201cTapi kalau yang ditempatkan misalnya pasukan satuan-satuan biasa untuk patroli di gang-gang di darat kan irrelevant kan?\u201d katanya.<\/p>\n<p>Menurutnya, jika benar dasar penetapan status siaga adalah konflik di Timur Tengah, maka pola penggunaan pasukan seharusnya disesuaikan dengan karakter ancaman yang ada.<\/p>\n<p>\u201cYa nggak nyambung kalau memang bener prolognya begitu,\u201d ujar Hasanuddin.<\/p>\n<p>Selain itu, ia juga menyoroti beredarnya informasi terkait status siaga tersebut ke publik. Menurutnya, dalam militer status siaga seharusnya bersifat internal dan rahasia.<\/p>\n<p>\u201cNamanya siaga itu syaratnya dua. Nggak bisa satu. Satu, ya urusan intern, internal. Yang kedua, sifatnya rahasia. Rahasia militer itu,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menilai terbukanya informasi tersebut justru memicu spekulasi di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cSatu, sifatnya internal, kenapa kok rakyat diberitahu? Jadi terbuka. Jadi orang bertanya-tanya. Karena situasi di Timur Tengah ini, rakyat menjadi gelisah, rakyat menjadi resah. Ngapain?\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Seperti diketahui, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan surat telegram kepada jajarannya agar melaksanakan siaga tingkat 1 guna mengantisipasi perkembangan situasi dalam negeri akibat dampak konflik di kawasan Timur Tengah.<\/p>\n<p>TNI menyebut langkah ini ditempuh sesuai dengan tugas pokok TNI. Adapun perintah tersebut tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR\/283\/2026. Surat ini diteken Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun pada 1 Maret 2026.<\/p>\n<p>Kapuspen TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan penerapan siaga tingkat 1 merupakan tugas TNI dan telah diamanatkan oleh UU TNI. Ia mengatakan perlindungan yang dimaksud yakni dari ancaman terhadap bangsa dan negara.<\/p>\n<p>&#8220;Salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara,&#8221; kata Brigjen Aulia.<\/p>\n<p>Aulia mengatakan siaga tingkat 1 sebagai bentuk kesiapan TNI dalam menghadapi perkembangan konflik yang terjadi. Konflik yang dimaksud, kata dia, tak cuma dalam cakupan nasional, tapi juga internasional, seperti yang terjadi di Timur Tengah.<\/p>\n<p>&#8220;TNI bertugas secara profesional dan responsif, yang diwujudkan dengan senantiasa memelihara kemampuan dan kekuatan agar selalu siap operasional, serta siap siaga mengantisipasi perkembangan di lingkungan strategis internasional, regional, maupun nasional,&#8221; ucap dia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anggota Komisi I DPR RI, Tubagus Hasanuddin, menyoroti Surat Telegram (STR) terkait status Siaga I di lingkungan TNI yang dikaitkan dengan perkembangan konflik di Timur Tengah<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":495070,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"dpr","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242,393,1420,3827,274908,368761,369064],"series":[],"class_list":["post-495069","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik","tag-tni","tag-peristiwa","tag-dpr","tag-berita","tag-perang-iran-vs-as-israel","tag-siaga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/495069","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=495069"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/495069\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/495070"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=495069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=495069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=495069"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=495069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}